
Semua keluarga sudah berada di Jerman...mereka langsung berkumpul dirumah sakit tempat Reino menjalani perawatan...kini semua sedang menunggu didepan ruang rawat Reino
"Daddy....Chila tak mau berdekatan dengan bang Keynan"
"Kenapa honey"
"Karena dia bau ******"
"Hahaha...siapa yang bilang seperti itu honey"
"Bang Ichan dan bang Devin"
Keynan yang mendengar itu hanya bisa mendengus kesal saja...karena para sepupunya memang aneh...Tak lama semua dokter yang menangani Reino keluar dari ruang rawat Reino
"Selamat pagi semua...Maaf ya harus menunggu lama...kami para dokter ingin memberikan kabar mengenai kondisi tuan reino saat ini"
Ketua tim dokter itu menjeda perkataannya dan menatap kearah dokter lain meminta persetujuan...setelah mendapat sebauh anggukan...ketua tim tersebut melanjutkan perkataannya
"Setelah dua bulan lamanya kondisi tuan reino koma...kami memutuskan untuk melepas semua alat bantu yang berada ditubuh tuan reino"
Alex orang pertama yang melayangkan protes sebelum dokter tersebut kembali menjelaskan kondisi reino
"Dok apa kalianenganggap adik saya itu sudah tiada sehingga kalian melepas semua alat bantu itu.. kalian tidak bisa seenaknya seperti itu...sama saja kalian membunuh adik saya"
Nana istri alex berusaha menenangkan suaminya..keluarga yang lain juga nampak kaget dan kecewa dengan keputusan sepihak para dokter
"Maaf tuan kami tidak belum selesai menjelaskan kondisi terkini tuan reino...kami memang memutuskan melepas semua alat bantu karena tuan reino sudah tidak membutuhkan itu lagi...dengan kata lain berkat doa kalian semua dan usaha kalian selama ini...tuan reino telah sadar dari komanya"
"Alhamdulillah..."
Semua serempak sujud syukur dihadapan para dokter tersebut...bahkan air mata kebahagian tak terbendung lagi...Hampir tiga tahun reino berjuang hidup dengan penyakit yang selalu disembunyikanya dan dua bulan lamanya usai operasi...reino tertidur lama dan kini dia kembali
"Namun kami para dokter masih terus memantau kesehatan tuan reino terutama semua organ tubuhnya akan kami periksa ulang untuk melihat apakah masih berfungsi bagus atau tidak...mengingat penyakit tuan reino sangatlah fital bagi manusia"
"Dok boleh kami menjenguknya"
"Akan kami mindah keruang rawat inap dahulu...setelah itu bisa dijenguk...dan tolong jangan memaksakan kondisi tuan reino untuk berfikir keras"
"Baik kami mengerti dok"
"Baiklah kalau begitu kami permisi...sekali lagi selamat atas kembalinya tuan reino ditengah - tengah keluarga ini"
"Saya mewakili seluruh keluarga mengucapkan terimakasih atas pertolongan yang dilakukan dokter-dokter hebat disini...dan maaf jika ada sikap kami yang menyakitkan"
"Sama-sama tuan...kami permisi"
Setelah para dokter itu pergi...semua berpelukan...mengucap syukur berulang kali...bahkan silma yang tak kuasa mendengar kabar itu sampai pingsan..Afnan dan syaqilla menangis bahagia
"Daddy...makasih...makasih dad...daddy mau kembali untuk kami...kami akan menjaga dan merawat daddy...afnan bahagia daddy mau berjuang"
Afnan mengucap rasa syukur dalam dekapan jojo istrinya...bahkan jojo pun ikut menangis...dia paling tau bagaimana kondisi suaminya yang sangat terpukul saat mengetahui penyakit reino dan saat reino koma...hidupnya bagaikan mayat hidup
"Pah...mama gak salah dengar kan...tadi dokter bilang daddy kembali untuk kita...bukan daddy kembali meninggalkan kita kan"
"Mah...daddy baik-baik saja sayang...daddy kembali untuk keluarga kita...daddy ingin bertemu cucunya dan bermain bersama"
__ADS_1
"Mama gak mau daddy pergi lagi pah"
"Mah setiap manusia pasti akan pergi.. kembali menghadap sang khalik...bahkan kita berdua juga sama"
"Iya tapi setidaknya jangan sekarang"
"Iya sayang...kamu doakan daddy agar sehat selalu...aamiin"
"Aamiin pah"
Syaqila yang bersandar dalam dekapan syamil...juga merasa jika reino masih mau berjuang untuk kembali kepada mereka
Reino sudah berada diruangan VVIP...saat semua masuk reino sudah membuka matanya...dia tersenyum...walaupun memang bukan seperti biasanya namun mereka tetap bersyukur
"Kakak...."
Melany langsung menghambur kepelukan reino...dan reino juga mengusap pelan punggung melany menggunakan tangan kirinya
"Kakak jangan sakit lagi...kakak harus sembuh...mel gak akan ikhlas jika kakak tiba-tiba saja pergi...jika kakak pergi mel harus ikut"
"Hehehe...da...da..sar...an...an..ak nak..al"
Perkataan reino pun terbata - bata...dan mereka tidak terkejut sama sekali...kini giliran silma yang baru saja sadar memeluk suami tercintanya
"Mom....ke...ke...na...p..a...mom...ku.,.ku...r..us...mom....sa...sa...k..it'
"Tidak dad...mom baik-baik saja"
Silih berganti mereka berpelukan satu persatu...suasana semakin haru...reino berhasil mendapatkan 5% yang sangat kecil kemungkinannya itu...reino berjuang agar tetap bersama keluarga mereka
Hasil pemeriksaan reino sudah keluar...dan memang sebuah keajaiban...reino hanya mengalami lumouh sementara pada sisi sebelah kanannya...layaknya orang menderita stroke ringan...bahkan dokter sudah menyarankan agar reino menjalani fisioterapi jika kondisinya sudah membaik...namun kabar buruknya sebagian kenangab reino dimasa lalu dan beberatahun sebelumnya hilang
Liburan Arka bersama keluarga besarnya telah usai...lusa mereka semua akan kembali ke tanah air..dan malam ini Louis mengajak keluarga kecil jay berkunjung kerumahnya
"Bang ke...loe gak pengen gitu sekolah di indo"
"Gak"
"Kenapa"
"Yang ada gue disana cuma kalian bully saja"
"Ah baperan banget sih"
"Gue gak baper tapi nyata"
Chila datang merengek minta diajak jalan-jalan karena bosan...RashSya pun setuju...begitu juga dengan aretha...jadilah keynan mendadak alih prifesi sebagai sopir dan tur guide...Mereka pergi kepusat perbelanjaan hanya sekedar melihat - lihat saja
"Abang chila mau kesana"
Chila menunjuk ke toko mainan...semua mengikuti langkah kaki chila bak putri kerajaan dengan ribuan pengawal...chila berkeliling mencari mainan ya g diinginknnya...saat tangannya mengambil sebuah mainan...ada seseorang yang mengincar itu juga...mata merekapun saling bertemu
"Kamu"
"Kamu...ngapain loe kesini"
__ADS_1
"Belanjalah emang mau nyopet"
"Yak siapa kali daddymu tak sanggup membiayai hidupmu lagi
" Sotoy...minggir loe"
Mereka pun beradu mulut dan saling menarik boneka itu
"Ini punya gue"
"Gak bisa gie yang nemu duluan"
"Dasar duyung buntallll"
"Oh loe lupa ..so pake.....preman pasar"
Si kembar kaget melihat bagas berada disana...bahkan langsung melihat keributan dua rival abadi itu
"Ya tuhan...kalian kenapa berantem"
"Bang ke tolongin chila gak bisa berdiri"
Bagass mendorong chila hingha kejenkang ke belakang
"Hei ikan buntal loe ngikutin gue ya"
"Enak aja...emang loe siapa...cuma preman pasar gak penting"
"Teeus kenapa loe bisa disini"
"Bisalah...kan gue.."
Tuan tama dan istrinya yang menjawab pertanyaannya tadi
"Bagas kangen kamu chila...hahaha"
"Papaaa"
"Ouh...kau merindukanku ikan buntal kesayanganku"
Bagas kicep saat tiba-tiba chila mendekat dan berbisik...bahkan bagas hanya diam membisu namun tiba-tiba...
dugh
"Au...kau.."
"Ngaca dulu dong kalau mau merindukan seorang princess arsyila"
Chila menendang tulang kering Bagas dan berlalu pergi...Tuan Tama dan istrinya hanya tertawa melihat itu..sedangkan si kembar dan Keynan langsung tepuk jidat...Keynan baru percaya setiap cerita yang didengar tentang Chila setelah melihat buktinya
"Benar-benar barba"
END
_____
__ADS_1
Hai...cerita ini benar-benar sudah usai.. silahkan lanjut di sequelnya... THREE MASKENTIR...
happy Reading