
Jay sudah berada di parkir khusus penghuni apartemen mewah miliknya..sebenarnya apartemen ini dibangun oleh sang Papa namun Arka tak pernah tau jika putranya merupakan salah satu pemilik kamar disini dan lantai teratas dengan pemandangan menakjubkan..Saat Jay membeli apartemen ini dia menggunakan nama oranglain dan setelah satu bulan dia balik nama ke namanya sendiri dengan perjanjian agar pihak pengelola tidak menyebarkan rahasia tentangnya
Jay melihat sang istri belum juga bangun dan berinisiatif untuk menggendongnya..namun karna gerakan kecil Jay malah membuat Jasmine bangun
"Bee kita Uda sampai
"Iya sayang..kamu ngantuk ya..tidur lagi aja biar aku gendong keatas
"Hehe..gak usah Bee aku kuat jalan kok
"Yakin sayang
"Sangat yakin Bee
"Baiklah yuk keatas
Jay menuntun tangan Jasmine untuk mengikutinya..sempat kesusahan jasmine berhenti dan kembali ke mobil sang suami untuk melepas high heelsnya karena Jasmine ingat sempat menaruh sepasang sandal dan juga flatshoes dimobil Jay untuk jaga jaga
Jasmine berjalan beriringan dengan Jay..saat melewati samping lobby Jay berpapasan dengan satpam dan juga resepsionis apartemen mewah tersebut
"Loh mas Jay..habis nikahan ya kok pake baju kayak gitu
"Hehe..iya pak tadi habis selesai resepsi
"Wah selamat ya mas semoga samawa..ini istrinya
"Iya pak kenalkan ini istri saya Jasmine namanya
Mereka saling berkenalan..lalu Jay pun pamit ke unitnya
"kami keatas dulu ya pak..Mbk..selamat malam
"Malam mas Jay Mbk Jasmine
Jay lalu memasuki lift dan menuju unitnya.. Sedangkan kedua pegawai apartemen tadi sibuk menghibahkan sang idola
"Aduh pak hancur hati Eneng mas ganteng Uda nikah..istrinya cantik banget..boleh gak ditikung
"Hush ngawur kamu..Gak boleh gitu mas Jay walaupun cuek tapi baik banget orangnya apalagi kakaknya mas bintang
"Iya sih pak..semoga bahagia terus ya pak mas Jay dan mas bintang
"Aamiin
Jay kini berada di unitnya dilantai teratas...Pertama kali Jasmine membuka pintu sangat terkagum dengan pemandangan ruangan itu
Begitu luas rapi dan juga bersih...Jay sengaja memilih warna putih untuk seluruh ruangan unitnya.. Apartemen Jay terdapat dua kamar tidur..ruang tamu dan juga dapur yang telah lengkap dengan perabotnya
__ADS_1
"Bee gede juga apartemen kamu..kok udah lengkap isinya Bee..kamu sering tinggal disini
"Aku jarang sayang..aku kesini cuma kalau lagi bikin sendiri atau lagi suntuk aja bosan sama suasana..uang lebih sering tinggal disini akhir akhir ini bang Bintang
"Sama kak Andini Bee
"Nggak sayang...kamu kan tau sendiri itu pernikahan dadakan tak direncanakan..bahkan sampai sekarang Andini belum begitu menerima bang Bintang sebagai pengganti calon suaminya waktu itu
"Kasian Bang Bin..tapi harusnya kak Andini juga bersyukur kalau waktu itu Bang Bintang gak mau menerima tawaran keluarga om Radith..otomatis mereka akan malu
"Iya sih...Uda biarin ajalah Yang..doain aja mereka bisa kayak dulu lagi
"Iya Bee..aamiin
Jay berjalan ke arah dapur mengambil air minum dalam kulkas lalu meminumnya..sedangkan Jasmine masih berkeliling melihat semua ruangan apartemen suaminya itu
"Sayang katanya capek..mau mandi dulu atau langsung tidur
"Hmm..aku mau mandi dulu Bee gerah banget..
"Ya udah yuk ke kamar
"Eh ngapain bee
"Katanya mau mandi sama istirahat gimana sih
"Atau kamu mikirin yang enak enak Yang...
Jay memainkan alisnya dan tersenyum kearah Jasmine..sedangkan Jasmine merona malu mendengar perkataan Jay
"Enak aja emang aku kamu Bee..Omesh
"Haha
Jay mengajak Jasmine kekamar untuk beristirahat.. Jasmine benar benar takjub dengan desain kamar itu...sederhana namun mewah bahkan ranjangnya saja bukan ranjang semestinya.. jika dilihat dari jauh seolah mereka tidur dilantai..namun saat didekati ada ranjang permanen disana
Jasmine melangkah kearah balkon kamar itu..sangat sejuk bahkan balkon itu begitu luas
"Sayang aku dulu ya yang mandi kamu lepasin dulu mahkotamu
"Ya Bee
Jay masuk kamar mandi untuk membersihkan diri sedangkan Jasmine didepan meja rias melepas hiasan kepala dan juga jilbabnya lalu membersihkan mukanya
Sedangkan dihotel..Afnan sedang kena omel sang istri karena ulahnya sang anak yang tadinya tidur nyenyak terbangun bahkan menangis kencang...selain itu dia juga diamuk Syamil karena Syaqilla yang pobia petasan ketakutan..sang Daddy dan juga Daddy Alex pun marah karena ulah Afnan..Duo D dan juga Bintang hanya Louis yang selamat karena pertengahan acara dia kembali ke Jerman setelah mendapat kabar buruk tentang Alisha
"Kamu itu uda punya anak Afnan kenapa berbuat seperti ini..sekarang kamu lihat Juna menangis ketakutan dan adekmu masih syok untung gak pingsan kayak waktu itu
__ADS_1
"Maafkan aku Dad..aku gak benar gak tau jika kamar ini dipake istri dan anakku setauku Jay yang nempati kamar ini dan juga kamar Syamil seharusnya ada dilantai bawah
Mereka semua terdiam dan sedikit berfikir..dan mengingat menurut rencana memang seperti itu bahkan mereka semua tidak sadar jika sudah diubah oleh seseorang
"Tunggu Rei..Afnan benar harusnya rencananya seperti itu...dan harusnya kamar Afnan dilantai 3 bukan disini
"Benar kata kamu Bang..aku baru sadar dan tunggu ada yang hilang ini
Semua serentak berteriak
"Jailudinnnnnnn
Mereka baru sadar jika mereka berhasil dimanipulasi oleh manusia jail nan tengil itu..Afnan tambah kesal usaha balas dendamnya kembali gagal
Reino mencoba menghubungi Melani dan Arka karena memang mereka tidak ikut menginap di hotel
Setelah mendapat jawaban jika pasangan itu tidak kembali kerumah juga tidak hotel mereka kini menghubungi pasangan itu
Ponsel Jasmine masih non aktif sedangkan ponsel Jay aktif namun tak juga diangkat..Hampir 30 menit Alex dan lainnya menghubungi Jay..Hingga sebuah pesan masuk ke ponsel Afnan
"Emang enak kena amukan bini sama Daddy..nikmatin tuh balas dendam..jangan bermimpi untuk mengalahkan ku itu tidak mungkin Ferguso..dah ah mau enak enak dulu..bye bye..jangan merindukanmu dan jangan memiliki terus..hahaha
Spontan Afnan kembali berteriak
"Tengil awas loe ya ketemu gue giles habis
Semua heran dengan Afnan..karena mengamuk sendiri..Jojo lalu mengambil ponsel sang suami untuk melihat apa yang terjadi
Reino..Silma dan juga Jojo sama sama membaca pesan Jay..mereka bukannya marah malah tertawa terbahak-bahak..Afnan semakin kesal melihat itu
"Afnan...Afnan kamu tau sendiri sepupumu itu..dia itu titisan Abu Nawas kebanyakan akal licik
Semua tertawa melihat Afnan kembali kalah..kini Afnan masuk ke kamarnya diikuti yang lain yang kembali ke kamar masing masing
Diapartemen Jasmine sudah menunggu sang suami yang belum selesai mandi..begitu Jay keluar Jasmine memalingkan wajahnya
Dan tanpa canggung seolah Jay tak menganggap ada Jasmine disana..Jay membuka lilitan handuknya.. Jasmibe yang duduk disofa dan melihat itu berteriak
"Bee...apa yang kamu lakuin
Jay lalu mengambil kembali handuknya dan berlari masuk kamar mandi membawa pakaian ganti
Jasmine sedikit shock dengan ulah suaminya itu bahkan dia menutup matanya dnegan telapak tangan hingga Jay keluar lagi dari kamar mandi
"Sayang maafkan aku..aku tidak bermaksud membuatmu takut..aku lupa kita uda menikah
"Nggak papa Bee.. sepertinya aku harus biasa ini
__ADS_1