JODOHKU Bukan SUAMI PERTAMAKU

JODOHKU Bukan SUAMI PERTAMAKU
Tampil menawan


__ADS_3

Sore harinya , Freya , hanya berdiam diri di meja kerjanya . Karyawan yang lain sudah pulang beberapa menit yang lalu , namun ia masih ingin duduk dikursinya .


" Apa yang harus kulakukan sekarang ? " gumamnya menatap lorong lantai dengan pandangan kosong.l


Adrian , suaminya tipe laki-laki yang ambisius dengan keinginannya , apapun rintangannya akan dia lewati demi mendapatkan yang diinginkan.


" Haruskah aku meminta bantuannya ? " gumamnya lagi dengan menghembuskan napas pelan .


Pintu ruangan CEO masih tertutup rapat , pertanda penghuninya masih berada didalam .


"Sepertinya mustahil" Freya menggeleng pelan . ia letakkan kepalanya diatas meja dengan mata terpejam.


ehem....


" Kenapa belum pulang ? " tanya Chandra yang tengah menatap Freya datar .


Kenapa laki-laki ini masih ada disini ? Freya bertanya-tanya dalam hati. dirinya masih belum menyahut pertanyaan bosnya . Entahlah pikirannya sedang kacau hingga membuatnya diam seribu bahasa .


" hey aku bertanya padamu ? " sentak Chandra


" ahhh maaf " jawab Freya , tersenyum canggung .


Freya pun berdiri dari duduknya, menatap laki-laki didepannya dengan hati berkecamuk . Lagi dan lagi dia bimbang .


Haruskah aku menerima tawaran bantuannya ? Aku percaya semua akan menjadi mudah jika dia ikut campur . Tapi... aku tidak ingin terlihat buruk dimata mas Adrian. Aku masih menjadi istrinya , aku harus menjaga harga dirinya sebagai suamiku .


Aku tidak mau dia dipandang sebelah mata oleh orang lain karena gagal mendidik dan menjaga ku hingga membuat ku berselingkuh dengan laki-laki lain . terlepas dari dia berselingkuh dariku , itu bukan kuasaku untuk menghakiminya .


Aku hanya ingin menjaga kewarasanku agar tetap utuh . batin Freya berkecamuk


" Ada apa denganmu ? Kau punya masalah ? " tanya Chandra penasaran . Sedari tadi diajak bicara hanya haheho saja .


" Apakah dia sedang berbicara menggunakan telepati nya " gumam Chandra tiba-tiba merinding .

__ADS_1


" Aku baik-baik saja " jawab Freya seraya tersenyum .


" Kau tampak aneh " ucap Chandra datar


" Aku ? mungkin hanya perasaan tuan saja " jawab Freya lagi-lagi tersenyum


" hem baguslah kalau kau baik-baik saja " sahut Chandra mengiyakan .


Keduanya berjalan beriringan melewati lorong lantai menuju lift yang akan membawa mereka turun kelantai bawah .


" emm boleh aku bertanya ? " Freya menoleh kesamping dimana bosnya tengah berjalan dengan tegap . Terlihat semakin tampan dan berkharisma


" Jalan saja sudah membuatku meleleh apalagi kalau ...... ? aishh jangan membayangkan yang iya iya Freya " batinnya seraya mengibaskan tangannya didepan muka . seolah mengusir pikiran jahat yang ada dikepalanya .


" hem " jawab chandra


" Hem ? " beo Freya dengan muka bingung .


" huhh kau ingin bertanya apa ? " dengan kesabaran ekstra nya Chandra berbicara lembut . Entah kenapa sekretarisnya hari ini sedikit lemot ketika diajak bicara .


" ohhh ... Soal pesta yang dibicarakan asisten Dean . Apakah itu sudah menjadi kegiatan rutin pegawai kantor ? "


Mendengarnya saja membuat Chandra kesal . Awalnya dia biasa-biasa saja ketika kantor mengadakan party , namun sekarang kondisinya sudah berbeda. Ada wanita yang sangat ia cintai akan ikut acara tersebut , dimana seorang wanita dan pria akan berbaur dan menikmati malam mereka dengan baik .


Acara ini hanya dikhususkan untuk yang masih single , artinya tidak akan ada pihak yang tersakiti jika nantinya mereka menghabiskan malam bersama ataupun minum-minum bersama .


" Ya biasanya dilakukan saat perusahaan memenangkan sebuah proyek besar dan hanya untuk sekedar bersenang-senang " jawab Chandra


Sebenarnya ia malas menjelaskan nya , tapi apalah daya jika wanita nya yang meminta penjelasan.


" Wah kelihatannya seru banget ya ? Aku jadi tertarik untuk ikut " jawab Freya menggenggam tangannya seraya tersenyum lebar


" Kau tau acara apa itu ? " tanya Chandra mendadak kesal . Bahkan wajahnya sudah memerah menatap Freya .

__ADS_1


" Acara party dengan teman kantor kan ? " jawab Freya , dirinya berusaha yakin dengan jawabannya .


Bukankah memang seperti itu , asisten Dean yang mengatakannya saat itu .


" cihhh sekedar berkumpul dan melepas lelah hanyalah alibi mereka untuk bersenang-senang . Bersenang-senang versi mereka itu sudah berbeda dengan pemikiranmu Freya " jelas Chandra tersenyum miring .


Dilain kondisi justru Freya semakin dibuat pusing dengan penjelasan Chandra .


" Begini saja , kalau kau penasaran aku akan menemanimu kesana. Harus bersamaku tidak boleh pergi dengan orang lain apalagi sendiri . Kau mengerti ? "


" oke " jawab Freya mengangguk samar .


Walaupun bingung , dirinya tetap mengiyakan . Toh dirinya juga belum terlalu akrab dengan pegawai perusahaan . Hanya beberapa dari mereka yang Freya kenal.


" Jam 7 aku akan menjemputmu "


Chandra kemudian pergi dengan mobilnya . Begitupun dengan Freya yang juga pergi menaiki mobilnya sendiri .




" emm rasanya aku ingin melakukan spa , badanku capek sekali " gumamnya meringis .


saat melihat jam ternyata masih pukul empat sore , itu artinya masih ada waktu tiga jam untuk bersiap nanti .


Akhirnya Freya mengunjungi salah satu tempat spa dan berlanjut belanja pakaian dan ke salon melakukan make up . Entahlah hari ini dia ingin tampil mempesona.


" emm pakai baju yang mana ya ? sepertinya yang ini cocok untuk acara party " pilihannya jatuh pada dress hitam yang sedikit terbuka . Belahan samping yang mengakibatkan kakinya terekspos .


Waktu menunjukkan pukul tuju malam , ia sudah menghubungi bosnya bahwa ia sedang berada disalah satu butik .


💋💋💋💋 Lanjut nggk ini ???

__ADS_1


__ADS_2