JODOHKU Bukan SUAMI PERTAMAKU

JODOHKU Bukan SUAMI PERTAMAKU
Hilang !


__ADS_3

" Aku tidak mau " teriak Freya dengan matanya menyalang marah


"Oke oke tidak perlu berteriak baby , aku tidak akan memaksamu " ucap Chandra


Nafas nya yang naik turun menandakan kalau Freya benar-benar tengah marah saat ini . Marah dan menyesal , kenapa baru tau sekarang bagaimana sifat asli bosnya .


Pemimpin yang awalnya ia anggap manusia dermawan dan bijaksana , justru saat ini malah sebaliknya .


Lama mata mereka saling menatap satu sama lain . Menyiratkan perasaan satu sama lain melalui sorot mata .


Hingga akhirnya Chandra mengejutkan Freya dengan perkataan nya saat bibir itu membisikkan kalimat ditelinganya .


" Kau gila ? " teriak Freya


" Minggir , kalau tidak aku akan berteriak meminta tolong " ancam Freya yang justru dianggap lucu oleh Chandra


" Hahaha ... Kau lucu sekali baby "


" Kau ingin meminta tolong dengan siapa ?"


" Kau lupa kalau ini Club malam hem ? Tempat untuk bersenang-senang " ucap Chandra disela-sela tawanya .


Saat tawanya sudah mereda , Chandra melanjutkan perkataannya


" ahhh padahal malam ini aku berniat memper**samu , tapi sepertinya gagal . Kau sudah mengetahui semuanya sebelum aku melakukan rencanaku " jelas Chandra dengan ekspresi muka dibuat sesedih mungkin .

__ADS_1


Freya rasanya sudah tidak bisa berword word lagi . Sudah gila kah manusia didepannya ini ? pikirnya


be like : Jujur itu baik tapi selalu jujur juga tidak baik .


" menjijikkan " umpat Freya dengan lirih namun Chandra masih bisa mendengarnya . Bahkan dirinya hanya tersenyum saat itu .


Setelah beberapa saat , akhirnya Chandra menyingkir dari atas tubuh Freya yang membuat wanita itu bisa bernapas lega .


" Baiklah kau boleh pergi , temui lah mereka dibawah sana . Ingat banyak laki-laki mesum ditempat ini jadi berhati-hati lah " begitulah Chandra mewanti-wanti Freya agar tidak tergoda oleh rayuan para buaya disini dan dirinya termasuk dalam spesies itu 🐊.


Freya langsung pergi begitu saja tanpa mengucapkan apapun. Pada saat Freya membuka pintu ternyata asisten Dean tengah berdiri disamping pintu dengan muka datarnya.


Entah apa yang dilakukannya saat itu , pikirnya tidak perduli , toh itu juga bukan urusannya. Yang terpenting saat ini dirinya harus mencari temannya yang ia kenal dekat di kantor .


Dengan cahaya yang temaram ditambah banyaknya kerumunan manusia dilantai ini , apakah dirinya masih bisa menemukan temannya ?


Karena pusing dan tenaga nya terkuras karena kejadian tadi , akhirnya Freya memilih duduk dimeja bartender . memesan satu gelas minuman yang akan menemaninya saat ini sebelum bertemu temannya .


Saat sudah duduk , dirinya baru teringat akan tas nya. Dimana ya ? pikirnya . Dompet ,identitas dan ponsel ada disana semuanya.


" Ahh sial " umpat nya saat berhasil mengingatnya .


Kalau begini ceritanya dia tidak akan bisa berkutik tanpa benda itu . Ingin mengambilnya pun membuat nyalinya langsung menciut . takut hal serupa terjadi lagi nantinya .


Pada akhirnya ia lebih memilih berdiam diri dimeja bartender . Menunggu keajaiban datang kepadanya .

__ADS_1


Chandra tengah berbicara serius dengan Dean . Rupanya keadaan saat ini sedang tidak baik-baik saja . Salah satu dari musuh perusahaannya berniat menghancurkan pesta malam ini atau lebih tepatnya mengincar nyawa Chandra untuk dihabisi .


Menjadi CEO sukses diusia muda bukanlah hal mudah . Banyak dari sesama pebisnis yang merasa iri dengan kesuksesaannya hingga membuat mereka gelap mata dan ingin menghabisinya.


" Beritahu seluruh karyawan kita untuk segera kembali . Lakukan saja secara perlahan jangan sampai pergerakan kita terlihat oleh musuh. "


" Kita masih punya waktu lima belas menit dari sekarang . Oh ya suruh anak buah kita untuk mengantar Freya kembali ke apartemen pribadiku , disana tempat paling aman " titah Chandra ,


" Baiklah , lalu bagaimana denganmu ? " tanya Dean


" Lakukan saja , aku akan mengurus yang lain " Jawab Chabdra


Keduanya berpisah , Dean melaksanakan tugasnya sesuai perintah dan arahan dari Chandra . Melalui earphone mereka berkomunikasi


" Dimana Freya ? " tanya Chandra


" Aku belum menemukannya " jawab Dean sedikit gusar .


Matanya melihat sekitar , berjalan diantara himpitan orang . membalik setiap tubuh wanita yang ia rasa hampir mirip dengan Freya . Namun nihil , dirinya tak menemukan apapun .


" Bagaimana ? " tanya Chandra diseberang .


Khawatir , tentu saja . Dirinya tak mau Freya terlibat masalah ini . Masalah yang Freya sendiri tidak tau .


" Aku tidak mau tau , cari seluruh informasi atau petunjuk apapun tentang keberadaan Freya . " panggilan terputus . Dean masih berusaha menajamkan pandangannya untuk melihat Freya diantara kerumunan itu.

__ADS_1


__ADS_2