
Malam hari saat semua terlelap dengan tidurnya..Si bumil terbangun karena menginginkan sesuatu..Dia mencoba membangunkan suaminya
"Abang bangun"
Karena efek usapan lembut Jasmine dipipinya plus sensasi cubitan kuat membuat Jay langsung membuka matanya
"Ada apa sayang..apa kamu lapar"
"Tidak"
"Terus kamu pingin apa hem"
"Emmm...pengen dinyanyiin"
"Ya Uda sini abang nyanyiin biar bisa tidur lagi"
"Nggak mau sama Abang"
"Trus"
Firasat Jay mulai buruk...karena mengingat kejadian Bintang siang tadi yang harus menuruti ngidam Jasmine yang ajaib
"Aku pengen bang Afnan yang nyanyi sambil joged"
Tak tahan Jay pun tertawa dan berbicara pada bayi kembarnya didalam perut
"Hahaha...anak anak Daddy memang pintar memilih sasaran...Daddy kabulkan langsung"
Jay mengecup perut Jasmine lalu mengambil ponselnya...dia melihat jam diperkirakan pagi menjelang siang di Jerman dengan semangat 45 Jay menelpon sepupunya
"Hallo..loe telpon telpon segala gangguin orang kerja aja ngil"
"Assalamualaikum ya ahli kubur...bukannya salam malah ngomel kayak emak emak gak dikasih jatah aja loe bang"
"Astagfirullah sabarkan hamba menghadapi makhluk ajaibmu satu ini Ya Allah... waalaikumsalam ya saitonnirojim
"Dasar gak berakhlak"
"Eh kenapa bulu kuduk gue merinding ya terima telpon dari loe...firasat gue gak enak ini"
"Ck..gak usah pitnah...Gue telpon karena Jasmine kangen"
"Tumben loe biasa aja bini loe kangen lelaki lain...sumpah perasaan gue gak enak ini"
"Gak usah suudzon...bentar gue ubah ke video call dulu"
Jay langsung mengubah panggilannya..Afnan yang tampak sedang sibuk dengan berkasnya mau tak mau harus mengangkat panggilan itu
"Abang Afnan"
"Hem...ada apa jas"
"Boleh Jasmine minta sesuatu dari Abang"
Afnan meletakkan penanya lalu menatap kearah layar ponselnya..sambil mengernyitkan dahinya
"Apa..tumben"
"Tapi janji gak boleh marah"
"Kalau loe yang minta gue masih percaya aman"
"Malam ini Jasmine pengen Abang nyanyiin Jasmine sambil joged"
Afnan melongo
"Hah...gak salah dengar gue Jas..loe gak ngigau kan"
"Beneran Bang"
Jay langsung menyaut
"Ngidam dia bang"
"Ngidam sih boleh aja...tapi masa gue yang jadi sasaran sih ngil..mana aneh lagi"
"Nggak ingat waktu Jojo hamil Juna siapa yang direpotin"
"Iya iya gue ingat jojo lebih percaya ma loe ketimbang gue suaminya"
"Syukurlah kalau ingat"
"Ya udah gue nyanyiin sambil joged...lagu apa"
"Tapi Jasmine minta Abang ganti baju dulu"
"Lah gak pakai ini aja Jas"
__ADS_1
"Nggak mau Abang"
"Huh...ya Uda maunya gimana"
"Bentar Jasmine kirim gambarnya"
"Nah pakai kayak gitu ya bang..hehe"
"Loe ngerjain gue ya....ogah gue gak mau"
Jasmine menangis sesenggukan didepan Afnan..Dan bertepatan Jojo sedang kekantor afnan mengantar makan siang..Jojo kaget suaminya marah marah sambil mengusap wajahnya..
"Honey kamu kenapa"
"Eh sayang kamu Uda datang"
Afnan sibuk berciuman dengan Jojo didepan ponselnya yang masih on...membuat Jasmine semakin menangis..Jay masih menenangkan
"Huahhh...Bang Afnan jahat...huahh
"Sayang cup ya cup...gak ada akhlak beneran mereka ini"
Jojo melepas ciuman suaminya dan melihat kearah ponsel
"Astagfirullah Jasmine..loe kenapa"
"Gara gara laki loe itu Jo"
"Kenapa bisa"
Jay menjelaskan..dan Jojo mulai paham dan menatap ke arah Afnan dengan tatapan dingin
"Daddy Juna...kenapa gak mau"
"Mom...malu lah masa Daddy yang macho gini harus pakai pakaian kayak gitu...gak banget"
"Daddy gak tau terimakasih"
"Eh kok jadi ikut ikutan tengil si mom"
"Nyatanya seperti itu..Kalau masih menolak jatah berkurang"
"Eh ancamannya gak banget"
Jay tersenyum disudut bibirnya.. merasa Jojo memihaknya..Jay sebenarnya tau jika Jojo berharap bisa melihat sang suami teraniaya
Jojo menjawab pertanyaan Afnan
"Daddy lupa siapa mommy...mudah bagi mommy menyiapkan pakian seperti itu"
Afnan lupa jika istrinya designer da penjahit
"Ok kalau gitu besok kita video call lagi dan Abang harus siap"
"Eh tunggu dulu ngil...lagunya apa dulu..jangan yang gue gak bisa"
"Jasmine minta Abang nyanyi Jaran Goyang sambil joged"
kecuali Jasmine semua kaget bersamaan
"Apa.."
Jay tertawa jahat... sedangkan Jojo sudah berangan..sementara sang tokoh utama hanya bisa pasrah
"Hahaha...anak gue emang hebat"
"Jay loe tau gue Uda kebayang muka Daddy Juna kayak apa...haha"
"serah kalian aja deh...hancur hancur hatiku...hancur hancur hatiku"
"Lebay"
Kompak Jojo dan Duo J berteriak
Karena keinginan Jasmine baru bisa dipenuhi esok...maka malam ini Jay harus mengusap perutnya hingga tertidur
Paginya seperti biasa drama morning sicknees berulang..Karena sudah biasa mereka tak terlalu kaget
Arka menceritakan apa yang sedang dikerjakan nya saat ini..Jay melihat semua gambar rancangan yang ditunjukkan oleh Arka
"Papa mau buka playgroup"
"Salah"
"Nggak"
__ADS_1
"Trus masalahnya dimana"
"Uda kurang duit apa"
"Segunung"
"Ouh.. sesuka hatimu aja Pah"
"Ya iyalah..Sultan mah bebas"
"Hem"
Mereka melanjutkan sarapannya tak lama denting ponsel Jasmine menandakan pesan masuk berbunyi.. Pesan dari Jojo yang mengatakan jika persiapan untuk penampilan Afnan telah siap
Jasmine menunjukkan pesan itu pada suaminya..mereka tertawa bersama..Arka dan Melany hanya tersenyum melihat ulah mereka
Dikantor hari ini Jasmine dan Jay terpisah karena meeting masing masing
Saat ini Jasmine sedang meeting dengan seorang abdi negara yang akan menyewa jasa WO nya... sebenarnya Jasmine sudah tidak bekerja lagi sesuai kesepakatan tapi Rafika sedang sakit jadi dia menggantikan atas ijin Jay
Jasmine dan timnya sudah berada di kafe tempat meeting mereka.. Jasmine sempat berfikir jika kliennya akan gagah dan juga keren..namun ekspektasi tak sesuai realita
Jasmine dihadapkan seorang pria cukup berumur dengan kepala plontos.. Untung tidak buncit...itu pikiran Jasmine
Sepanjang meeting Jasmine fokus pada kepala orang itu namun tetap mendengarkan timnya presentasi.. Jasmine diam diam memfoto orang itu dan mengirimkannya pada sang suami
"Abang mau lolipop kayak gambar ini"
Jay yang membuka pesan itu auto melongo...jika itu benar lollipop Jay akan langsung membelikannya tapi itu kepala manusia..Jay bingung harus menjawab apa
"Sayang lollipop beneran aja ya"
"Iya tapi bentuknya kayak gitu ya"
Saat itu Jay juga meeting dan masih bingung mencari jawaban untuk istrinya..Andrea yang melihat raut bingung diwajahnya Jay langsung bertanya
"Tuan muda"
Jay langsung menunjukkan ponselnya..Dan Andrea hanya bisa menelan ludahnya kasar
"Ada ide gak Dre"
"Kenapa tidak Anda pesankan saja tuan ditempat pembuatan lolipop kan bisa custom"
"Masalahnya gue yakin bukan lolipop yang sebenarnya Dre"
"Maksud tuan muda"
"Tunggu bentar lagi"
Benar tak lama Jasmine kembali mengirimi pesan untuk suaminya
"Ijin ngelus botaknya boleh"
Jay menunjukkan pada Andrea
"Nah kan kejadian"
"Ya sudah tuan ijinkan saja..disana juga ada Raga yang menemani"
"Ck...Gue gak suka kayak gini"
Dengan berat hati Jay mengijinkan dengan syarat di live video dan berjarak... Jasmine tidak boleh merapatkan tubuhnya pada pria itu...Jasmine setuju syarat itu
Setelah mendapat ijin dari sang pemilik kepala dan juga calon istrinya Jasmine langsung mengelusnya dan Raga terus memvideonya
"Ih...lucunya..halus banget sih"
Sambil terus berucap Jasmine terus mengusap.. sedangkan Jay menahan rasa cemburunya..Wajah Jasmine dari senyum berubah menjadi geram sambil menggertakkan giginya usapan itu menjadi kasar dan
Cetak
Jasmine menjitak kepala orang tersebut berulang kali sambil berkata
"Huh gumush...banget aku pengen jitak kan jadinya"
Si pemilik kepala mengaduh kesakitan sedangkan semua orang yang diruang meeting Jasmine...Jay dan Andrea melongo kaget..Jay lalu tertawa terbahak-bahak..membuat semua yang ikut meeting heran
Raga langsung menarik lengan baju Jasmine agar tak lebih lama lagi menyiksa orang tersebut..lalu meminta maaf..Calon istri klien Jasmine tertawa hingga kram perut tanpa iba sedikit pun.. sampai keluar restauran pun sang korban masih mengusap kepalanya karena nyeri
_______
**Ck..ck...ck..ini calon anaknya bakalan lebih rusuh kayaknyaπ π π π
πππππππππ jangan lupa
komen rate dan vote seikhlasnya kakak
__ADS_1
tertawa lah sebelum tertawa itu dilarang..asal jangan sendirian dikira gilaπ π π
HAPPY READING**