
Senin esok Jay akan menjalani ujian kelulusan...itu artinya hanya tinggal beberapa Minggu lagi dia bersama orangtuanya..hari ini dia ingin menghabiskan waktu bersama orangtuanya
Kebetulan duo D dan Afnan memutuskan untuk menginap dirumah Queen...karena afnan ada yang harus dirundingkan bersama suami Queen perihal perusahaan di Jakarta...
Sedangkan Varo masih stay dirumah Jay...dia mau menenangkan diri untuk menghadapi ujian...seminggu yang lalu Varo sudah mengunjungi sang nenek dan adik semata wayangnya...Varo meminta ijin untuk melanjutkan sekolah diluar negeri bersama Jay dan Tian...namun neneknya tak mengijinkan karena jika dia pergi Tidaka ada yang menjaga sang adik..akhirnya diputuskan setelah kelulusan Varo akan menetap dibandung
"Mama..Papa..kalau mesum lihat tempat gak lihat disini ada jomblo
"Dasar pengganggu..siapa sih yang mesum boy... mengganggu Papa saja kamu itu..
"Minggir dah Pah Jay juga mau dielus Mama
Jay langsung meletakan kepalanya dipangkuan Melany...sedangkan Arka sangat kesal dengan kelakuan anaknya tersebut
"Jaya..minggir gak...itu tempat Papa..cari cewek sana biar gak ngrusuhin Papa melulu
"enak aja jaya...ganti nama orang itu perlu bubur merah bubur putih Pah..gak seenaknya...ya gantianlah Pah.. Mama pasti juga Uda bosen sama Papa...ya kan Mah
"hahahaha..kamu benar boy... Mama Uda bosen sama Papa mu...pengen ganti suasana gitu
"hei..hei...sayang...jangan seperti itu...Mas gak suka loh kalau ngomong gitu..
"biarin aja Mah...Jay dukung ayo kita cari yang baru... hahaha
"hahaha...gak lah sayang.. cintaku cuma buat mu Pah..gak akan ada yang gantiin..
"huek...huek...stop bucin akut...Uda tua woy...ingat umur...
"bilang aja iri boy...kamu kan Jones Jay... hahaha
"ya..ya..ya..serahlah yang sudah laku...
"hahaha...udah udah sakit perut Mama...loh Varo mana Jay
"tadi duduk situ Mah..
"mungkin dia kekamar Mah
"hmm..Pah..Mah..Jay mau minta maaf ya..kalau Jay selalu bikin kesal Mama dan Papa..Jay memang belum bisa bahagiain Mama Papa.. tapi Jay berusaha akan membahagiakan kalian.. terimakasih Mah Pah...sudah menyayangi Jay...menjaga Jay...dan mendidik jay dengan sabar...Jay mohon doakan Jay selalu...karena doa kalian yang Jay perlukan..I Love U Mah Pah
"kok jadi melow gini sih Jay...kamu itu ngomong kok ngaco...itu semua sudah tugas Papa Mama dalam mendidik mu dan merawatmu.. Papa sama Mama selalu bangga sama kamu boy..doa Papa Mama selalu mengiringi langkahmu nak...Ingat satu hal ya boy...kamu berasal darimana...jangan lupa asal usulnya...apa yang kamu dapat berasal dari mana...jangan menyombongkan sesuatu yang tidak patut dibanggakan...karena manusia bukan makhluk sempurna...di manapun kamu berada selalu ingat Tuhanmu..jangan tinggalkan ibadah...kami sangat sangat menyayangimu nak...maafkan kami juga jika masihemiliki kekurangan dalam mendidik ataupun mewujudkan mimpimu...
"Anak Mama sudah besar Sekarang...Mama merasa baru kemarin kamu berhenti ASI berhenti ngompol..eh sekarang sudah mau ninggalin Mama buat ngejar cita cita...Mama hanya bisa mendoakan agar apa yang menjadi impianmu dapat terwujud nak..
"Tapi tumben kamu ngomong kayak gitu boy kenapa
"Jay tinggal dirumah ini tinggal beberapa Minggu lagi Pah...pasti Jay sangat merindukan suasana disini..Jay pasti rindu dimanjain Mama...dan kita gak bisa sparing PS lagi Pah
"hmmm...kamu baik baik disana.. patuhi aturan Daddy Rei..sama Mom Silma..jangan beradu argumen nb dengan bang Afnan..jaga sikap kamu...jaga adab kamu..ingat ibadah kamu jangan ditinggalkan.. dan jika kamu libur tengoklah kami.. atau kami juga bisa menengokmu..
"Jay ingat itu Pah..
"ingat jangan bikin mom Silma stres karena ulahmu yang selalu berdebat dengan bang afnan...
"syiap Mah... kalau ingat...hehe
"dasar kamu Jay...
Mereka saling berpelukan sambil menangis haru...dari anak tangga paling bawah Varo melihat itu semua ikut meneteskan air mata...dia ingin seperti Jay...keluarga yang rukun dan harmonis...
Melany menyadari kehadiran varo...lalu memanggilnya untuk ikut bergabung dan mereka berempat berpelukan hangat...
__ADS_1
"Varo..nak ayo sini gabung sama Mama Papa
"iya Mah...
"Varo gak perlu sungkan ya...karena kamu juga anak kami...kamu bagian keluarga kami..
"hiks..hiks...iya Mah Pah...makasi Uda mau nganggep Varo anak...makasih Uda ngasih kasih sayang ke Varo yang gak Varo dapat dari mami papi...hiks hiks
"hei kamu cowok masa nangis...haha
"cowok juga manusia Pah...
"haha..si kambing nangis...Gue viralin ah
"awas loe nyet.. kalo berani nyebarin...
"mau apa loe... sini kalo berani...
"hei sudah sudah...duduk lagi sini Papa mau ngomong
"apa Pah...
"Sabtu besok kita sekeluarga diundang oleh keluarga Mahendra untuk dinner di restauran flow..
"oo jadi to Pah...Jay kira gak jadi
"awalnya Papa pikir juga gitu boy...tapi nyatanya tadi Radith menghubungi Papa menyampaikan undangan tersebut..
"Varo gak ikut ya Pah...Varo dirumah aja
"Varo kamu ikut...kamu juga putra kami...gak ada penolakan..
Mereka masih berbincang sambil bercanda... rumah semakin ramai karena adanya Varo..orangtua Varo masih tidak perduli dengan anaknya bahkan semenjak Varo tinggal dirumah Jay tak sekalipun mereka menanyakan kabarnya..
Waktu kian cepat berlalu...Sabtu pagi Afnan sudah bersiap untuk kembali ke Jerman.. sedangkan duo D masih ingin bertahan di Jakarta
Acara makan malam dengan keluarga Mahendra akan diadakan tepat pukul 7 malam...Varo dan Jay sudah rapi menggunakan stelan tuksedo berwarna hitam...begitupun Arka...sedangkan. Melany menggunakan gamis berbentuk gaun..
"sudah siap anak anak...
"sudah bos
"yuk kita berangkat kasian yang nungguin
"yuk
"pah tapi ini beneran kan gak ada maksud tertentu
"maksud gimana boy... Papa bingung
"ya papa gak niat jodohin Jay kan
"ish pede banget sih kamu boy...gak ada kerjaan banget ya Papa jodoh jodohin kamu
"awas kalau Papa bohong...
Mobil mereka menembus jalanan Jakarta yang mulai padat karena weekend..namun cukup lancar untuk dilalui
25 menit kemudian mereka sampai di restauran flow...mereka sudah menyerahkan kunci mobil kepada petugas yang berjaga...
Arka menuju ruang VVIP yang sudah dipesan keluarga Mahendra...
__ADS_1
"assalamualaikum.. selamat malam tuan arka... selamat datang
"waalaikumsalam tuan Mahendra terimakasih
"mari kita duduk..
"terimakasih...
"Oya saya perkenalkan kedua anak saya..ini anak sulung saya bernama Syamil..dan ini si bungsu Jasmine
Jay sempat kaget akan kehadiran Jasmine...bahkan dia sempat bengong..Varo yang mengetahui itu hanya tersenyum dan mnegejeknya sambil berbisik...
"Jay. ..kalau misal nanti benar ada perjodohan dan loe gak mau..Gue mau gantiin loe mau banget malah..hehehe
"sialan loe...Ka**t..
Pak Mahendra melanjutkan acara perkenalan mereka..
"saya masih memiliki satu putra lagi...namun maaf anak tersebut telah meninggal 6 tahun yang lalu...
"sudah pak jangan diingat lagi...dia sudah bahagia...
"Anda benar...Oya itu siapa ya setau saya putra Anda cuma zaydan saja...
"oo itu..itu Varo sahabat sekaligus anak kami yang lainnya...hahaha..saya lupa memperkenalkan mereka kepada anak Anda Pak
"ini putera saya satu satunya Zaydan dan ini Varo sahabat Jay...
Jasmine pun tak kalah kaget dengan kehadiran Jay. ..yang sedari awal sudah melihat kehadiran Jay..namun bersikap biasa...
Usai makan malam mereka membicarakan masalah tender mereka..Pak Mahendra selalu memuji Jay.
Jasmine merasa tak percaya dengan apa yang Abahnya katakan... apalagi dengan sikap Jay sehari-hari disekolah membuatnya lebih tak percaya lagi
"nak Zaydan apa kamu sudah memiliki kekasih.
"belum Om
"wah benarkah...
"iya benar apa yang putera kami katakan Tuan Mahendra.. mengapa Anda menanyakan hal ini Pak
"hmmm maaf sebelumnya jika saya lancang Pak Arka...saya berniat menjodohkan Putri saya kepada putera Anda Pak..apa anda setuju
"Abah kenapa begini
"Jasmine percaya sama Abah kan
"iya
"Jasmine ikuti permintaan Abah ya...
"baiklah Bah..
Arka dan Melany sempat tersentak dan kaget dengan permintaan langsung pimpinan Mahendra Group..mereka saling berpandangan.
"Jay kamu gimana mau ga
"Jay hanya menuruti apa yang Papa mau...
Akhirnya disepakati setelah ujian mereka bertunangan...didalam hati Jay sangat bersyukur dan bahagia bisa mendapatkan apa yang ia impikan...
__ADS_1