JODOHKU Bukan SUAMI PERTAMAKU

JODOHKU Bukan SUAMI PERTAMAKU
Merajuk


__ADS_3

Setelah beberapa menit akhirnya Chandra tiba di tempat sesuai alamat yang dikirim Freya padanya .


Sejenak ia berdiam diri didalam mobilnya , sebelum akhirnya memutuskan untuk keluar menemui Freya , yang katanya masih ada didalam restoran


Freya tengah menunggu dengan santai sembari menikmati makan malam nya , walaupun semuanya terasa hambar dimulutnya.


Rupanya Chandra sudah datang , terbukti saat ini sosok nya sudah duduk didepannya dengan pandangan sulit diartikan


" Ada apa ? " tanya Freya disela makannya


" Kau masih disini ? " tanya Chandra dengan muka datar sekaligus bingung karena sepertinya keadaan ,Freya , jauh lebih baik dari yang ia khawatirkan tadi .


Sedikit bingung dengan pertanyaan Chandra , Freya hanya bertanya-tanya dalam hati "apakah matanya tidak melihat jika dirinya sedang makan ?"


" Restoran adalah tempat dimana seseorang mencari makan " jawab Freya dengan ketus


" Justru yang seharusnya bertanya adalah aku . Untuk apa kau datang kesini mencari ku dengan segala pertanyaan aneh mu itu ? " tanya Freya , matanya menyipit karena kesal .


" Aku .... em aku datang karena melihat suamimu dengan wanita lain tadi " jawab Chandra sedikit ragu .


Freya berhenti sejenak saat mendengar suaminya bersama wanita lain , namun ia kembali memilih melanjutkan makan malamnya . Entahlah , apakah ia harus menangis saat ini juga ? . Bohong jika dirinya tak kecewa , bohong jika hatinya tak sakit saat melihat suaminya bersama wanita lain .


Dirinya hanya berusaha tegar saat ini . Dengan sisa tenaga serta keteguhan dihatinya , ia tak ingin terlihat lemah didepan banyak orang .


Genggaman sendok ditangannya mengencang , kepalanya tertunduk dalam , tanpa sadar air matanya keluar karena tak mampu bersembunyi dibalik kelopak mata .


Chandra yang sedari tadi hanya memperhatikan pun memilih untuk tetap diam . Dirinya tahu bahwa Freya sedang menangis saat ini , terlihat bahu cantik nan rapuh itu bergetar cukup kuat .

__ADS_1


" hiksss ...hikss ..hikss " isak kecil terdengar menyayat hati bagi yang mendengarnya . Ingin rasanya , Chandra memeluk tubuh rapuh itu untuk ia beri kekuatan .


Setelah menunggu beberapa menit , berharap Freya akan selesai dengan tangisnya . " Freya " panggil Chandra lirih


" emhh ? " jawab Freya , seraya mengelap sisa air mata pada wajahnya .


" huhh ... Pergilah ke toilet , aku akan menunggumu disini " ucap Chandra menatap iba Freya


" toilet ? " tanya Freya bingung . Kenapa aku harus pergi ke toilet ?


Chandra hanya menghela napas depresi. Tanpa menjawab , Chandra hanya menjelaskan melalui gerakan jarinya yang menunjuk kearah muka . Lihatlah betapa kusutnya penampilan Freya saat ini , begitulah kira-kira yang disampaikan Chandra .


Mukanya memerah saat tahu maksud bosnya itu " Ahh baiklah aku ketoilet dulu , permisi " ucap Freya lalu ia pun bangkit dan pergi dengan langkah terburu-buru .


Sejenak matanya menatap hidangan mewah yang tersaji dimeja makan pasangan suami istri yang baru saja melangkah pergi . Sungguh ironis nasib si wanita , ditengah-tengah acara romantis, dia malah pergi begitu menemui wanita lain .


" Kau baik-baik saja ? " tanya Chandra , matanya menatap wanita didepannya itu dengan pandangan sendu . Ingin sekali rasanya memeluk tubuh bergetar itu , tapi otaknya masih waras untuk bertindak yang tidak-tidak .


Freya berbalik menatap nya , tatapan seolah-olah tidak ada yang terjadi " Yaa, aku baik-baik saja " jawab Freya


" Emm aku mau pulang . Kau lanjutkan saja tujuanmu datang kesini " ucap Freya seraya bangkit dari duduknya


" eits tunggu dulu " cegah Chandra seraya mencekal tangan Freya yang bersiap melangkah pergi .


Freya hanya menatap bingung " Emm aku belum makan malam " ucap Chandra yang justru membuat Freya bertambah bingung sekaligus merasa aneh dengan tingkah bosnya malam ini


" Lalu ? kau ingin makan ? " tanya Freya , yang dijawab anggukan antusias dari Chandra

__ADS_1


" Jadi , tunggu apa lagi ? Tetaplah disini dan lakukan makan malam mu " ucap Freya


" Denganmu ? " tanya Chandra , dengan senyum berharap .


" Aku ingin pulang " jawab Freya singkat


Seketika senyum Chandra pun sirna , angannya yang ingin ditemani makan oleh sang sekertaris sepertinya harus dikubur dalam-dalam .


" Ya sudah kita pulang saja " jawab Chandra , dengan wajah yang berubah datar .


Freya yang melihatnya pun menjadi bingung .


" Cihhh pasti sedang kesal sekarang ? Bukankah dengan umurmu yang bukan anak kecil sudah tidak pantas merajuk seperti ini tuan muda ? " kesal Freya dalam hati


Keduanya keluar dari restoran , dengan ekspresi muka yang terlihat sedang kesal dari keduanya . Freya terus saja mengekor dibelakang Chandra yang tengah berjalan menuju mobilnya.


Chandra yang merasa diikuti pun berbalik dan menemukan Freya yang tengah berjalan dibelakang nya . Bahkan berjalan kearah mobilnya tanpa sepatah katapun .


" Buka " Freya berteriak saat melihat sang pemilik mobil malah terdiam menatap dirinya


Chandra hanya menurut dengan ekspresi bingung " Dasar wanita aneh " gumam Chandra, seraya berjalan menuju mobilnya


Mobil pun berjalan menyusuri jalanan kota . Hening masih menemani perjalan mereka , hanya sesekali keduanya melirik satu sama lain .


" Restoran S'bar " ucap Freya yang tiba-tiba membuat Chandra berkerut bingung


" Lalu ? " tanya Chandra bingung

__ADS_1


Freya hanya diam tak menyahut . Justru ia malah memejamkan matanya seraya menekan tombol yang ada pada kursi untuk menurunkan posisi kursi menjadi sedikit menurun kebelakang . Chandra yang melihatnya pun hanya bisa tertawa miris .


__ADS_2