
Setelah beberapa menit akhirnya Chandra tiba di tempat sesuai alamat yang dikirim Freya padanya .
Sejenak ia berdiam diri didalam mobilnya , sebelum akhirnya memutuskan untuk keluar menemui Freya , yang katanya masih ada didalam restoran
Freya tengah menunggu dengan santai sembari menikmati makan malam nya , walaupun semuanya terasa hambar dimulutnya.
Rupanya Chandra sudah datang , terbukti saat ini sosok nya sudah duduk didepannya dengan pandangan sulit diartikan
" Ada apa ? " tanya Freya disela makannya
" Kau masih disini ? " tanya Chandra dengan muka datar sekaligus bingung karena sepertinya keadaan ,Freya , jauh lebih baik dari yang ia khawatirkan tadi .
Sedikit bingung dengan pertanyaan Chandra , Freya hanya bertanya-tanya dalam hati "apakah matanya tidak melihat jika dirinya sedang makan ?"
" Restoran adalah tempat dimana seseorang mencari makan " jawab Freya dengan ketus
" Justru yang seharusnya bertanya adalah aku . Untuk apa kau datang kesini mencari ku dengan segala pertanyaan aneh mu itu ? " tanya Freya , matanya menyipit karena kesal .
" Aku .... em aku datang karena melihat suamimu dengan wanita lain tadi " jawab Chandra sedikit ragu .
Freya berhenti sejenak saat mendengar suaminya bersama wanita lain , namun ia kembali memilih melanjutkan makan malamnya . Entahlah , apakah ia harus menangis saat ini juga ? . Bohong jika dirinya tak kecewa , bohong jika hatinya tak sakit saat melihat suaminya bersama wanita lain .
Dirinya hanya berusaha tegar saat ini . Dengan sisa tenaga serta keteguhan dihatinya , ia tak ingin terlihat lemah didepan banyak orang .
Genggaman sendok ditangannya mengencang , kepalanya tertunduk dalam , tanpa sadar air matanya keluar karena tak mampu bersembunyi dibalik kelopak mata .
Chandra yang sedari tadi hanya memperhatikan pun memilih untuk tetap diam . Dirinya tahu bahwa Freya sedang menangis saat ini , terlihat bahu cantik nan rapuh itu bergetar cukup kuat .
__ADS_1
" hiksss ...hikss ..hikss " isak kecil terdengar menyayat hati bagi yang mendengarnya . Ingin rasanya , Chandra memeluk tubuh rapuh itu untuk ia beri kekuatan .
Setelah menunggu beberapa menit , berharap Freya akan selesai dengan tangisnya . " Freya " panggil Chandra lirih
" emhh ? " jawab Freya , seraya mengelap sisa air mata pada wajahnya .
" huhh ... Pergilah ke toilet , aku akan menunggumu disini " ucap Chandra menatap iba Freya
" toilet ? " tanya Freya bingung . Kenapa aku harus pergi ke toilet ?
Chandra hanya menghela napas depresi. Tanpa menjawab , Chandra hanya menjelaskan melalui gerakan jarinya yang menunjuk kearah muka . Lihatlah betapa kusutnya penampilan Freya saat ini , begitulah kira-kira yang disampaikan Chandra .
Mukanya memerah saat tahu maksud bosnya itu " Ahh baiklah aku ketoilet dulu , permisi " ucap Freya lalu ia pun bangkit dan pergi dengan langkah terburu-buru .
Sejenak matanya menatap hidangan mewah yang tersaji dimeja makan pasangan suami istri yang baru saja melangkah pergi . Sungguh ironis nasib si wanita , ditengah-tengah acara romantis, dia malah pergi begitu menemui wanita lain .
" Kau baik-baik saja ? " tanya Chandra , matanya menatap wanita didepannya itu dengan pandangan sendu . Ingin sekali rasanya memeluk tubuh bergetar itu , tapi otaknya masih waras untuk bertindak yang tidak-tidak .
Freya berbalik menatap nya , tatapan seolah-olah tidak ada yang terjadi " Yaa, aku baik-baik saja " jawab Freya
" Emm aku mau pulang . Kau lanjutkan saja tujuanmu datang kesini " ucap Freya seraya bangkit dari duduknya
" eits tunggu dulu " cegah Chandra seraya mencekal tangan Freya yang bersiap melangkah pergi .
Freya hanya menatap bingung " Emm aku belum makan malam " ucap Chandra yang justru membuat Freya bertambah bingung sekaligus merasa aneh dengan tingkah bosnya malam ini
" Lalu ? kau ingin makan ? " tanya Freya , yang dijawab anggukan antusias dari Chandra
__ADS_1
" Jadi , tunggu apa lagi ? Tetaplah disini dan lakukan makan malam mu " ucap Freya
" Denganmu ? " tanya Chandra , dengan senyum berharap .
" Aku ingin pulang " jawab Freya singkat
Seketika senyum Chandra pun sirna , angannya yang ingin ditemani makan oleh sang sekertaris sepertinya harus dikubur dalam-dalam .
" Ya sudah kita pulang saja " jawab Chandra , dengan wajah yang berubah datar .
Freya yang melihatnya pun menjadi bingung .
" Cihhh pasti sedang kesal sekarang ? Bukankah dengan umurmu yang bukan anak kecil sudah tidak pantas merajuk seperti ini tuan muda ? " kesal Freya dalam hati
Keduanya keluar dari restoran , dengan ekspresi muka yang terlihat sedang kesal dari keduanya . Freya terus saja mengekor dibelakang Chandra yang tengah berjalan menuju mobilnya.
Chandra yang merasa diikuti pun berbalik dan menemukan Freya yang tengah berjalan dibelakang nya . Bahkan berjalan kearah mobilnya tanpa sepatah katapun .
" Buka " Freya berteriak saat melihat sang pemilik mobil malah terdiam menatap dirinya
Chandra hanya menurut dengan ekspresi bingung " Dasar wanita aneh " gumam Chandra, seraya berjalan menuju mobilnya
Mobil pun berjalan menyusuri jalanan kota . Hening masih menemani perjalan mereka , hanya sesekali keduanya melirik satu sama lain .
" Restoran S'bar " ucap Freya yang tiba-tiba membuat Chandra berkerut bingung
" Lalu ? " tanya Chandra bingung
__ADS_1
Freya hanya diam tak menyahut . Justru ia malah memejamkan matanya seraya menekan tombol yang ada pada kursi untuk menurunkan posisi kursi menjadi sedikit menurun kebelakang . Chandra yang melihatnya pun hanya bisa tertawa miris .