JODOHKU Bukan SUAMI PERTAMAKU

JODOHKU Bukan SUAMI PERTAMAKU
Masih diClub


__ADS_3

masih #flashback


" haha mana mungkin begitu . Dia masih sangat mencintaiku . Dia hanya sedang disibukkan dengan pekerjaannya saja . Ya walaupun tidak sibuk pun dia tidak akan berani melarangku untuk pergi " ucap Adrian sombong , dia berkata seolah Freya adalah perempuan yang penurut dan sangat mencintainya , sehingga bisa ia perbudak sesuka hatinya .


" Kalian tebak istriku bekerja di perusahaan mana ? " tanya Adrian pada teman-temannya , membuat semua temannya pun menggeleng tidak tau


Semua mata memandangnya , menunggu jawaban yang akan diucapkan Adrian , apakah istrinya itu bekerja disebuah perusahaan ternama ? sehingga membuat pria didepan mereka ini sombong " Kenapa istrimu tidak kau kerjakan saja dikantormu ? " tanya Risky mendapat persetujuan yang lain


" Ya awalnya aku memang menawarinya untuk bekerja padaku , bahkan aku juga berniat memberinya modal untuk membuka usaha , dan yaaa .... dia memilih bekerja diperusahaan lain karena ingin mandiri " diteguknya wine yang ada di genggamannya


" Woww istri yang baik " takjub Raga seraya bertepuk tangan . Jarang menemukan wanita seperti istri sahabatnya itu . Yang rela bekerja tanpa ingin menyusahkan suaminya .


" Lalu .. lalu ? Istrimu bekerja diperusahaan mana ? " tanya Risky yang tambah penasaran dengan sosok istri sahabatnya ini


" Di TamaCorps " jawab Adrian membuat yang lain diam


" Sebagai apa ? pegawai kantor biasa atau OG ? Hahaha " Semua tertawa mendengar pertanyaan Indriana , bahkan Adrian juga ikut tertawa menertawakan istrinya


" Sebagai sekertaris Direktur " semua diam . Tidak ada yang bersuara padahal tadinya mereka tertawa dengan begitu entengnya .


" Kau serius ? itu perusahaan besar bro "


" Ya mencapai posisi sekertaris Direktur bukanlah hal yang mudah , apalagi perusahaan sebesar itu "


" Gua aja dengan pengalaman yang lumayan , susah banget masuk jadi sekertaris Direktur , kecuali... Kalian paham lah apa maksud gue " ucap Idriana salah satu wanita yang juga melamar menjadi sekertaris di perusahaan TamaCorps beberapa bulan lalu


Adrian langsung diam , sedangkan yang lain menyetujui apa yang dikatakan teman wanitanya itu " Apa benar istriku mau melakukan cara licik seperti itu ? " gumam Adrian dalam hati . Dia tak bisa percaya begitu saja , istrinya adalah orang yang jujur .


" Hei , kenapa melamun Ad ? " tanya Raga menepuk pundak Adrian yang nampak diam , seperti sedang memikirkan sesuatu .


" Aa tidak , aku hanya sedikit pusing karena minuman ini " jawab nya


Sedangkan tanpa mereka sadari , seseorang tengah memperhatikan mereka .

__ADS_1


" Sekertaris TamaCorp? apakah yang mereka bicarakan adalah Freya ? " gumam nya dalam hati " Dan salah satu pria disana adalah suaminya ? "


Chandra pun memutuskan menghubungi Dean , untuk bertanya perihal status sekertarisnya tersebut . mungkinkah wanita semuda itu sudah menikah ? pikirnya sedikit tidak percaya


" Aku ingin menanyakan sesuatu " ucap Chandra


" apakah Freya sudah memiliki suami ? " tanya nya


" haha kenapa tuan bertanya seperti itu ? apakah tuan ingin mendekatinya hm ? " sedikit menggoda tuannya mungkin akan menyenangkan . Tapi jika itu benar terjadi , dirinya akan mendukung dengan sepenuh hati . Agar bosnya bisa terlepas dari perempuan ular itu .


" Jawab saja asisten sialan , atau aku akan memotong gajimu " ancam Chandra yang memang ampuh membuat asistennya itu patuh padanya


" ahh yaya baiklah .. emm kau ingat sewaktu dia izin pulang cepat saat jam makan siang ? "


" ya aku ingat . Lalu apa hubungannya ? "


" iss ...karena suaminya sedang mabuk parah , jadi dia harus pulang untuk mengurus suaminya yang berantakan . Istri yang berbakti bukan ? Mabuk bukanlah perilaku terpuji , tapi dia dengan sabarnya mengurus orang mabuk " jelas Dean , yang kagum akan sosok Freya . Perempuan cantik yang masih muda , namun sayangnya sudah bersuami . Andaikan masih single mungkin sudah ia jadikan kekasih nya sejak pertama masuk bekerja .


...#Flasbackoff...


Freya sudah sampai di depan lokasi ClubNightDream7 dimana bosnya tengah mabuk dan hal itulah yang membuatnya sampai disini .


Saat dirinya turun dari mobil nya , matanya disuguhi oleh lampu yang tampak menyala dengan begitu indahnya , mengelilingi gedung mewah dan besar ini . banyak mobil mewah berjejer rapi diarea parkiran . Sudah bisa ditebak mobil-mobil mewah itu merupakan milik seorang pejabat-pejabat tinggi yang memang hobi jajan ditempat seperti ini . Tidak seperti rakyat biasa yang jajan di warteg pinggir jalan . Sungguh perbedaan kasta yang sangat jauh


" hah malas sekali aku ketempat terkutuk seperti ini " kesal nya . Baru kali ini dia berkunjung ketempat seperti ini . Sewaktu muda dirinya hanya sibuk belajar dan mencari uang untuknya bertahan hidup , bahkan setelah lulus kuliah pun ia langsung menikah .


Setelah melewati satpam yang berjaga , akhirnya ia berhasil masuk , matanya sibuk melirik ke segala penjuru ruangan yang dipenuhi oleh segerombol orang-orang berduit


" Mana sih pak bos " gumamnya belum juga menemukan bos nya . pada akhirnya ia menyerah dan memilih menghubungi sang tuan agar lebih cepat menemukan bosnya dan dengan begitu dia bisa cepat pergi dari tempat yang membuat kepalanya pusing , belum juga dengan bau alkohol yang menyengat di hidungnya


" Ya halo tuan "


" Tuan saya sudah masuk kedalam ? Tuan ada dimana ? " tanya nya sedikit berteriak sebab musik DJ yang tengah diputar dengan kencangnya

__ADS_1


" Nona tunggu saja di meja bartender , saya akan menghampiri nona " bukan bosnya yang berbicara , melainkan pegawai yang menghubunginya tadi


" Ahh baiklah " jawab Freya , setelah itu melangkah menuju meja bartender dengan langkah canggung


Sembari menunggu orang yang akan menjemputnya , tiba-tiba satu laki-laki datang menggodanya dengan segelas wine ditangannya " hai nona " sapa laki-laki yang lumayan tampan juga menurutnya , tapi dia tak akan tergoda , sebab nama Adrian sudah melekat dihatinya


Tak ada respon apapun darinya " Kau sendirian nona ? apakah tak ada yang menemani mu kesini ? " laki-laki itu semakin melancarkan aksinya untuk menggoda ku , sungguh rasanya ingin sekali aku melempar muka sebalnya itu dengan sepatu high heels ku , apalagi bau alkohol yang keluar dari mulutnya yang sangat menyengat


" Yah sayang sekali , kau cantik tapi sombong " laki-laki itupun pergi dengan muka kesalnya sebab tak direspon oleh Freya


Dalam hati Freya , membayangkan sosok laki-laki dan perempuan yang tengah bercumbu mesra di salah satu sofa disana adalah suaminya dan perempuan lain


" apa sih , otak gue kok jadi geblek gini bayangin yang enggak-enggak " kesal nya , bahkan kepalanya sempat itu pukul dengan pukulan kecil karena sudah lancang memikirkan yang tidak-tidak


Tak lama pegawai yang tadi menghubungi datang menghampiri nya , membawa nya menuju tempat dimana bos nya berada " Mari nona " ucap pegawai club mendapat jawaban anggukan dari Freya


Keduanya melangkah , banyak mata memandangnya , entah apa yang mereka lihat , bahkan tidak berkedip sedikitpun " aneh " gumam Freya dalam hati ketika banyak mata memandangnya dalam diam


" Nona saya hanya bisa mengantar dari sini , Nona silahkan menuju meja nomor 6 dengan sofa berwarna biru . Disana Tuan Chandra tertidur atau pingsan saya tidak tau " jelas pegawai Club mendapat lirikan tajam dari wanita disampingnya


" Baiklah kau bisa bekerja lagi , terimakasih " ucap Freya , kemudian dirinya melanjutkan lagi langkah nya yang tertunda menuju meja tuannya


......HAPPY READING ......


author tak pandai berkata - kata , intinya Love you banyak-banyak ❤️❤️❤️❤️❤️😘😘😘😘🤫😂💥


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2