
Meeting pun berjalan lancar , walaupun tadi sempat ada kendala pada kepercayaan pihak investor . padahal ini perusahaan bagus , tapi masih bisa diragukan kehebatannya
Keduanya saat ini tengah makan siang , padahal tadi Chandra sudah makan dengan asistennya
" Kita makan dulu " ucap Chandra ketika semua orang sudah pergi ,hanya ada dirinya dan Freya yang ada diruangan
Freya yang tengah membereskan beberapa dokumen lalu memasukkan lagi kedalam tas sang big bos pun terhenti " Tapi ... apakah tuan belum makan siang ? " tanya Freya
" Belum , dan aku lapar sekarang " jawab Chandra yang tengah sibuk membolak-balikkan buku menu restoran
" Kau pilihlah makananmu " ucap Chandra seraya menyerahkan buku menu pada Freya , tangannya pun memencet tombol hijau yanga d adi tengah meja , gunanya untuk memanggil pelayan . karena ini ruangan VIP jadi tidak sembarang orang masuk .
Tak lama pelayan pun datang membawa buku catatan untuk menulis pesanannya
Hening ... baik Chandra maupun Freya tengah sibuk dengan ponsel mereka masing - masing .
" Aduhh aku kok jadi gak tenang gini sih ninggalin mas Adrian dalam kondisi begitu " gumamnya dalam hati . tercetak wajah khawatir di dirinya
Dirinya sudah berulang kali menelepon mbk Ririn bahkan suaminya pun ia hubungi tapi tak ada jawaban juga
" huhh semoga baik-baik saja " gumamnya , terdengar helaan napas keluar dari mulutnya membuat Chandra mengalihkan pandangan nya pada Freya yang duduk diseberang mejanya
" Kau baik-baik saja ? " tanya Chandra dengan alis berkerut
" Ya saya baik-baik saja tuan ... Kenapa anda bertanya seperti itu tuan ? " tanya Freya dengan wajah heran nya . Apakah raut wajahnya terlihat sedang khawatir ? pikirnya ketika menyadari bahwa ia memang sedang mengkhawatirkan suaminya
oh.... jawab Chandra disertai anggukan kepala , lalu kembali sibuk dengan ponselnya sembari menunggu makanan datang .
Tak butuh lama makanan pun datang , semua makanan dihidangkan diatas meja dengan rapi " hemm kayaknya enak banget deh " gumam Freya , perutnya yang sudah lapar sedari tadi membuatnya tergiur akan makanan lezat didepannya ini
__ADS_1
" silahkan dimakan " ucap Chandra pada Freya, dirinya juga ikut mulai mengambil makanan tersebut satu persatu
" Selamat makan tuan " ucap Freya seraya tersenyum
Keduanya sibuk mengisi perut masing-masing . Tidak biasanya Chandra makan dengan lahap seperti ini , apalagi beberapa menit yang lalu dirinya sudah makan . mungkin energinya sudah terkuras oleh meeting tadi
Dilihatnya jam yang melingkar ditangan kanannya menunjukkan pukul empat sore , itu tandanya sudah mendekati jam pulang kantor " Kau bisa langsung pulang setelah ini " ucap Chandra ketika mereka beranjak dari kursi dan bersiap pergi
" Tapi ini masih jam kerja tuan " jawab Freya , ketika dirinya melihat waktu masih menunjukkan pukul empat sore , masih ada waktu satu jam lagi jika ingin kembali bekerja
" Tidak masalah ... kau bisa langsung pulang karena mulai besok hingga tiga bulan kedepan kita akan lembur " jelas Chandra
" Tiga bulan ? bukankah itu waktu yang cukup lama " pikirnya dalam hati . Dirinya tak berani untuk menanyakan nya langsung
" Baiklah saya akan lulang naik taksi , terima kasih atas makanannya tuan " pamit Freya menunduk hormat
" aaa tidak usah tuan . Lebih baik tuan istirahat saja , karena tuan lebih lelah daripada saya "
" aku tidak terima penolakan " jawab Chandra dingin ,lalu bergegas memasuki mobilnya dan duduk dibangku kemudi
Mau tidak mau Freya pun ikut masuk dan duduk disamping bosnya
" Terima kasih tuan " ucap Freya ketika dirinya sudah turun dari mobil . Saat ini mereka berada didepan gerbang rumahnya . sengaja ia tak mengajak Chandra masuk , karena tak ingin membuat suaminya salah paham sekalipun itu bosnya sendiri
Tanpa menjawab Chandra pun pergi begitu saja . Hari ini dirinya ingin mengunjungi agensi dimana sang kekasih di besarkan disana sebagai model . Ya dia berniat mengunjungi sang kekasih , sudah lama ia tak bertemu
Saat dirinya sampai di depan gedung yang menjulang tinggi tersebut , banyak pasang mata memandangnya dengan penuh kekaguman . Ya wajar saja , wajahnya yang tampan membuat semua orang terpikat oleh nya .
" Selamat Siang tuan , ada yang bisa saya bantu " ucap pegawai resepsionis dengan ramah
__ADS_1
" emm apakah nona Siska ada didalam ? "
" oh nona Siska memang ada didalam, dan sekarang adalah waktunya jam photo shoot selesai " jawab pegawai resepsionis tak kala melihat jam yang ada ditangannya
" oh terima kasih kalau begitu nona , saya permisi dulu " ucap Chandra melangkah menjauh dari meja resepsionis
Ditekannya nomor seseorang diponselnya dan tak lama bunyi sambungan telepon pun terhubung
" Ya sayang " terdengar suara wanita diseberang telepon
" hm kau ada dimana sayang ? " tanya Chandra , entahlah apa tujuannya bertanya , padahal dirinya sudah tau jelas jika sang kekasih ada di gedung yang sama dengannya berdiri saat ini
" Akuuu emmm .... aku ada di Bali sayang , kebetulan aku ada job disini selama sebulan " jawab Siska gugup
" aaa sayang sekali , kenapa kau tak mengabariku dulu hem ?" tanya nya dengan nada penuh sesal . Dalam hati ia kecewa, karena pada kenyataannya wanita itu ada didekatnya saat ini
" I am sorry, dear . next time I will tell all my activities ( maafkan aku sayang . lain kali aku akan mengatakan semua kegiatan ku padamu ) "
Seandainya ia tidak datang ke tempat ini , mungkin dirinya akan percaya atas kebohongan yang dilakukan sang kekasih
" oh You must be tired of your work, I'm sorry I couldn't accompany you to shoot . But , bukankah Bali adalah tempat wisata dengan sejuta pesonanya sayang ? " tanya nya
" Yes, Bali is the most beautiful place.
Apalagi jika kau ada disini , mungkin ini akan jadi hal terindah bagiku karena bisa bersama seseorang yang aku sayang. Menikmati suasana matahari tenggelam dalam dekapan tubuh mu yang hangat " terselip harapan saat dirinya mengatakan hal tersebut . Namun Chandra tetaplah Chandra yang cuek dan dingin
" Jika itu memang harapanmu , aku bisa mengabulkannya sayang . Kita masih punya banyak waktu untuk mengatur jadwal kita disela-sela kesibukan kita kan ? kau masih lama disana , satu bulan bukanlah waktu yang sebentar " jawab Chandra , tiba-tiba dirinya terbesit ide gila untuk membuat wanitanya ini ketar ketir akibat kebohongannya sendiri yang mengatakan ada di Bali
.......HAPPY READING .......
__ADS_1