JODOH TERINDAH Season 1& 2

JODOH TERINDAH Season 1& 2
RashSya~Si Eneng


__ADS_3

Akhir akhir ini rumah Arka heboh karena si Eneng lagi suka nonton sinetron penomenal kalau kata Mang Toyib..Setiap malam Eneng akan duduk didepan ruang televisi yang dikhususkan untuk para maid dan pengawal dia berkuasa disana


"Oneng...Loe ngumpetin remot lagi ya"


Seorang pengawal bernama Samadi menanyakan remote televisi yang selalu dibawa Eneng kemana mana


"Apaan sih Mamad..ganggu aja... Eneng kejar tayang nih keburu Bebeb Al mulai"


"Kita mau lihat bola Oneng"


"No...ini jadwal Mas Al gak bisa diubah ubah"


"Dikamar loe ada tipi kan Neng"


"Heh somad loe gak lihat tipi dikaamr gue noh yang ditaruh diruangan itu"


Eneng sambil nunjuk kearah ruang televisi bersama


"Ya uda malam ini aja neng...plis"


"Nggak ada"


"Ck...Oneng mah suka gitu...cuma semalam aja gak lihat tuh pilem"


"Nggak bisa... semalam itu bisa bikin gue gak tidur kepikiran terus"


"Ya udah loe nonton tipi di ruangan tuan besar aja"


"Coba loe duluan...kalau loe berani...gue baru ngikut"


"Nggak berani gue Oneng"


"Ya uda gak usah nyuruh gue kalau gitu"


Eneng dengan sigap menyelesaikan semua pekerjaannya...bahkan sudah selesai menyiapkan makan malam... Jasmine dan Melany pun heran karena semua pekerjaan selesai saat mereka turun untuk membantu memasak didapur


"Eneng...wow ini uda siap semua"


"Sudah non Jasmine..tinggal dibawa ke meja makan"


"Ck..ck...saya heran kamu punya kekuatan apa akhir-akhir ini pekerjaan selesai bahkan tanpa saya atau mama bantu"


"Kekuatan cinta dari Mas Al"


Jasmine mengerutkan keningnya mendengar nama yang cukup asing di telinganya


"Mas Al siapa lagi tuh...uda move on dari babang minho nih ceritanya"


"Kalau itu mah gak akan bisa non...Babang Minho tetap suami pertama Eneng dan Mas Al suami kedua... hehe"


Jasmine geleng-geleng melihat Eneng yang senyum tak jelas


"Kamu Neng...kalau di dunia nyata emang kamu mampu kayak gitu"


"Kalau mereka jodoh Eneng...Eneng dengan senang hati menerima"


"Iya kamu senang mereka yang pingsan"


"Ah non Jasmine suka gitu deh"

__ADS_1


"Neng kamu tuh ya kadang manggil Bu...kadang nona...gak konsisten"


"Hidup itu perlu inovasi biar gak monoton"


"Ya sesukamu Neng... sebahagianya kamu aja"


"Bu Eneng siapin makanannya sekarang ya..Ya"


"Kenapa memangnya Neng"


"Eneng mau nonton Mas Al bu"


"Mas Al lagi..Ya sudah ayo saya bantu"


Mereka menyiapkan makan malam bersama...Arsya yang melihat sang mommy menyiapkan menu makan malam... langsung ikut membantu


"Ars bantu Mom"


"Makasi sayang"


"Ih den Arsya tambah ganteng deh kalau bantuin Eneng"


"Huh kamu Neng kalau ada maunya aja muji muji"


"Hehe...Den Arsya bisa aja"


Karena bantuan Arsya pekerjaan Eneng jadi cepat selesai..bahkan makanan untuk para pegawai juga sudah disiapkan.. Dikeluarga Arka..makan harus bersama walaupun berbeda tempat...dia tidak mau para pegawai makan setelah mereka...bahkan apa yang keluarga Arka makan mereka juga makan tak ada yang dibedakan


"Bu...Den Eneng kebelakang lagi...Uda waktunya Mas Al"


"Neng sholat dulu"


Eneng menjawab sambil berjalan menuju belakang sambil membawa remote televisi..Diruang tersebut sudah ada beberapa penjaga yang makan malam sambil menyalakan televisi secara manual walaupun harus memanjat karena letak televisi tersebut cukup tinggi


"Heh kalian menyingkir dari singgah sanaku...hush hush minggir"


"Apaan sih neng kita lagi makan ganggu aja"


"Iya uda pewe ini Neng...Gak bisa pindah lagi"


"Nggak bisa...pergi sana pindahhhhhhh"


Neng menarik narik tangan penjaga yang sedang asyik makan...Dan mereka pun akhirnya beranjak berpindah agak ke belakang masih dalam ruangan yang sama


"Dasar markoneng mengganggu saja"


Eneng tak peduli umpatan para penjaga dia sudah duduk manis membawa toples cemilan dan minuman satu teko besar..Saat intro lagu pembuka terdengar dimulai Eneng berteriak antusias bahkan Eneng ikut bernyanyi


"Wah Mas Al uda mulai....Aku merindu ku yakin kau tau...tanpa batas waktu uu..ku terpaku..aku meminta walau tanpa kata..cinta berupaya aa...Engkau jauh di mata tapi dekat di doa aku merindukanmu...aku merindukanmu...Oh Mas Al.. Eneng kangen Mas Al"


Para penjaga dibelakang hanya menggeleng kepala melihat kelakuan absurd teman seperjuangan mereka itu


Eneng sangat serius ketika melihat acara itu...Bahkan saat ada adegan yang menjengkelkan Eneng juga ikut marah.. Seperti saat ini adegan itu menampakkan seorang pemeran antagonis yang hampir ketahuan perbuatan jahatnya.. Eneng antusias berteriak


"Ayo Mas Al bongkar aja itu kelakuan jahatnya biar tau rasa tuh nenek sihir..Sama saudara sendiri kok jahat banget"


Namun adegan berganti karena sang pemeran antagonis menawarkan pertukaran dengan hal lain...dan membuat adegan tersebut semakin berputar putar..Eneng semakin geram


"Huh...kenapa sih Mas Al nurut aja sama omongan Mak Lampir...Huh bikin gemes..cantik cantik kok jahat...mending Eneng walaupun gak cantik tapi hati Eneng kayak emas"

__ADS_1


Para penjaga yang sedang makan malam mengganti kelakuan Eneng..Sambil bergunjing


"Lama lama gila tuh si Eneng"


"Hoo...gara gara sinetron bisa jadi edyan"


Saat adegan pemeran utama pria diclose up segede layar tipi si Eneng mengambil bangku dan mengusap wajah pria didalan layar televisi itu bahkan menciumi layar televisi itu


"Huh gantengnya suami masa depan Eneng...Muah muah muah...Love you Mas Al"


Mang Toyib yang sedari tadi mengamati Eneng langsung berdiri bersama dengan salah satu pengawal lainnya menarik Eneng agar turun dari kursi dan berhenti menciumi layar televisi


"Stop markoneng kasian tuh tipi kena virus mematikan dari bibir loe"


"Apaan sih lagi naggung nih..turunin...woy..lepasin gue"


Teriakan Eneng membuat Jay dan Arka berlari ke belakang melihat keadaan di belakang


"Ada apa ini"


"Maaf tuan besar..ini Si Oneng ngulah...masa tipi diciumi sampai manjat manjat pake kursi"


Jay dan Arka melongo mendengar penuturan penjelasan Mang Toyib..Pembantu absurdnya semakin absurd saja pikir mereka


"Eneng kamu ngapain sih manjat manjat"


"Habis gak ada yang manjatin Eneng sih tuan..jadi Eneng yang manjat"


"Hush ngawur aja omongan kamu itu"


"Itu faktanya tuan...haish pada gangguin kesenangan Eneng aja"


Si Eneng kembali menatap layar besar itu dan saat adegan mendebarkan Eneng pun berteriak..Membuat urung Arka dan Jay yang akan masuk kembali ke rumah..Arka dan Jay ingin melihat apa yang dilakukan Si Eneng


"Ayo Mas Al ku berjuang dong jangan diam saja...ih dasar itu si Mak Lampir gak tau diri uda dotolongin terus malah jahat...sini aku bejeg bejeg muka kamu..kan kasian mas al nya aku"


Kembali Oneng menarik kursi dan mengusap lembut layar televisi itu dan menempelkan pipinya dilayar itu..tak lama terdengar intro musik penutup acara sinetron itu


"Kenapa habis sih gak asyik gak seru..Mas Al..hiks hiks"


Jay dan Arka saling pandang dan berkata


"Fix ini Pah harus direhab"


"Ngawur kamu Jay..ini yang dinamakan korban sinetron"


"Bener ya omongan Si kembar kalau nonton sinetron +62 ujung-ujungnya...."


Kompak Arka dan Jay bernyanyi dan sambil berjalan masuk kedalam rumah


"Ku menangisssss"


__________


Hai hai..back dikit dikit ya gaesπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…...gak bosen kan


Jangan lupa like komen rate dan vote seikhlasnya mereka


Happy Reading

__ADS_1


__ADS_2