
Hari ini Jasmine ikut Jay ke kantor semenjak ada si kembar Jay melarang Jasmine bekerja...namun boleh kalau hanya sesekali membantu Rafika jika memang dia sedang bosan
Para karyawan melihat kedatangan Jasmine menatap dengan tatapan kagum karena Jasmine semakin cantik dan anggun.. Jasmine pun tak berubah masih membalas sapaan karyawan dengan senyuman
"Daddy nanti si kembar gak akan marah kan mommy ikut kerja"
"Hmmm... kemungkinan akan marah...Taulah mereka tak pernah kamu tinggalkan..huh berasa punya saingan aja Daddy"
"Hahaha..sabar pak"
"Huh..setiap mau beraksi Duo wasit mengganggu saja..Kapan Daddy bisa leluasa kayak dulu sih mom...Atau nanti sebelum balik check in dulu yuk"
"Ih Daddy mesum banget masih pagi juga"
"Dasar bini nyebelin diajak enak gak mau..kalau gak check-in kapan jadinya adek si kembar Mom..gak capek mereka tanya melulu"
"Iya berasa kayak diintrogasi polisi aja kita Dad..tiap pagi pasti nanya..'mommy sudah diijinkan belum adek kami'..hahaha"
"Makanya itu ayo check-in aja nanti biar bebas"
"Apartemen Uda dijual pak..kok ngajak check-in"
"Oiya...kenapa jadi ege ya..kuy lah kesana"
"Hahaha kenapa jadi ngikut anaknya sih ngomong nya"
"Huh kalau kata Arash sudah terkontaminasi"
"Hahahahaha..Anak sama bapak sama aja..tukang ngeles"
Jasmine meninggalkan ruangan Jay setelah memberikan sebuah kecupan agar Jay tak protes..Hari ini Rafika keluar kota karena klien meminta pernikahan didua daerah...Jadi sementara Jasmine akan menghandle pekerjaan Rafika
Dirumah sikembar baru saja pulang sekolah..mereka hari ini dijemput Arka karena mobil mereka sedang diservice oleh Mang Toyib
"Kenapa mommy pergi"
"Aunty Fika sedang pergi...jadi mommy menggantikan aunty Fika sayang"
"Kenapa tadi pagi tidak bilang pada kami"
"Maaf mommy lupa..jangan ngambek nanti gantengnya hilang loh"
"Nggak akan hilang malah nambah"
"Iya iya..kalian sudah makan belum"
"Belum kami tak mau makan jika mommy tidak pulang"
"Arash sayang jangan seperti itu nanti kamu sakit nak"
"Mommmy pulanggg"
Jay yang baru masuk ruangan istrinya berniat mengajak pergi melihat sang istri sedang Videocall dengan si kembar lalu mendekat..Jay sengaja mencium kening dan pipi Jasmine di depan ponsel
"Daddy jangan mencium mommy kami"
"Biarin wle"
Jay kembali mencium Jasmine yang dicium tertawa saja
"Jangan dicium mommy kami"
"Baik asal kalian makan..bagaimana"
"Baik kami akan makan"
Jay dan Jasmine duduk berdampingan masih memperhatikan si kembar.. Sedangkan Duo RashSya memanggil pembantu mereka untuk diambilkan makan
"Ini lihat kami makan"
"Sekarang menjauh dari mommy kami"
"Habiskan dulu baru berbicara"
Tak lama Andrea masuk ruangan jasmine..si kembar mendengar suara Andrea berteriak girang
"Paman andreaaaaa"
Andrea tidak mengetahui jika Jay dan Jasmine sedang berkomunikasi dengan si kembar
"Tuan RashSya"
"Iya mereka merindukan pamannya ini sepertinya..Sapalah dulu"
Jay memberikan ponsel Jasmine kepada Andrea
"Hallo jagoan apa kabar"
__ADS_1
"Si Paman kulkas sudah melupakan kita"
Andrea tersenyum...dia sudah terbiasa dengan panggilan si kembar"
"Paman tidak lupa hanya Aunty kalian sedang sibuk..jadi Paman belum berkunjung kerumah kalian"
"Paman...Apa aunty ada koleksi baru"
"Sepertinya..Apa kalian mau"
"Huft..apakah harus bertanya"
"Hehehe..Baiklah akan Paman sampaikan kepada Aunty kalian"
"Paman lusa kami ada pertandingan..dan kami minta Paman datang"
"Bukankah lebih baik Daddy yang datang"
"Kami bosan...kami ingin ganti suasana"
"Hahaha...Bisa seperti itu"
Jay yang mendengar perkataan kedua bocah tengil itu hanya geleng-geleng kepala sedangkan Jasmine hanya terkekeh
"Bisalah...Pangeran mah bebas"
"Bukankah yang benar Sultan mah bebas"
"Ck...itu perkataan Daddy dan Opa... sedangkan kami anak Daddy...anak Sultan apa namanya Paman"
"Pangeran"
"Nah tu tau kenapa nanya lagi"
"Baiklah Paman mengerti"
"Sudahlah kami ingin berenang bersama asisten kami"
"Siapa asisten kalian kenapa Paman tidak tau"
Duo kembar menengadahkan tangannya layaknya orang berdoa lalu bernyanyi
"Ya Toyiban...Ya Toyiban"
Jay dan Jasmine serta Andrea tertawa melihat mereka menyanyi menggoyangkan kepala ke kanan ke kiri dagu sedikit diangkat dan mata terpejam sama seperti orang berdoa
"Tidak akan..Mang Toyib selalu bahagia jika kami memanggil seperti itu"
"Ya sudah kalian berenang lah..Daddy dan Mommy akan pulang agak malam jadi tak perlu menunggu"
"Baik asal nanti pulang belikan kami nasi kucing "
Ketiga orang dewasa yang mendengar perkataan si kembar heran dengan permintaannya.. Jasmine tau apa itu nasi kucing...jadi tak masalah buat Jasmine mendapatkan itu
"Arash kenapa pesan nasi kucing"
"Ck..Karena kami ingin tahu rasanya"
"Baiklah akan kami bawakan nanti"
Andrea kaget mendengar permintaan si kembar..anak sultan makan nasi kucing
"Pokoknya kami mau itu..jika kalian tak membawa kami tak akan memaafkan mommy karena meninggalka kami bekerja"
"Baiklah baiklah kami akan bawakan...itu sajakah"
"Hmm..adek kamu pesan lagi gak"
Arash bertanya pada Arsya yang sibuk dengan camilannya
"Tidak ada Abang...itu saja"
"Mommy Arsya tidak menambah lagi...kami tutup telponnya mang toyib sudah menunggu"
"Baiklah sayang...jangan menjahili mang toyib ya... Assalamualaikum"
"Kami tidak janji.. waalaikumsalam"
Sebelum kembali Jasmine menasehati si kembar menutup telponnya..Sedangkan Jay mencoba bertanya kepada Andrea mengenai nasi kucing permintaan si kembar
"Andrea apa loe kenapa kaget seperti itu"
"Hmmm saya hanya kaget permintaan tuan muda kecil sangatlah sederhana"
"Memang permintaan mereka ini selalau lain daripada yang lain"
"Mereka benar-benar rendah hati"
__ADS_1
"Tapi gue penasaran apa jadinya nasi kucing itu nantinya"
"Maksud tuan"
"Terkadang perkataan mereka mengandung makna yang dalam dan susah untuk dimengerti"
Jay dan Jasmine sekarang sudah berada di apartemen setelah mereka tadi bertemu klien direstaurant..Jay benar benar ingin menghabiskan waktu bersama sang istri
"Abang ayo kita belanja dulu atau kita belikan jadi saja pesanan mereka itu"
"Belikan saja tapi harus dijamin bersihnya"
"Iya aku tau itu sayang...aku mandi dulu"
"Tidak bisa...aku belum puas"
"huh..baiklah..hari ini aku milikmu Dad"
Setelah Pergulatan panas yang mereka lakukan setengah jam yang lalu... Jasmine mulai mencari ide untuk mengubah menu nasi kucing agar sesuai permintaan sang anak..Beruntung apartemen Jay sangat lengkap...mereka tinggal membeli bahan masakan saja
Hari ini Jay benar benar sangat puas karena bisa bermesraan dengan sang istri tanpa gangguan.. Jasmine langsung membersihkan diri sebelum ke mini market membeli bahan untuk dimasak menjadi nasi kucing Anggora
Setelah mendapat info isi dari nasi kucing itu.. Jasmine tau apa yang harus dilakukan..Jay membantu sang istri sebisanya karena mereka sudah terlalu lama diapartemen dan si kembar terus saja menelpon
Sejam berlalu Jay dan Jasmine sudah tiba dirumah dan pangeran mereka menunggu pesanan mereka
"Assalamualaikum RashSya"
"Waalaikumsalam.. mommy kenapa baru pulang"
"Maaf ya sayang tadi kami mencari dulu pesanan kalian"
Jasmine menuntun kedua putranya masuk ruang makan membuka pesanan mereka diatas piring
"Ini kalian bisa makan"
"Loh mom mana nasi kucingnya"
"Ya ini sayang"
"Ini nasi bungkus ukuran kecil mommy"
"Iya memang nasi kucing seperti ini Arash"
"Jangan berbohong mommy"
"Mommy tidak bohong sayang..ini nasi kucing"
"Kalau ini nasi kucing..dimana kucingnya"
"Ya ini disebut nasi kucing sayang"
"Ini namanya nasi bungkus kecil dan kenapa mommy menyebutnya juga nasi kucing"
"Iya Arsya juga setuju sama Abang...dimana kucingnya"
"Hm...memangnya apa yang kalian tau tentang nasi kucing"
"Nasi dengan nuansa kucing dan bisa jadi dengan daging kucing"
"Baiklah Daddy akan jelaskan..Jadi nasi kucing itu hanyalah istilah bukan arti sebenarnya"
"Jadi benar ini nasi kucing Daddy"
"Iya benar Arsya inilah nasi kucing"
"Terus kenapa nasi bungkus berukuran kecil ini disebut nasi kucing"
"Karena porsi makan kucing segitu"
"Masa..Kucing Rizky makan satu mangkok"
"Begitukah mungkin karena lauknya baby fish yang menjadi kesukaan kucing"
"Hmmm begitu...jadi kalau ikannya besar disebut nasi Macan dong Dad"
Mereka yang mendengar kembali melongo..Sikembar benar-benar pandai dalam mengolah kata
"Dad..kucing abang Devin makannya kue bukan nasi..jadi ada dong kue kucing"
"Boleh kita mencoba Dad"
Kedua orangtua sikembar hanya lemas dadakan
____
HAPPY READING
__ADS_1
jangan lupa Like komen rate dan vote seikhlasnya kakak