JODOH TERINDAH Season 1& 2

JODOH TERINDAH Season 1& 2
season 2 bab 97


__ADS_3

Pernikahan Jay dan Jasmine sudah memasuki bulan ke sembilan dan selama itu belum ada tanda tanda kehamilannya..Namun mereka tetap santai saja tak menjadikan sebuah beban..Sedangkan Syaqilla saat ini sedang hamil 3 bulan


Pagi ini Jay merasa tubuhnya aneh..Tiba tiba dia lemas bahkan tidak nafsu makan..suhu tubuhnya pun sedikit hangat.. Jasmine kaget dengan kondisi suaminya yang memang jarang sakit itu


Jasmine merawat dengan telaten sang suami... Biasanya jika Jay sakit pasti akan sangat manja namun saat ini tidak bahkan dia seperti sedikit cuek pada sang istri.. Jasmine masih biasa saja dengan sikap suaminya itu


"Abang mau Jasmine buatkan bubur"


"Nggak ah...gak doyan aku tuh sama bubur"


Jasmine heran biasanya sang suami sangat doyan bubur tapi kenapa ini malah gak doyan


"Abang Jasmine kebawah dulu mau ambil air minum"


"Hem"


Jasmine baru sadar jika ada yang aneh dengan suaminya karena berubah cuek..tapi Jasmine tetap tak begitu memikirkannya


Di bawah Jasmine menceritakan..kondisi Jay pada Mama Melany...Melany juga heran kenapa Jay berubah..Orang yang mereka bicarakan tak lama turun ke bawah dengan wajah cemberut


"Sayang kenapa lama sih"


Jasmine melongo suaminya udah kayak blungon aja fikirnya...tadi ketus sekarang manja


"Kenapa Bang..kok gak istirahat saja dikamar"


Dengan nada manja Jay menggelayut ke lengan Jasmine


"Gak ada kamu Yang..gak enak"


Melany sama herannya dengan Jasmine melihat sikap Jay..tapi mereka tetap biasa saja..mungkin moodnya saja yang sedang tidak menentu


Saat Melany memasukan Melany memasukan bawang kedalam minyak panas.. Jasmine merasa mual dan akan muntah..begitu juga Jay..mereka berdua berebut wastafel karena sama sama muntah


Melany heran bahkan Arka yang baru masuk dapur juga sama herannya dengan pasangan itu


"Mam kenapa mereka"


"Aku juga gak tau Pah..Tiba tiba aja kayak gitu"


Jay dan Jasmine sama sama lemas terduduk dilantai depan kamar mandi


"Abang aku lemas banget"


"Sama sayang..Abang juga... perasaan kita belum makan loh ini kenapa mual ya"


Melany membawakan teh hangat untuk kedua anaknya itu


"Ini kalian minum dulu"


Arka membantu Jay untuk duduk diatas kursi sedangkan Melany membantu Jasmine


"Kalian salah makan apa kok kompakan muntahnya"


"Kita belum makan apapun Pah"


Melany menatap Arka yang juga menatapnya...mereka saling melempar senyum...untuk memastikan lagi Melany mencoba mengetes mereka kembali


"Ini kalian makan dulu..soup ayam kampung bisa buat tambah energi"


Kompak mereka kembali muntah bahkan lebih parah dan semakin lemas..Melany semakin yakin dengan pikirannya


Mereka diantar ke kamar untuk istirahat..Melany mencoba menanyai sang menantu


"Jasmine sayang boleh Mama menanyakan sesuatu yang sedikit pribadi"


"Apa Mah"


"Kamu kapan terakhir kali datang bulan"


Jasmine dan Jay sama sama saling pandang


"Sayang Abang juga baru ingat mau nanyain ini bukannya sudah hampir 3 bulan Abang gak pernah libur ya"


Jay santai berkata seperti itu pada sang istri didepan orang tuanya


"Eh..iya apa bang kok Jasmine gak sadar ya"

__ADS_1


Arka dan Melany tersenyum


"Mah sepertinya kita akan menjadi Oma dan opa"


"Iya pah"


"Cucu dari mana sih Mah"


"Ya dari kamulah anak tengil..siapa lagi coba


"Maksud mama Jasmine Midun"


"Hamil Jainudin"


"Alah sama aja"


Jay langsung memeluk Jasmine


"Sayang kamu beneran hamil ya"


"Nggak tau Bee..kan belum dicek"


Melany langsung meminta pembantu dirumahnya untuk membeli beberapa testpack..Tak begitu lama pembantu mereka datang dengan membawa pesanan sang majikan


"Sayanh sekarang kamu coba dulu kita tunggu disini"


Jasmine membaca cara pemakaiannya lalu mengambil wadah kecil yang sudah disiapkan oleh Melany


Diluar kamar Jay menunggu dengan cemas... sedangkan kedua orangtuanya hanya menertawakan sikap sang putra yang seperti setrikaan mondar mandir tak jelas


"Hey boy santai aja kali kaya mau perang aja


"Ih Papa diam aja deh bikin Jay makin deg degan


"Lah kenapa harus deg degan..emang mau nembak cewek kamu"


"Lebih dari itu Pah"


"Emang kamu pernah nembak cewek"


"Kapan kok kita gak tau boy"


"Dulu sebelum sama Jasmine"


"Terus terus"


"Ditolak"


Arka dan Melany kontan tertawa


"Buahahaha sejarah ini...seorang Zaydan Malik pernah ditolak cewek..hahaha"


"Ck..gak usah julid deh"


"Siapa sih cewek yang berani nolak kamu ngil"


"Jasmine menantu Papa"


Melany dan Arka sama sama kaget mendengar jawaban putranya itu


"What's..kok bisa"


"Ya bisa orang pake S"


"Coba ceritain ke kita boy...biar gak penasaran"


"Ck..nanti ajalah kalau ingat..ini Jasmine lama amat sih"


Tak lama Jasmine keluar sambil matanya berkaca-kaca..dan memegang testpack yang sudah dia pake


"Sayang ada apa...kenapa malah mau nangis sih"


Jay memeluk Jasmine erat sambil mengusap punggung yang tertutup rambut panjangnya.. Didalam pelukan sang suami Jasmine berkata


"Abang akan jadi Ayah"


"Iya udah gapapa..masih bisa..Apa sayang coba ulangi"

__ADS_1


"Abang akan jadi Ayah"


"Serius kamu Yang...kamu beneran bunting"


"Hush...hamil Jainudin..asal aja kalau ngomong"


"Sama aja Mah artinya..Uda mau jadi oma jangan sewot sewot cepat keriput"


"Ngelunjak ya ini anak...Mama karungin kamu"


"Ampun Mah kasian anak Jay..masak bapaknya karungan sih Mah"


"Makanya ngomong yang sopan"


Melany menarik Jasmine dari pelukan Jay


"Jasmine sayang banyakin bilang amit amit sambil ngelus perut ya sayang"


"Kenapa Mah"


"Biar nanti anak kamu jangan kayak Ayahnya gesrek"


"Hahaha...Mama bisa aja...gak mempan Mah dia bapaknya"


"Jay yang kerja keras..Jay yang nyumbang bibit berkualitas tinggi masa diamit amit..ingat Mah..buah jatuh gak jauh dari pohonnya..jadi pastinya 11 12 lah sama ayah nya...eh salah Daddy-nya"


"Jainudin omongannya"


"Hem..sayang kamu pengen makan apa gitu"


"Gak ada bee"


Melany langsung menyaut


"Sebaiknya kalian siap siap kita periksa ke dokter biar lebih jelas..usia kandungan kamu nak dan mengantisipasi hal hal yang tak diinginkan"


"Maksudnya Mah"


"Kan ada kasus hamil diluar kandungan..jadi harus dikuret...nah kita bisa cek lebih awal...atau kondisi sang calon ibu..apakah memiliki riwayat darah tinggi atau tidak"


"Ya udah kalau gitu ayo kita periksa sayang"


Merekapun bersiap saking antusiasnya Arka pun juga ikut ke rumah sakit.. sebelumnya Melany meminta tolong Andini untuk mendaftarkan Jasmine agar tak mengantri lama


Beruntung saat tiba Jasmine langsung mendapat pemeriksaan awal sebelum masuk ruang dokter


Bahkan didalam ruang periksa Jasmine dikawal tiga orang yang sangat mencintainya itu..Dokternya pun hanya tersenyum melihat mereka yang sangat antusias menyambut cucu pertamanya itu


Tiba saatnya pemeriksaan USG.. Jasmine telah berbaring dan gamisnya sudah sedikit disingkap Arka dan Melany berdiri disisi ranjang sedangkan Jay duduk disamping kepala Jasmine saling bergandengan


Saat layar dihadapan mereka menampilkan sebuah gambar yang belum mereka pahami..mereka hanya terdiam..namun saat dokter menjelaskan Jay berteriak dan melompat lompat layaknya anak kecil mendapat hadiah


"Nah bapak ibu ini adalah kantong rahim milik ibu Jasmine dan didalamnya bisa dilihat ada bulatan hitam disana"


"Iya Dok itu kenapa ya dok...apa istri saya sakit dok"


"Bukan bapak..ini calon anak bapak"


"Benarkah..kecil sekali Dok dan kenapa ada dua terpisah gitu dok"


"Iya Bapak Ibu selamat calon bayi kalian kembar dan usianya kini memasuki 8 Minggu 3 hari..dalam kondisi calon ibu dan calon bayi yang sehat"


"Alhamdulillah anakku kembar...yes...yes..yes"


Jay memeluk kedua orangtuanya dan menciumi wajah istrinya tanpa malu..sedangkan dokter yang melihat hanya tersenyum


________


**Nah ini mulai ngidam ya...apakah ngidamnya normal atau diatas normal ya.. karena kan buah jatuh tidak jauh dari pohonnya..


HAPPY READING


jangan lupaπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


rate-nya biar bintang 5 gituπŸ˜…πŸ˜…


Votenya juga diterima buat nabung biaya lahiran anak JainudinπŸ˜…πŸ˜…**

__ADS_1


__ADS_2