
Hari ini pertama kalinya Trio rusuh memasuki bangku sekolah putih biru..Dan awalnya cinta monyet bagi anak anak abegeh
Trio rusuh selalu menjadi perhatian..di manapun berada mereka menjadi pusat perhatian...mereka sering olahraga jadi walaupun masih dibawah umur badan mereka termasuk seksi...apalagi di kembar yang memang memiliki postur bongsor
"Itu gak salah ada dewa Yunani nyasar kesini"
"Aduh makin betah sekolah disini kalau pemandangannya kayak gini"
"Wah boleh ni masuk daftar calon pacar gue"
Banyak yang mengeluh elukan Trio rusuh..walaupun badan Ghaydan tak sebongsor si kembar namun dia cukup tampan juga
Sikembar masih satu kelas namun Ghaydan berbeda kelas..Didalam kelas pun tak jauh beda semua mata memandang si kembar..Bahkan mereka mengira sikembar belum bisa bahasa Indonesia... Kenyataannya bahasa jawapun mereka bisa
Sampai para teman temannya takut menyapa...karena mereka merasa tidak begitu fasih dalam bahasa Inggris
Guru pun datang dan meminta setiap anak berdiri untuk memperkenalkan diri..Saat giliran si kembar mereka baru sadar jika mereka berdua sudah fasih berbahasa Indonesia
Saat jam istirahat sikembar tidak ke kantin dan Ghaydan juga masuk ke kelas mereka banyak para siswi ingin berkenalan
"Rash..Bang Dev ngechat uda tau"
"Hmm"
"Kalian gimana"
"Manut ajalah ghay"
"Kuylah"
Datanglah tiga orang teman sekelas RashSya bermaksud berkenalan dengan mereka
"Ehem..mmm boleh kenalan gak"
Ghaydan menoleh kearah mereka... sedangkan si kembar masih cuek"
"Oh"
Hanya itu jawaban Ghaydan..Ketiga cewek itu mengulurkan tangan untuk berkenalan
"Gue Marsha..ini sua teman gue namanya Adele dan Kartika"
Ghaydan begitu juga si kembar...tanpa menyambut uluran tangan mereka Arsya berkata
"Kalian sudah tau kan nama kita"
Mereka hanya mengangguk dan tersenyum malu...Sedangkan Trio rusuh sudah meninggalkan kelas menuju perpustakaan
"Bro disekolah ini banyak banget sih ulet keketnya...hii bulu kaki gue berdiri"
"Cuma bulu kaki kan Ghay bukan bulu yang lain"
"Oh kalau bulu yang itu ikut berdiri pagi doang sekalian tiang btsnya.. Haha"
"Huh bukan Sutet kemarin namanya"
"Besok kalau sudah umurnya uda pas jadi Sutet dia"
"Hu serah deh"
"Jangan lupa bikin bubur merah bubur putih kalau ganti nama"
"Sekalian gak potong pita"
"Potong aja lagi Ghay daripada cuma pita"
__ADS_1
"Janganlah bisa habis sebelum digunakan"
"Loe kebanyakan gaul sama Oneng jadi omes loe"
"Kayk kalian nggak aja"
"Emang nggak"
"Enggak salah..Haha"
"Hmm"
Mereka membaca buku..karena memang masih kenyang jadi belum berniat pergi ke kantin
Saat sedang fokus membaca datanglah segerombolan ulet keket kalau kata Ghaydan
"Ehem..boleh kenalan gak"
Tak ada respon dari ketiganya bahkan melirik pun tidak
"Ehem kalaub dengar kan kita mau kenalan"
Tanpa menoleh Arsya menunjuk tulisan didinding perpustakaan yang melarang berisik
Geng cewek itu hanya diam dan keluar perpustakaan dengan malu...mereka memilih menunggu ketiga pria tampan itu diluar perpustakaan
Mereka terus menanyakan nama ketiga cowok itu yang keluar perpustakaan tanpa mau melirik mereka
"Kenalan dong masa gitu aja gak mau..nyesel loh gak mau kenalan sama gue...Gue paling populer loh disini"
Masih tak ada respon sama sekali...membuat para cewek itu jengkel
"Awas ya kalau suatu saat diantara kalian ada yang naksir gue"
"Gila itu bukan ulet keket lagi Ghay"
"Ikan mas koki lihat bibir mereka mau sekolah atau fashion show sih"
Usai dari toilet mereka langsung ke kelas karena bel sudah berbunyi..Mereka mengikuti pelajaran dengan khidmat
Bel pulang sekolah sudah berbunyi semua murid berhamburan keluar...untuk hari pertama sampai satu Minggu Trio rusuh diantar jemput oleh Mang Toyib atas permintaan Arka..agar mengenal lingkungan baru mereka dulu
Sepanjang koridor bak artis Hollywood mereka menjadi pusat perhatian bahkan mengikuti mereka sampai gerbang berharap bisa berkenalan
Mereka kini sudah didalam mobil yang disupiri Mang Toyib
"Aden bertiga berubah jadi artis ya...Haha..banyak banget fansnya"
"Ulet keket semua itu Mang"
"Kloget kloget dong den Atha"
"Nah itu tau...hahaha"
"Gapapa den buat pengalaman cinta monyet gitu"
"Mang Toyib mau apa cinta sama monyet"
"Ya ogah dong den manusia aja masih banyak kok sama monyet"
"La tadi kenapa bilang cinta monyet"
"Den Arsya maksud mamang cinta anak sekolah gitu den"
"Makanya ngomong yang jelas"
__ADS_1
"Hahaha...siap den"
Arash merasa lapar karena memang tidak jajan sama sekali bukan tidak membawa uang tapi masles dikerubutin banyak siswi
"Mang ngebakso yuk..lapar nih"
"Kuylah den... tempat biasa kan"
"Iya Mang...mana lagi"
Mereka menuju warung bakso langganan Trio rusuh..bahkan Eneng pun suka bakso ini..Mereka memesan bakso sesuai dengan keinginan mereka
"Rash..Loe ngebungkus juga gak"
"Iya mommy sama Oma suka banget bakso ini buat si Oneng juga"
"Gue juga mau bungkus buat mommy sama maid...Gue pesenin sekalian maksudnya"
"Hoke..Mang hitung ada berapa orang dirumah termasuk penjaga dan tukang kebun"
"Ada 15 orang den semua termasuk nyonya besar dan nona muda"
"Hoke...punya loe berapa Ghay"
"Dirumah gue ada 10 orang"
Mereka sambil makan sambil memesan yang dibungkus....bak ketimpa durian runtuh penjual bakso itu sangat semangat...bahkan warung langsung ditulis close..karena pesanan Trio rusuh sudah menghabiskan dagangan mereka
Mang Toyib mengantar Ghaydan lebih dulu karena memang melewati rumah Ghaydan terlebih dulu..
Sesampainya dirumah Arash hanya membawa bungkusan bakso khusus Eneng dan kedua wanita cinta abadinya
"Assalamu'alaikum...mom"
"Waalaikumsalam..sayang gimana hari pertama sekolah"
"Biasa aja mom..Gak ada yang istimewa..seperti biasa kita kan artis"
"Huh...Baiklah..Kalian bawa apa"
"Bakso jumbo dekat masjid raya mom"
"Wah tau banget mommy lagi pengen ini"
"Ya sudah ini ya mom..tapi buat Chila kita cuam beli pentolnya aja"
"Nggak papa..ya sudah kalian istirahat dulu saja sana"
"Ya mom...jangan lupa punya Oneng markoneng"
"Iya ...Mommy tau kalian gak akan melupakan si miss univers KW 100..Haha"
"Tau aja mom...kita masuk kamar dulu ya mom"
"Iya nanti mommy bangunin saat mau ashar"
"Iya mom"
Mereka langsung masuk ke kamarnya dan tidur siang
_____
Jangan lupa like komen rate dan vote seikhlasnya kakak
Happy Reading
__ADS_1