
" emmm itu .... aku datang kesini karena ingin memanggilmu untuk sarapan pagi " cicit Freya pelan dengan kepala menunduk dan kedua tangan yg saling meremas satu sama lain .
" Benarkah ? tak ada maksud lain. " goda Chandra dengan senyum tipisnya
" Bukan " jawab Freya cepat . buru-buru kepalanya mendongak menatap Chandra dengan ekspresi menurut Chandra lucu .
Karena terlalu gugup ,otak Freya mendadak kosong . Tak ada serangkai kalimat yang terlintas dipikirannya untuk bisa membuat nya keluar dengan cepat . Apalagi dengan otot-otot bak roti sobek yang terpampang nyata didepan mata yang membuatnya menelan ludahnya kasar.
Chandra yang menyadari arah pandang wanita didepannya itupun seketika tersenyum lebar .
ehemmm
Freya yang kedapatan tengah memperhatikan roti sobek itupun semakin malu . Pipinya bersemu merah dengan deru napas sedikit lebih cepat .
" emm cepatlah pakai bajumu , aku akan menunggumu diluar " dengan langkah cepat , Freya berjalan keluar bahkan dengan kepala yang tetap melihat kebawah .
Chandra pun tak menahan Freya untuk tetap tinggal , dirinya hanya tersenyum tipis saat Freya berlalu pergi dari hadapannya . Saat matanya melihat kearah ranjang , dimana biasanya disana sudah ada sepasang baju kantor untuk ia pakai . Namun kali ini terlihat kosong .
" mungkin dia melupakannya " pikir Chandra mengedikkan kedua bahunya keatas dengan acuh .
Mau tidak mau akhirnya Chandra memilih untuk mengambil sendiri pakaiannya .
Saat kakinya melangkah keluar kamar , menuju ruangan dimana pakaian nya tersimpan , langkah nya terhenti saat matanya tak sengaja melihat dua buah koper berdiri disamping meja rias yang ada dikamar Freya .
" Kenapa aku merasa dikhianati ? bukankah aku hanya orang asing baginya ... cihh " batin Chandra
Sebuah angan yang tadinya ia rangkai berubah begitu saja saat Freya mengutarakan keinginannya untuk pergi . Saat itu dirinya sempat berfikir untuk melakukan segala cara agar Freya tetap hidup disampingnya .
🍀🍀🍀
Saat ini keduanya berada di meja makan , menikmati makanan yang dibuat oleh Freya .
__ADS_1
Hening , baik Freya maupun Chandra tidak ada yang membuka suara . Keduanya membisu dengan segala pemikiran yang ada di otak mereka masing-masing .
' kenapa dengan mukanya hari ini ? " gumam Freya dalam hati , karena sejak duduk dikursi itu ,muka Chandra sudah terlihat datar . Padahal setiap pagi , bibir itu akan tersenyum diiringi dengan muka bahagianya .
'Apa mungkin dia marah karena aku akan pergi ? Bukankah semalam dia yang menyuruh ku pergi jauh-jauh ? ."
Chandra yang merasa diperhatikan pun memilih menyelesaikan sarapan paginya dengan cepat . Pergerakannya tak luput dari mata elang milik wanita cantik didepannya .
" Kenapa ? " tanya Chandra saat Freya menatapnya tanpa berkedip .
" Kenapa ? masakanku tidak enak ya ? " Freya seketika langsung berfikir bahwa alasan Chandra berhenti makan karena masakannya .
" Apakah seburuk itu ? "gumam Freya lirih . mimik mukanya langsung berubah sedih saat memikirkannya .
" Enak kok " jawab Chandra dengan tersenyum .
" Lanjutkan lagi makan mu . Aku akan menunggumu , setelah itu ada yang ingin aku bicarakan . "
Tak butuh waktu lama dirinya sudah menghabiskan makanannya . setelah itu dirinya bangkit untuk segera membereskan sisa-sisa makanan dimeja makan .
" Tunggulah di ruang tv ,aku akan membereskan ini dulu . Nanti aku akan menyusulmu " ucap Freya pada Chandra yang tengah sibuk dengan laptopnya .
" Baiklah " jawab Chandra kemudian bangkit dan melangkah pergi menuju ruangan lain.
🍀🍀🍀🍀
"Halo..."
" Tunda semua kegiatanku sampai tiga jam kedepan " titah Chandra pada asistennya Dean .
" Baik bos .. " jawab Dean, kemudian panggilan langsung terputus .
__ADS_1
Tak berselang lama Freya datang dengan segelas kopi ditangannya , kemudian kopi itu ia taruh didepan Chandra .
" ehemm ini kopimu "
" Terima kasih " jawab Chandra seraya menyeruput kopi itu sedikit , karena masih panas .
" Apa yang ingin kau katakan ? " tanya Freya saat Chandra hanya diam dan sibuk dengan laptopnya
Chandra langsung menghentikan jarinya yang sedari tadi sibuk menari diatas keyboard , dengan menarik napas pelan , Chandra akhirnya membuka suara .
" Bolehkah aku meminta satu hal ? " tanya Chandra
" Permintaan ? permintaan apa maksudmu ? " tanya Freya sedikit ambigu dengan ucapan Chandra
" aaaa sebelum aku mengucapkan permintaanku , bolehkah aku bertanya ? "
" hemm katakan "
" Apakah kau pergi untuk tidak kembali ? " Freya yang semula biasa saja seketika berubah diam bak patung .
Kenapa hatiku mendadak nyeri , bukankah ucapannya itu benar ? Aku memang pergi tidak untuk kembali . Itulah tujuan awalku , aku hanya tidak ingin tersakiti untuk kedua kalinya .
" Mungkin " lirih Freya , sedangkan Chandra hanya menganggukkan kepalanya .
" emm mengenai permintaan ku , aku hanya ingin kau datang lagi kesini nanti malam " ucap Chandra dengan datar
Terkejut , untuk apa dia memintaku datang ketempat ini lagi ? bukankah dia sudah mendengar jawabanku .
" Tapi____ " Freya terdiam saat mata tajam itu menatapnya datar .
🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣
__ADS_1
" Selamat akhir pekan "