Jodoh Untuk Gibran

Jodoh Untuk Gibran
#Bab 38


__ADS_3

Sore hari pun tiba.


Fanny merogoh tas kecil yang tengah berada di tentengan tangannya.


"Siapa sih yang nelepon?" gerutu Fanny kesal.


Bibirnya tersenyum kala melihat nama sang penelepon.


"Halo"


📲"Mangsa sedang dalam keadaan yang pas Bos."


"Katakan dimana letaknya? Aku akan segera datang," ucap Fanny bersemangat.


Sang penelepon memberi tahu lokasi pada Fanny.


"Baiklah, aku akan segera ke sana. Kalian tunggulah di tempat itu, tapi ingat! Jangan sampai ketahuan,''


Setelah mengatakan 'Oke' panggilan pun terputus.


Fanny tertawa jahat dan menggenggam erat ponselnya. "Habislah kau!". Dia melangkahkan kali guna mencari taksi dan pergi ketempat tujuan.


Beberapa menit kemudian Fanny telah sampai di tempat yang menjadi tujuan utamanya.


"Dimana mereka?" Fanny berkata pada kedua mata-matanya.


"Di sana Bos" salah satu pria berbadan besar itu menunjuk ke suatu tempat.


Fanny tersenyum lebar, dia mengambil kunci mobil milik suruhannya itu.


"Akhirnya aku akan membalaskan dendam ku pada kalian berdua." ucap Fanny setelah dirinya masuk ke dalam mobil.


Fanny menancap gas dan mulai menatap mangsanya dengan seksama.


Dion dan Mega baru selesai berbelanja di supermaket. Mereka langsung melangkahkan kaki menuju mobil yang berada di sebrang jalan supermarket. Mega terkejut saat melihat sebuah mobil melaju kencang dari arah mereka.


"MAS DION AWASSS!!!!!!"

__ADS_1


BRAK!


Tubuh Mega terpental ketika mobil itu menabraknya dengan begitu kuat.


"MEGAAAAAA!!!!!!!" teriak Dion histeris dan berlari menghampiri tubuh Mega yang terbaring di atas aspal.


"Mega.. Mega bangun sayang" Dion memangku kepala Mega.


"M..Mas," lirih Mega sembari memegangi tangan Dion yang berada di pipinya.


Dion menangis dan matanya terhenti di paha Mega, ada darah yang mengalir dari sana.


"Sayang.. Darah," Dion gemetaran.


"P-e-rut ku sakit, Mas.." ucap Mega terbata.


Dion segera menghapus air matanya. Dia membopong tubuh Mega dan berlari ke arah mobil. Mobil mereka pun melaju ke rumah sakit terdekat.


"Lihat saja, aku tidak akan melepaskan orang yang sudah membuat kamu seperti ini, sayang." geram Dion dengan memegang stir erat-erat.


"Argh.. Mas, perutku sakit" rintih Mega menyedihkan.


Sementara di dalam mobil lain.


Fanny memukul stir dengan rasa yang sangat kesal. "Sial! Kenapa gak Dion sih yang kena tabrak duluan? Padahal gue tadi pengennya Dion yang mati!" Fanny menghempaskan tubuh di sandaran kursi mobil.


"Tapi gak pa-pa, gue berharap Mega wafat duluan. Yang penting balas dendam gue terlaksana." Fanny tersenyum sinis. "Sekarang giliran menghancurkan hubungan Mas Gibran dan Nisa. Jika gue gak bisa memiliki Mas Gibran, maka siapapun juga gak boleh memilikinya." Fanny menstater mobil lalu mobil pun melaju pergi.


Fanny berinisiatif untuk mengganti plat mobil dan juga stiker mobil itu agar tidak ada yang mengetahui kejahatannya itu.





__ADS_1


Di rumah sakit.


"Dokter, bagaimana keadaan istri saya?" Dion langsung bertanya ketika Dokter sudah keluar dari ruang rawat milik Mega.


"Mohon maaf, Pak. Saya harus menyampaikan berita buruk tentang keadaan istri anda. Akibat benturan yang keras, janin yang istri anda tidak dapat diselamatkan. Dan juga..." Dokter menjeda ucapannya.


"Dan apa Dokter? KATAKAN! Apa yang terjadi dengan istri saya?" Dion menatap Dokter dengan lekat.


"Rahim istri Bapak terpaksa kami angkat. Kami akan melakukan operasi untuk hal itu,"


DEG!


Jantung Dion serasa berhenti berdetak. Dia berjalan ke arah pintu guna melihat Mega yang berada di dalam sama.


Air mata menetes di pipi Dion, dia tidak tega melihat keadaan sang istri yang seperti itu.


"Tolong nanti Bapak tandatangani formulir penyetujuan operasi, agar kami bisa dengan cepat menindaklanjuti perawatan istri Bapak," setelah mengatakan hal itu, Dokter langsung pergi meninggalkan Dion yang masih setia menatap Mega dari luar ruangan.




**TBC


HAPPY READING..


SEE YOU NEXT PART BYE..


JANGAN LUPA UNTUK MENINGGALKAN JEJAK SERTA DUKUNGANNYA, TERIMAKASIH 😘.


🍎🍎🍎🍎🍎


Mampir juga ke karya temen Mom yuk! ❤



**

__ADS_1



__ADS_2