
**ini masih kisah keluarga kecil Aidil dulu ya kak biar nyambung....
happy READING...jangan lupa Like n komennya kak...
Rate-nya juga dong๐ ๐ jika berkenan
mau kasih vote Alhamdulillah..gk jg gpp kok๐ ๐
maafkan penulis receh ini yg masih belajar**
__________
"Bibin sayang kenapa nak kok diem aja...
"Nda Mel...apa Bibin anak nakal...
"nggak sayang anak Nda Mel anak pintar anak Sholeh...
"tapi kenapa mami gak mau sama Bibin...mami malah pergi gak pulang pulang Bibin ditinggal di penitipan...hiks hiks...mami gak sayang Bibin karna nakal...
"hust...gak sayang...Mami sayang sama Bibin...kan Bibin anak baik gak boleh omong gitu sayang...
"Nda Mel...Bibin takut ditinggal di penitipan...ada mbk yus yang sering bentak Bibin kalau Bibin gak mau maen sama yang lain Nda..hiks hiks
"memang kenapa kok Bibin gak mau maen sama yang lain sayang
"Bibin gak mau Nda...Bibin maunya main sama mami papi...Oma opa...nenek Kakek gak mau mereka...mereka nakalin Bibin Nda...Bibin takut
.hiks hiks
"cup sayang...gak usah takut disini ada Nda Mel..ada Yayah Aka yang sayang Bibin ada nenek Kakek juga...Papi juga sayang Bibin
"tapi mami nggak Nda...mami benci Bibin...
"hust...gak baik omong gitu nak...mami sayang banget sama Bibin...
"kalau sayang..kenapa mami pergi gak pulang pulang...Bibin ditinggal di sekolah...Bibin telepon gak diangkat...Mami Uda gak mau Bibin Nda...Hua..Hua...
"heh...kok gitu Uda sayang gak usah nangis dong... mami baru cari uang buat Bibin...nanti juga pulang kok.. Bibin doain mami yang baik baik ya nak
"iya Nda...Bibin sayang Nda Mel...Bibin mau ikut Nda Mel boleh
"boleh dong sayang...sekarang Bibin bobok siang dulu Nda Mel temenin
"ya Nda..
Mel menyadari sejak tadi Aidil dan Arka berdiri dibalik pintu...mendengarkan semua celoteh anak berusia 3,5th itu...
Aidil sangat sedih dan meneteskan air matanya dia gak bisa menahan sesak di dada karena ucapan anaknya..
"hiks...hiks...bang aku gagal menjadi papi Bintang..gagal bang...hiks hiks
"sudah Dil jangan gini...kalau Bintang dengar dia ikut sedih sekarang kamu tenangun diri dulu...istirahat sana...
"iya bang...Aidil titip Bintang bang
"iya.. Bintang aman kok
Aidil beranjak menuju kamarnya disebelah kamar Arka..dia masih sangat terpukul dengan perkataan anaknya...
Bahkan dia marah mendengar sang putera dibentak oleh pengasuh di penitipan anak...dia saja tak pernah memarahi Bintang..
Dalam kamar Aidil bertekad untuk menggugat cerai Bilqis...dia tepiskan rasa cintanya pada sang istri...Dan akan meminta hak asuh sang putera...
Aidil mencoba menghubungi no sang istri..berkali kali tak diangkat...tapi dia tak menyerah karena Aidil ingin menyelesaikan ini secepatnya..dan akhirnya pun diangkat...
"*assalamualaikum..ada apa kak
"waalaikumsalam..apa seorang. suami tak boleh menelpon istrinya
"bukan begitu kak...tapi aq sangat sibuk ini
"ini hari Sabtu jika kamu tak ingat...dan kamu dimana sekarang
"iya aku ingat ini Sabtu...aku baru di kota X kak
"apa kamu ijin padaku untuk pergi
"iya aku tau aku salah tak ijin kak...tapi kalau pun aku ijin belum pasti ijinkan kak
"itu pasti...kamu tau apa salahmu
"iya aku tau kak...tapi kita bahas nanti saat aku pulang kak..aku janji besok sudah dirumah
"terserah kamu saja...aku sudah tak peduli...Oya..aku menelponmu mau mengabarkan jika mulai hari ini aku kembali kerumah orangtuaku bersama bintang dan*......AKU TALAK KAMU
*assalamualaikum..
"kak....
Tut..Tut*..
"Ayah ibu maafkan Aidil telah gagal mendidik istriku...gagal menjadi seorang papi untuk Bintang...Maafkan Aidil mengucapkan kata yang paling dibenci Allah...Aidil sudah gak sanggup lagi melihat kesedihan Bintang...hiks..hiks...hiks
Aidil menangis didalam kamarnya...dia bahkan mengabaikan setiap panggilan dari Bilqis...setiap pesan yang masuk pun diabaikannya..Aidil menangis hingga tertidur
_________
Kota X
Bilqis langsung menjatuhkan ponselnya saat mendengar perkataan Aidil yang Menolaknya...dia tak percaya Aidil tega mengatakan kata keramat itu...selama ini Bilqis yakin bahwa Aidil sangat mencintainya dan tak akan pernah bisa meninggalkannya bahkan dia yakin apapun permintaannya akan diikuti
Bilqis menangis didalam kamar hotelnya..bahkan berkali kali dia menghubungi Aidil namun tak pernah diangkatnya..
tok..tok..tok
"Qis...kamu didalam
"_"
"Qis..buka pintunya ini Haikal
"pergi Kal aku lagi pingin sendiri dulu
"Ok Ok...aku pergi
__ADS_1
Didalam kamar...
"kak kenapa kamu tega berkata seperti itu..kamu bahkan dulu janji gak akan meninggalkanku kecuali maut yang memisahkan..hiks hiks
"kak aku gak mau kita pisah kak...aku gak bisa...aku cinta sama kakak...kakak tega sama aku...apa salahku kak...hiks...hiks
"tenang Qis...jangan seperti ini sebaiknya kamu segera berkemas...kamu jangan lemah...tunjukkan kamu bisa Qis..."Biqis berusaha menyemangati dirinya sendiri..dia segera berkemas dan kembali kerumah...
Bilqis meninggalkan janji meeting dengan kliennya dan menyerahkan kepada Haikal dan Susan asistennya
Bilqis brdoa agar ini hanya mimpi dia berharap segera bangun dari mimpi buruk ini...
_____
kamar Arka
"honey...Mel takut Bintang akan sangat kecewa dengan keputusan Aidil
"huft...Mas juga gak bisa bantu honey..ayah dan mas cuma bisa nasehati semua keputusan ada pada Aidil dan mas yakin Aidil sudah memperhitungkan semua..kita berdoa yang baik saja..
"iya sayang...Mas boleh Mel tanya
"apa sayang...
"kalau semisal itu terjadi pada kita apa yang akan Mas ambil
"Mas gak tau sayang karena mas gak mengalami itu...Mas punya istri yang Sholehah jadi mas yakin istri mas gk akan tega seperti itu...
"ish Mas kan seumpama..
"bagi Mas gak ada perumpamaan sayang adanya kenyataan
"ish nyebelin
"nyebelin tapi cinta kan.. hahaha
"apaan sih Mas gak jelas..
"hahaha..jadi gemes mas sayang..coba ni si Bibin gak tidur sini Uda mas habisin kamu sayang
"hii..kok menakutkan sih mas...emang Mel makanan
"iya makanan yang bikin candu...hahaha..udah ah mas mau tidur aja takut khilaf...hahaha
"hahaha.. Alhamdulillah selamat ada Bibin disini..hahaha
"awas kamu sayang habis ntar malam..Oya sayang kita menginap sini ya
"loh katanya Kak Rian mau kerumah Mas
"gak jadi sayang tadi nelpon katanya Pak Angga ayah Azkia masuk rumah sakit
"innalillahi..sakit apa sayang
"kurang tahu sayang besok kita besuk ya..Mas dekat juga dengan beliau
"iya mas...uda kita bobok yuk
______
malam hari
"assalamualaikum..ayah ibu
"waalaikumsalam.. Bilqis kamu datang Nak
"iya Bu...kak Aidil ada disini Bu
"ada..dia ada di kamarnya dan belum keluar sejak siang tadi
"boleh Bilqis menemuinya Bu
"boleh sayang... Bintang juga disini tapu baru diajak keluar dengan Melany..
"Melany dan bang arka disini juga Bu
"iya mereka menginap seperti biasa...
"Bilqis keatas dulu ya Bu yah
"iya nak
Bilqis bergegas menuju kamar sang suami...
tok tok..tok
"kak...ini Iqis...tolong buka pintunya
tok tok tok
"kak Iqis mohon buka pintunya..Iqis mau kita bicara baik baik kak
ceklek
"ada apa
"kak...kita bisa kita bicara
"gak ada yang perlu dibicarakan lagi semua sudah berakhir
"Iqis mohon kak...jangan begini kasian Bintang kak
"kasian Bintang...semenjak kapan kamu mikirin Bintang hah..setauku kamu cuma peduli sama karirmu saja...
"kak bukan seperti itu kak.. Iqis lakukan ini buat Bintang juga..Iqis ingin masa depan Bintang terjamin kak
"oh jadi selama ini apa yang aku kasih masih kurang iya...dan tanpa kamu bantu aku gak bisa bahagiain Bintang sama kamu gitu...picik kamu Qis
"kak...tolong jangan kayak gini...Iqis tau Iqis salah tapi jangan kayak gini sama Iqis kak
"Uda cukup aku bertahan...aku Uda cukup bersabar...jika ayah dan ibu berkata batasan sabar itu hanya saat ajal menjemput...namun bagiku tidak...sudah cukup kamu menganggapku patung...pergilah..raih apa yang mau kamu raih..biarkan aku menjaga Bintang sendiri pergilah..
"Iqis gak mau kak..Bintang juga anak Iqis kak..Iqis yang mengandung Iqis yang melahirkan dan menyusui kak..kakak gak berhak atas Bintang
"gak berhak kamu bilang...Ya memang kamu yang mengandung kamu yang melahirkan dan menyusui...tapi apa kamu tau apa yang terjadi pada bintang selama ini...apa yang dirasakan sama dia saat kamu sibuk dengan duniamu..Bahkan kamu menyusuinya pun hanya 6 bulan setelah itu kau sibuk dengan duniamu..kamu tahu kapan terakhir kamu gendong dia..kapan terakhir kita jalan bertiga kapan...
__ADS_1
"itu...
"kamu gak bisa jawab kan...kamu bahkan lupa imunasisi terakhir Bintang jika bukan Mama yang mengingatkan dan menemaniku akupun tak tau..bahkan kamu juga gak tau saat Bintang dirawat dirumah sakit karna demam tinggi terus menerus dia memanggil namamu..kamu pun tak datang...bahkan mengangkat telponnya pun kamu tak mau...apa itu disebut seorang ibu...jawab..
"hiks...hiks...hikss..kak ijinkan aku memperbaiki semua ini...ijinkan aku menjadi ibu yang baik buat Bintang dan istri yang baik buatmu kak...
"terlambat aku sudah memberimu banyak kesempatan tapi kamu sia siakan semua...sekarang pergilah...kembalilah keduaniamu...dan rumah yang kita tempati itu sudah aku ubah atas namamu jadi aku akan keluar dari rumah itu
"kak...Iqis minta maaf jangan seperti ini..Iqs cinta sama kakak...Iqis gak mau kita pisah kak..gak mau hiks hiks
"sudah cukup aku mau istirahat...pergilah
jeder....
Bilqis masih bertahan didepan kamar Aidil dia terus menangis..tak hentinya dia memanggil nama Aidil...dia pun terduduk didepan kamar sang suami
"Bilqis nak...bangunlah...ibu mau bicara sama kamu nak ayo ikut ibu kita ke kamar tamu...jangan seperti ini..nanti jika Bintang melihat sangat tidak bagus
"Bu...kak Aidil mentalak Iqis hiks hiks
"astagfirullah...ya sudah ayo ikut ibu kamu istirahat dulu nak
"baik Bu
"malam ini kamu tidur disini dulu besok kita bicara..ayah juga sudah menghubungi kedua orangtua mu nak..maaf kami harus turut campur karna semua demi Bintang
"iya Bu... Bilqis paham...apa Bintang sudah pulang Bu
"belum nak..mungkin sebentar lagi
"Bilqis ingin bertemu Bintang Bu... Iqis kangen
"ibu tau nak...tapi sebaiknya kamu temui besok saja ya...sekarang istirahatlah..
"ya Bu
Setelah Ibu Arka meninggalkan kamar Bilqis tak lama Arka Mel dan Bintang kembali...Bintang dalam keadaan tertidur dalam gendongan Arka...
"Assalamualaikum ayah ibu belum tidur
"belum...kamu baru pulang...Bintang tidur
"iya yah..sudah tidur dia karna lelah..Arka taruh dikamar dulu...
"iya setelah itu kamu kesini ya...ayah tunggu ada yang mau ayah sampaikan..Mel kamu istirahat saja kalau lelah nak
"iya yah bu..Mel kekamar dulu
Arka hendak membawa Bintang kedalam kamarnya namun Aidil yang saat itu hendak kedapur mengambil air minum meminta Bintang untuk tidur bersamanya..Arka pun menaruh Bintang dalam kamar Aidil
Arka kembali turun keruang keluarga tanpa Melany...Arka meminta sang istri untuk istirahat...Mel yang merasa begitu lelahpun mengikuti saran sang suami
"ayah ada apa
"Bang...Bilqis ada disini sekarang dikamar tamu
"apa Aidil tahu yah
"Aidil tahu dan tadi mereka sempat bertengkar..Untung tidak ada Binatang dirumah...dan kamu tahu bang Aidil sudah mengucapkan talaknya pada Bilqis
"astagfirullah...apa yang dipikirkannya sampai terucap kata itu...bukannya dia masih mau konsultasi dulu kepada Om Johan
"ayahpun kaget bang..mungkin Aidil sedang dalam kondisi tak baik..besok Abang jangan pulang dulu karena ayah mengundang kedua orang tua Bilqis kesini untuk membicarakan ini semua
"iya yah...semoga besok bisa terselesaikan tanpa ada yang tersakiti
"iya bang..sudahlah ayo kita istirahat sudah malam
"iya yah
______
Pagi hari kediaman keluarga Alfatir sudah ramai dengan celoteh Bintang... Bintang saat ini dalam kondisi lebih baik...bahkan saat Bilqis menemuinya Bintang yang semula enggan sekarang tidak mau dipisahkan dari sang mami
Kedua orangtua Bilqis pun sudah datang...sesuai rencana hari ini kedua orangtua mereka akan membantu permasalahan sang anak
Sedangkan Arka dan Mel bertugas membawa Bintang pergi jalan jalan agar tak melihat dan mendengar pembicaraan orangtuanya...
"ma pa...maafkan Iqis ya gak pernah jenguk Mama papa...
"papa kira kamu sudah tak menganggap kami ada
"bukan seperti itu pa hanya saja akhir akhir ini pekerjaan Iqis sangat banyak
"sesibuk itukah kamu hingga melupakan kami orangtuamu
"maafkan Iqis ma pa
"sudahlah...sekarang kita bahas masalah kalian...Papa sama Mama merasa kecewa dan malu atas kelakuanmu..bahkan jujur saat Ayah mertamu menelpon semalam dan mengatakan bahwa Aidil telah mrntalakmu..Aya bahagia..karena dengan begitu Aidil akan tenang dalam bekerja dan mengurus Bintang...selama ini Papa tau Aidil mengesampingkan kecewanya padamu hanya demi Bintang..tapi kamu sebagai istri tak tau diri..Papa malu telah salah mendidikmu..papa sudah ikhlas apapun keputusan Aidil..
"Pa Ma...disini Aidil juga minta maaf karena telah gagal dalam mendidik Bilqis..Aidil gagal menjadi papi Bintang..jujur aidil masih sangat mencintai Bilqis namun rasa kecewa Aidil padanya begitu dalam..Aidil akui telah menjatuhkan talak pada Bilqis kemarin siang lewat telepon...bukan Aidil tak punya rasa sopan harus melalui telepon namun Aidil sangat susah bertemu dengan Bilqis...dimana Bilqis pun Aidil tak tahu..maafkan atas keputusan Aidil Ma Pa Yah Bu
"Kak apa boleh Iqis minta kesempatan lagi kepada kakak
"Qis sudah berapa kali kakak kasih kamu kesempatan tapi kamu pasti ulangi lagi...capek kakak hadapi kamu..kamu semaumu sendiri...hanya peduli dengan karirmu...rak pernah menganggap kami ada maafkan kakak
"kak tolong Bilqis mohon kita jangan pisah...aku gak mau Bintang terluka kak
"tapi nyatanya kamu sudah melukai anak itu...ini sudah keputusan bulatku...agar kamu sadar atas perbuatannya..aku sengaja mentalak 1 kamu agar kita bisa sama sama instrospeksi diri
"Aidil ayah hanya bisa menyarankan..mintalah pentujuk Allah agar kamu tak salah langkah..dalam agama kita memang perceraian itu sangat dibenci namun juga tidak dilarang...dalam hal ini kamu Bilqis masih tetap istri Aidil karena Aidil baru menjatuhkan talak 1 kalian bisa rujuk kembali selama masa Iddah...jadi gunakan waktu yang ada untuk berpikir jangan sampe menyesal..ingat diantara kalian sudah ada Bintang yang membutuhkan kalian berdua..
"iya yah...Aidil akan memikirkannya lagi..cuma Aidil minta untuk tetap tinggal disini bersama Bintang..
"baiklah tak apa nak..dan kamu Bilqis kamu tau apa yang harus kamu lakukan jika masih menginginkan Aidil menjadi suamimu nak....kalian saling instrospeksi diri...
"iya yah... Bilqis akan mencobanya...
"sekarang kalian jangan hanya memikirkan diri sendiri pikirkan juga Bintang...
Permasalahan merekapun dapat ditengahi kedua orangtua mereka...sesungguhnya mereka juga tak mau berpisah...
Beberapa Bulan berikutnya...
Dirumah orangtua Aidil...seluruh keluarga berkumpul mendengarkan keputusan Aidil...setelah diberi waktu berfikir Aidil pun menyatakan rujuk kembali
__ADS_1
Seluruh keluarga pun bahagia atas keputusan Aidil...tak hanya itu... Bilqis yang sudah menyadari kesalahannya datang dengan membawa surat resign dari pekerjaannya...dia sudah yakin dengan keputusannya ini...
Akhirnya mereka bisa menghilangkan ego mereka demi kebahagiaan mereka.. Mereka juga sadar bahwa bahagia bukan hanya dilihat dari banyaknya harta yang kita miliki namun bahagia bisa kita dapat dari ketulusan hati saling menyayangi...harta dapat habis namun kasih sayang masih bisa didapatkan..harta tak akan abadi namun kasih sayang dan perhatian akan selalu terkenang....