
AW Crop
Pagi ini Adrian awali dengan semangat baru dan impian yang akan diawalinya lagi...dia sudah berjanji akan membuka hati untuk Azkia...dia tahu itu sulit namun tak akan pernah bisa tanpa mencoba...
Azkia gadis baik walaupun sangat manja...Adrian mulai menyadari ada beberapa sifat Azkia menyerupai Mel...salah satunya Azkia yang tak pernah membedakan status dan kedudukan...
Setiap berkunjung ke kantor ataupun kediaman Adrian...Azkia selalu menjawab sapaan semua karyawan Adrian..bahkan ia tak segan memberi karyawan makan siang gratis
Dari beberapa kejadian itulah rasa simpatik Adrian muncul...dibalik sifat manja dan wajah datar seorang azkia memiliki hati yang lembut...
Keluarga Adrian juga sangat menyayangi Azkia...bahkan Azkia sudah sering menghabiskan waktu hanya bersama keluarga Adrian...
tok...tok..tok
"maaf tuan siang nanti kita akan meeting dengan Alftir Group
"Alfatir Group...itu bukannya perusahaan milik keluarga Arka
"benar tuan namun perusahaan tersebut dipegang sang adik yaitu tuan Aidil..
"oo begitu...jam berapa meeting nya jack
"nanti jam 11 siang tuan
"aduh...aku lupa kalau hari ini Azkia mengajakku makan siang... bagaimana ini jack...bisa ngambek dia
"bagaimana jika nona kita ajak saja tuan untuk ikut meeting..nona juga bisa ikut ambil bagian dalam meeting tersebut karena nona juga berpengalaman di bidang ini
"benar juga kamu jack...baiklah nanti kau atur makan siang sekalian jack saya akan menjamu tuan Aidil
"baik tuan saya permisi..
Adrian kembali berkutat dengan beberapa berkasnya hingga suara ponsel miliknya mulai menyadarkannya
drt...drt...drt
"assalamualaikum...ya Kia
"waalaikumsalam..sayang jadi kita lunch...
"hmmm...bisakah kamu datang saat ini kekantorku
"heh...ada apa..ini masih jam 9.30 sayang lunch masih lama
"hmmm..ada yang ingin. aku sampaikan Kia...tak bisa lewat telepon... bagaimana
"baiklah...aku otw tunggu ya
__ADS_1
"Ok... assalamualaikum
"waalaikumsalam..
Adrian berniat menjalankannya saran jack untuk mengajak azkia meeting... Adrian juga tahu azkia memiliki kemampuan dalam bidang bisnisnya..
Dan juga Adrian ingin mulai mengenalkan Azkia kepada para koleganya sebagai nona muda Waseso...
30 menit kemudian...
"sayang...maaf dijalan sangat macet
"tak apa duduklah dulu..
"ada apa Rian sepertinya penting sekali
"Kia...sambil menggenggam tangan azkia...
"maaf hari ini kita tidak bisa lunch...karena ada meeting dadakan sebelum jam makan siang nanti...
"yah...ini Uda ke 4 kalinya kita gagal luch.. dinner pun sama...ck.
"maafkan aku ya...bagaimana jika kamu ikut saja aku meeting nanti kita juga bisa sekalian lunch
"malas aku Rian...kamu tau sendiri sudah lama aku meninggalkan dunia perusahaan...aku hanya ingin menjadi ibu rumah tangga saja nantinya
"huh...baiklah baiklah aku ikut tapi jangan paksa aku ikut andil dalam meeting itu..sekalipun aku paham materinya
"Ok deal...tapi jangan pernah kamu diam jika ingin berpendapat.. biar bagaimanapun nantinya kamu juga harus ikut andil dalam memberiku saran terbaik...karena kita akan segera menikah berarti kita harus jadi patner
"setuju....
Mereka masih menunggu waktu meeting tiba sesekali mereka saling bercanda... Adrian yang dulu sangat dingin pada Azkia kini mulai menghangat...walaupun belum ada pernyataan cinta terhadapnya namun perlahan hati Adrian mulai menerima kehadiran azkia...
"Oya sayang...kita meeting dengan siapa
"denga Alfatir Group
"seperti tidak asing dengan nama itu...
"itu nama keluarga dari Arka
"Oya benar...bukankah arka tidak pernah menggunakan nama Alfatir Group setiap bekerjasama
"memang benar...Arka memiliki perusahaan yang dirintisnya sendiri semenjak sekolah..dan hingga kini...sedangkan Alfatir Group milik ayahnya...dan sekarang dipegang sang adik...
"mmm...benar benar luar biasa hidup tak bergantung dari warisan
__ADS_1
"kau menyindirku honey
"hon..honey..kamu memanggilku honey Rian
"ya..seperti yang kau dengar..dan mulai saat ini aku akan memanggilmu seperti itu
"hah...bahagianya aku...kamu mau menerimaku..hiks...hiks
"hei..hei...mengapa kamu menangis hahaha
"aku terharu kamu ini bagaimana sih..menyebalkan...
"hahahaha
Begitulah mereka saat ini..dan situasi seperti inilah yang membuat Jack ikut bahagia...karena jack sangat tahu bagaimana terpuruknya sang tuan saat Melany kecelakaan dan saat mengetahui Melany telah menikah dengan Arka
Jack bersyukur akhirnya sang tuan bisa menerima secara perlahan calon istrinya..walaupun pertemuan yang tak terduga...namun ia berharap sag tuan akan selalu bahagia...
"Oya honey....weekend besok maukah menemaniku
"kemana sayang
"aku ingin mengatakan undangan pernikahan kita ke Arka...sekalian menjenguknya dia baru saja keluar dari rumah sakit
"oo baiklah sayang...aku kira undangan kita sudah tersebar
"memang sudah namun khusus untuk Arka aku akan mengantar sendiri..kamu kan tahu Melany istrinya seperti adikku sendiri
"hmmm baiklah tak masalah bagiku...aku juga ingin mengenal Melany karena kamu menganggapnya adik maka aku pun juga akan menganggapnya begitu
"hmmm baiklah...makasih honey kamu begitu pengertian..aku berjanji akan membahagiakanmu...maafkan sikapku selama ini ya...
"iya sayang aku sangat memakluminya...tapi jika nanti kedepannya kamu seperti itu lagi jangan salahkan aku jika aku akan mengebirimu...awas ya
"au...au...ancamannya mengerikan sekali...hahahaha
Merekapun akhirnya menghadiri meeting bersama...banyak yang terkejut akan kehadiran Azkia...karena sudah banyak yang tahu seperti apa watak azkia saat sedang bekerja
Dalam meeting tersebut azkia sering mengambil bagian..bahkan dia lebih banyak memberi masukan dan protesan...sedangkan Adrian hanya menonton sang tunangan...dan menikmatinya..dia bangga terhadap azkia...
_________
**Huh...sampai segini dulu ya..karena uda buntu๐ ๐ ..karena kisah Adrian dan Azkia hanya sebagai pelengkap
Mungkin banyak yang bosen dengan alurnya yang monoton tanpa konflik berat...tapi ini memang maunya...karena tak selamanya rumah tangga itu identik pelakor atau pertengkaran terus menerus ada yang bahagia juga kok๐๐**
**jangan lupa Like n komennya...mau kasih vote Alhamdulillah nggk juga gappa kok๐๐
__ADS_1
happy READING**...