
Jay mengantarkan Jasmine ke kampus dan menungguinya..karena bosan Jay berjalan jalan disekitar kampus tersebut...
Banyak mata memandang kagum pada Jay.. terutama para wanita..banyak yang menggodanya bahkan meminta no ponselnya
Jay terus berjalan tanpa merasa terganggu sama sekali...tetap melangkah melihat sekitar..Tanpa sengaja Jay bertemu dengan Riko dan Farel
Jay cuek dan berlalu..namun Riko berusaha menghalangi Jay..sedangkan Farel tak begitu peduli
"Tunggu..Gue mau ngomong sama loe
Jay diam dan berbalik badan
"Loe manggil gue
"Iya...Gue mau ngomong sama loe
Jay mengangguk-angguk kepalanya sekilas..dan mengikuti Riko dan Farel dari belakang
Dan mereka berhenti ditaman dekat dengan ruangan dosen...taman itu nampak sepi.. memang jarang ada mahasiswa yang pengunjung taman itu
"Langsung aja ya...Gue minta loe jujur ke gue..benar loe tunangan Jasmine
Farel yang mendengar perkataan Riko nampak terkejut bahkan dia selama ini belum tahu Jasmine sudah bertunangan
"Loe bercanda kan Ko...masa jasmine Uda punya laki...tau dari mana loe
"Emang Uda...Gue tau dari Jasmine sendiri...bahkan dia ini tunangan Jasmine
Jay masih santai menanggapi Riko..sedangkan Farel menatap Jay dari atas ke bawah..memutari tubuh Jay...Dengan tatapan menyelidik Farel terus memperhatikan Jay
"Beneran apa yang Riko bilang..
Santai Jay menjawab Farel
"Ya benar gue memang tunangan Jasmine
"Sejak kapan
"Sudah dari 2 tahun yang lalu...kenapa
Riko pun kembali bersuara
"Loe cuma mau Jasmine mainan aja kan
"Maksud loe gue gak serius gitu sama Jasmine..atas dasar apa loe bisa nuduh kayak gitu
"Karena gue tau cowok macam kayak loe gak akan bisa berhenti di satu wanita...Gue juga tau loe hidup diluar negeri dan pastinya mainin cewek sudah hal yang lumrah buat loe...jadi sebelum loe nyakitin Jasmine...Gue minta loe tinggalin Jasmine..
"hehehe..hebat ya penilaian loe tentang gue..huh...Jay menghela nafas dan tersenyum hanya disudut bibir
"Gini ya... terserah loe mau bilang gue apa..itu hak loe...untuk urusan hati gue gak bisa maksa...loe tanya ke Jasmine hati dia seperti apa
Jay mencoba berbalik badan meninggalkan Riko dan Farel..Farel hanya menjadi pendengar...dia sendiri sudah tak ingin mengejar Jasmine dan hanya menganggap Jasmine sebagai teman
"Asal loe tau gue akan tetap mengejar cinta Jasmine...karena gue yakin dia gak akan bahagia sama loe..Riko berteriak
Jay hanya tersenyum miring tanpa menatap Riko dia terus berjalan menuju parkiran mobil...mood Jay sudah berubah..dia ingin sekali memukul Riko...namun diurungkan karena dia tau masih dilingkungan kampus Jasmine dan tak mau membuat malu Jasmine
Di mobil jay mendengarkan musik untuk meredakan emosinya..dia memejamkan mata mencoba agar lebih rileks..
Tak lama Jasmine datang langsung masuk mobil...melihat Jay sedang memejamkan mata... Jasmine tersenyum dengan lembut dia membangunkan Jay
"Bee..bangun yuk..kamu capek ya sayang
Sebenarnya Jay tidak benar-benar tidur..namun sengaja menggoda Jasmine
"sayang...bangun yuk katanya mau ke kantor..ntar lanjutin tidur disana aja..
"Hemmmm...Jay menggeliatkan badannya perlahan membuka matanya
"Beib..besok lagi kalau kita belum merried jangan bangunin aku pake suara seksi gitu ya...bahaya...sambil membenarkan senderan mobilnya Jay menjelaskan pada Jasmine
"Apanya yang bahaya Bee.. Jasmine belum paham dengan maksud Jay
"Ya pokoknya bahaya...akan membangunkan sesuatu yang belum saatnya bangun...haha
Jay tertawa sedangkan Jasmine masih bingung dengan omongan Jay
Jay kemudian melakukan mobilnya ke arah kantor..karena Louis meminta Jay memeriksa beberapa dokumen yang memang perlu persetujuan Jay..
__ADS_1
Jay sama sekali tak membahas masalah Riko...baginya hanya angin lalu..karena Jay tau pasti Jasmine tidak akan mengkhianati dirinya..
Sesampainya dikantor Jay langsung masuk ruangan..seperti hari hari sebelumnya dia selalu mendapati Louis yang melamun...tatapan kosong mengarah ke jendela..
"Assalamualaikum ya ahli kubur
Louis terkejut mendengar suara Jay yang sudah duduk manis dihadapannya..
"Waalaikumsalam hai penghuni neraka..
loe mau bikin gue jantungan tiba tiba nongol gitu
"heeh..loe nya aja yang gak sadar gue dari tadi disini..loe mikirin cewek itu ya
Louis berdecik membuang mukanya
"Mana ada...Gue gak mikirin dia kok..sotoy loe ngil
"Hmm gitu ya...sayang tadi kamu habis video call sama Alisha kan
Jay mencoba memancing Louis melalui Jasmine...yang memang tadi sempat vc..Alisha meminta ijin untuk vakum dari kegiatan teater...karena Alisha belum tau jika Jasmine sudah mundur dari klub
"Iya...kenapa Bee
"gapapa Yang..cuma nanya aja..jawab Jay sambil tersenyum miring
Louis yang mendengar itu refleks menanyakan tentang Alisha pada Jasmine
"Jas gimana kabar dia..kenapa dia gak pernah nongol lagi..
Jay dan Jasmine kompak tertawa dengan kebiasaan Louis jika dipancing pasti akan memakan umpan itu
"Buahahaha...katanya gak peduli..katanya gak kangen...terus tadi itu apa
Louis yang menyadari itu langsung berusaha mengalihkan
"Eh..bukan gitu gue cuma mau minta maaf aja gak enak karena waktu itu dia langsung pergi
"Ooo..kirain apa
Jay yang pura pura tak tahu sibuk dengan berkas berkasnya..sedangkan Jasmine hanya tersenyum melihat tingkah mereka
Louis meninggalkan ruangan menuju balkon karena dia tak mau digoda Jay lebih jauh
tok..tok
"Maaf tuan muda ada tamu untuk tuan muda Louis
"Suruh masuk aja Dre..
Jay menjawab tanpa menatap dia sibuk dengan pekerjaannya..
Andrea membawa tamu itu masuk seorang perempuan cantik dengan senyum menawan
"Siang semua..loh Zaydan ada di sini bukannya lagi di London ya
Jay yang dipanggil namanya mencoba melihat kearah suara
"Oh Jeje..iya gue balik bentar..apa kabarnya loe Je..
"Gue baik Zay..
"Loe nyariin si ikan louhan..noh lagi galau di balkon
Jeje tersenyum dan melangkahkan kaki menuju balkon.. sedangkan Jasmine yang melihat itu hanya tersenyum.. sedangkan Jay kembali sibuk
Jasmine melihat interaksi Louis dan jeje menjadi penasaran..dan Jasmine bisa melihat jika Jeje menaruh hati pada Louis
Jasmine mendekati Jay duduk disampingnya dan berkata
"Bee..kak Jeje naksir Louis ya
"Gak tau aku Yang..kenapa emangnya
"Ya gapapa sih..takut kak Jeje kecewa karena Louis suka sama yang lain
Jay meletakkan penanya ikut menatap kearah balkon..
"Kayaknya iya Yang..Jeje suka sama louhan.. biarin ajalah Yang mereka sudah dewasa dan bisa memilih..kita cukup mendukung saja
__ADS_1
Jay kembali ke pekerjaannya..sedangkan Jasmine tersenyum kembali ke sofa bergulat dengan naskah skripsi bagian akhir...berkat bantuan Jay..skripsi Jasmine mulus tanpa revisi
Sedangkan dibalkon sepasang makhluk sedang berbincang
"Lou kamu sibuk gak
"Gak begitu Je..kenapa emang
"Jalan yuk suntuk aku dirumah terus
"Boleh ntar aku tanya manusia tengil itu mau ikut gak
"oh Ok..Oya tadi aku bikin Ogura kesukaanmu..makan nih
"Wuih lezat nih..aku makan ya
Jeje bahagia melihat senyum Louis saat menerima makanan darinya... Sebenarnya Jeje memang tertarik pada Louis sejak pertama kali bertemu..saat itu dia masih masa penyembuhan..karena Louis membantu Jay dalam kasusnya waktu itu..Louis juga sering mengunjungi Jeje dan Judika untuk melaporkan pada Jay tentang perkembangan kesehatan mereka
Waktu itu Jeje dan Judika dibawa ke Jerman untuk menjalani pengobatan..karena Louis stay disana jadilah Louis yang membantu..
Semakin lama mereka semakin dekat..bahkan saat Jeje tau Louis kembali ke Indonesia..Jeje juga ikut kembali..
Setiap ada waktu Jeje akan mengunjungi Louis ke Bali..dan Louis akan menemani Jeje untuk berlibur..karena sekarang Louis di Jakarta membuat jeje lebih mudah bertemu Louis
Sebelum Alisha membawakan makanan untuk Louis..Jeje lebih dulu membawakan.. Dan saat Alisha membawakan makanan..namun jarang Louis makan terkadang akan Louis berikan pada Andrea atau dibuang..namun kelamaan makanan Jeje lah yang diabaikan Louis dia memilih makanan Alisha..
Jay yang sudah selesai dengan pekerjaannya menyusul Louis..seperti biasa tanpa permisi akan langsung mengambil makanan louis
"makanan gue ngil
"Pelit loe..ingat orang pelit kuburannya sempit..
"Luas bukan kuburan tapi lapangan bola..
Jasmine dan Jeje tertawa melihat tingkah mereka..jasmine dan Jeje memang tak begitu akrab seperti pada Jojo..
"Kak jeje lama kita gak ketemu ya
"Iya Jas..kamu juga gak pernah main kerumah
"Hahaha..takut aku kak
"Takut kenapa
"Takut sama Ka Judika..serem banget mukanya..hahaha
"Hahaha..kamu bisa aja Jas..maenlah kerumah Papa suka nanyain loh
"Iya nanti aku akan mampir kak..
Mereka berdua kembali melihat kearah dua orang yang dari tadi rebutan makanan
"Ngil ini buat gue loe kalau mau suruh Jasmine bikinin
"nggak mau gue... kasian bebeb gue capek ntar
"ck..nyebelin banget sih loe ngil
Jay tak peduli tetap memakan Ogura buatan Jeje..
"Ngil ntar gue mau jalan sama Jeje..loe mau ikut gak
"Nggak ah gue mau berduaan aja sama Jasmine...ntar malam gue Uda terbang..
"loe balik lagi ke London Zay
"Iya Ke..Gue masih stay disana sekalian lanjut kuliah S2 disana
"LDR lagi dong...haha
"ya begitulah..Jay dan Jasmine tersenyum menanggapi olokan Jeje..
Jay dan Jasmine diam diam melirik Jeje...yang selalu tersenyum kearah Louis..bahkan curi curi pandang dari pancaran matanya terlihat jelas jika Jeje ada perasaan pada louis..
____
**Maaf baru update... sekarang kalau Minggu othor libur update karena akan lama review-nya
tetap pantengin terus ya...
__ADS_1
jangan lupa Like komen rate dan vote seikhlasnya kakak
SALAM Cinta Duo Jšš**