
masih #flashback
" haha mana mungkin begitu . Dia masih sangat mencintaiku . Dia hanya sedang disibukkan dengan pekerjaannya saja . Ya walaupun tidak sibuk pun dia tidak akan berani melarangku untuk pergi " ucap Adrian sombong , dia berkata seolah Freya adalah perempuan yang penurut dan sangat mencintainya , sehingga bisa ia perbudak sesuka hatinya .
" Kalian tebak istriku bekerja di perusahaan mana ? " tanya Adrian pada teman-temannya , membuat semua temannya pun menggeleng tidak tau
Semua mata memandangnya , menunggu jawaban yang akan diucapkan Adrian , apakah istrinya itu bekerja disebuah perusahaan ternama ? sehingga membuat pria didepan mereka ini sombong " Kenapa istrimu tidak kau kerjakan saja dikantormu ? " tanya Risky mendapat persetujuan yang lain
" Ya awalnya aku memang menawarinya untuk bekerja padaku , bahkan aku juga berniat memberinya modal untuk membuka usaha , dan yaaa .... dia memilih bekerja diperusahaan lain karena ingin mandiri " diteguknya wine yang ada di genggamannya
" Woww istri yang baik " takjub Raga seraya bertepuk tangan . Jarang menemukan wanita seperti istri sahabatnya itu . Yang rela bekerja tanpa ingin menyusahkan suaminya .
" Lalu .. lalu ? Istrimu bekerja diperusahaan mana ? " tanya Risky yang tambah penasaran dengan sosok istri sahabatnya ini
" Di TamaCorps " jawab Adrian membuat yang lain diam
" Sebagai apa ? pegawai kantor biasa atau OG ? Hahaha " Semua tertawa mendengar pertanyaan Indriana , bahkan Adrian juga ikut tertawa menertawakan istrinya
" Sebagai sekertaris Direktur " semua diam . Tidak ada yang bersuara padahal tadinya mereka tertawa dengan begitu entengnya .
" Kau serius ? itu perusahaan besar bro "
" Ya mencapai posisi sekertaris Direktur bukanlah hal yang mudah , apalagi perusahaan sebesar itu "
" Gua aja dengan pengalaman yang lumayan , susah banget masuk jadi sekertaris Direktur , kecuali... Kalian paham lah apa maksud gue " ucap Idriana salah satu wanita yang juga melamar menjadi sekertaris di perusahaan TamaCorps beberapa bulan lalu
Adrian langsung diam , sedangkan yang lain menyetujui apa yang dikatakan teman wanitanya itu " Apa benar istriku mau melakukan cara licik seperti itu ? " gumam Adrian dalam hati . Dia tak bisa percaya begitu saja , istrinya adalah orang yang jujur .
" Hei , kenapa melamun Ad ? " tanya Raga menepuk pundak Adrian yang nampak diam , seperti sedang memikirkan sesuatu .
" Aa tidak , aku hanya sedikit pusing karena minuman ini " jawab nya
Sedangkan tanpa mereka sadari , seseorang tengah memperhatikan mereka .
__ADS_1
" Sekertaris TamaCorp? apakah yang mereka bicarakan adalah Freya ? " gumam nya dalam hati " Dan salah satu pria disana adalah suaminya ? "
Chandra pun memutuskan menghubungi Dean , untuk bertanya perihal status sekertarisnya tersebut . mungkinkah wanita semuda itu sudah menikah ? pikirnya sedikit tidak percaya
" Aku ingin menanyakan sesuatu " ucap Chandra
" apakah Freya sudah memiliki suami ? " tanya nya
" haha kenapa tuan bertanya seperti itu ? apakah tuan ingin mendekatinya hm ? " sedikit menggoda tuannya mungkin akan menyenangkan . Tapi jika itu benar terjadi , dirinya akan mendukung dengan sepenuh hati . Agar bosnya bisa terlepas dari perempuan ular itu .
" Jawab saja asisten sialan , atau aku akan memotong gajimu " ancam Chandra yang memang ampuh membuat asistennya itu patuh padanya
" ahh yaya baiklah .. emm kau ingat sewaktu dia izin pulang cepat saat jam makan siang ? "
" ya aku ingat . Lalu apa hubungannya ? "
" iss ...karena suaminya sedang mabuk parah , jadi dia harus pulang untuk mengurus suaminya yang berantakan . Istri yang berbakti bukan ? Mabuk bukanlah perilaku terpuji , tapi dia dengan sabarnya mengurus orang mabuk " jelas Dean , yang kagum akan sosok Freya . Perempuan cantik yang masih muda , namun sayangnya sudah bersuami . Andaikan masih single mungkin sudah ia jadikan kekasih nya sejak pertama masuk bekerja .
...#Flasbackoff...
Freya sudah sampai di depan lokasi ClubNightDream7 dimana bosnya tengah mabuk dan hal itulah yang membuatnya sampai disini .
Saat dirinya turun dari mobil nya , matanya disuguhi oleh lampu yang tampak menyala dengan begitu indahnya , mengelilingi gedung mewah dan besar ini . banyak mobil mewah berjejer rapi diarea parkiran . Sudah bisa ditebak mobil-mobil mewah itu merupakan milik seorang pejabat-pejabat tinggi yang memang hobi jajan ditempat seperti ini . Tidak seperti rakyat biasa yang jajan di warteg pinggir jalan . Sungguh perbedaan kasta yang sangat jauh
" hah malas sekali aku ketempat terkutuk seperti ini " kesal nya . Baru kali ini dia berkunjung ketempat seperti ini . Sewaktu muda dirinya hanya sibuk belajar dan mencari uang untuknya bertahan hidup , bahkan setelah lulus kuliah pun ia langsung menikah .
Setelah melewati satpam yang berjaga , akhirnya ia berhasil masuk , matanya sibuk melirik ke segala penjuru ruangan yang dipenuhi oleh segerombol orang-orang berduit
" Mana sih pak bos " gumamnya belum juga menemukan bos nya . pada akhirnya ia menyerah dan memilih menghubungi sang tuan agar lebih cepat menemukan bosnya dan dengan begitu dia bisa cepat pergi dari tempat yang membuat kepalanya pusing , belum juga dengan bau alkohol yang menyengat di hidungnya
" Ya halo tuan "
" Tuan saya sudah masuk kedalam ? Tuan ada dimana ? " tanya nya sedikit berteriak sebab musik DJ yang tengah diputar dengan kencangnya
__ADS_1
" Nona tunggu saja di meja bartender , saya akan menghampiri nona " bukan bosnya yang berbicara , melainkan pegawai yang menghubunginya tadi
" Ahh baiklah " jawab Freya , setelah itu melangkah menuju meja bartender dengan langkah canggung
Sembari menunggu orang yang akan menjemputnya , tiba-tiba satu laki-laki datang menggodanya dengan segelas wine ditangannya " hai nona " sapa laki-laki yang lumayan tampan juga menurutnya , tapi dia tak akan tergoda , sebab nama Adrian sudah melekat dihatinya
Tak ada respon apapun darinya " Kau sendirian nona ? apakah tak ada yang menemani mu kesini ? " laki-laki itu semakin melancarkan aksinya untuk menggoda ku , sungguh rasanya ingin sekali aku melempar muka sebalnya itu dengan sepatu high heels ku , apalagi bau alkohol yang keluar dari mulutnya yang sangat menyengat
" Yah sayang sekali , kau cantik tapi sombong " laki-laki itupun pergi dengan muka kesalnya sebab tak direspon oleh Freya
Dalam hati Freya , membayangkan sosok laki-laki dan perempuan yang tengah bercumbu mesra di salah satu sofa disana adalah suaminya dan perempuan lain
" apa sih , otak gue kok jadi geblek gini bayangin yang enggak-enggak " kesal nya , bahkan kepalanya sempat itu pukul dengan pukulan kecil karena sudah lancang memikirkan yang tidak-tidak
Tak lama pegawai yang tadi menghubungi datang menghampiri nya , membawa nya menuju tempat dimana bos nya berada " Mari nona " ucap pegawai club mendapat jawaban anggukan dari Freya
Keduanya melangkah , banyak mata memandangnya , entah apa yang mereka lihat , bahkan tidak berkedip sedikitpun " aneh " gumam Freya dalam hati ketika banyak mata memandangnya dalam diam
" Nona saya hanya bisa mengantar dari sini , Nona silahkan menuju meja nomor 6 dengan sofa berwarna biru . Disana Tuan Chandra tertidur atau pingsan saya tidak tau " jelas pegawai Club mendapat lirikan tajam dari wanita disampingnya
" Baiklah kau bisa bekerja lagi , terimakasih " ucap Freya , kemudian dirinya melanjutkan lagi langkah nya yang tertunda menuju meja tuannya
......HAPPY READING ......
author tak pandai berkata - kata , intinya Love you banyak-banyak ❤️❤️❤️❤️❤️😘😘😘😘🤫😂💥
.
.
.
.
__ADS_1