
setelah beberapa saat diam karena terkejut , Freya pun langsung tersadar dan kembali pada situasi yang menegangkan " Ya ... ? " sahutnya bingung , menatap laki-laki disampingnya dengan penuh tanya
Chandra memasang wajah imut , sungguh menggelikan " Aku bertanya padamu , tapi kau tak menjawabnya " ucap Chandra dengan nada khas orang mabuk
" oke... Aku akan bertanya sekali , mereka siapa ? apakah kau mengenalnya ? " tanyanya seraya matanya melirik beberapa orang yang ada didepannya , hanya sebentar lalu kembali menatap Freya menunggu jawabannya
Tak kunjung mendapat jawaban , dirinya pun terpaksa harus memutar otak mencari topik pembicaraan yang terkesan masuk akal untuk sepasang kekasih , supaya Drama yang tengah ia mainkan seorang diri bisa berjalan baik .
Wah ... kayaknya punya bakat terpendam nih bang Chachand 🤣
" Kenapa dia seperti sedang marah sayang ? Apakah kita berbuat salah padanya ? " tanya Cahndra menunjuk kearah Adrian yang memang tengah menunjukkan wajah marah bahkan saat ini tengah melotot kearahnya
Mulutnya tetap aktif berbicara tak perlu , bahkan badannya beberapa kali limbung kalau saja Freya tak mendekapnya erat
Nafas Adrian memburu , setelah ia tahu bahwa laki-laki yang tengah bersama istrinya adalah Direktur perusahaan dimana istrinya bekerja sebagai sekertaris Direktur
" Dasar wanita murahan , kau berani mengkhianati ku ? kau berani berhubungan gelap dengan laki-laki lain yang tak lain adalah bosmu sendiri diperusahaan haa ? " murka Adrian , bahkan saat ini mereka menjadi sorotan beberapa orang yang masih berada didekat mereka dan bisa mendengar apa yang tengah Adrian ucapkan
" Kau yang murahan " teriak Freya , merasa tidak terima dengan apa yang Adrian tuduhkan padanya
" Haha Aku ? " ucap nya menunjuk dirinya sendiri dengan tertawa kencang , bahkan Freya menilainya gila
" Kau yang murahan , datang ketempat seperti ini bersama laki-laki lain dan dia adalah bosmu sendiri ditempat kerja . Setiap hari kalian bertemu , bahkan dengan suami mu sendiri saja kau jarang bertemu " geram Adrian . Matanya memerah , entah menahan tangis atau marah ? tak begitu jelas karena suasana yang remang-remang
__ADS_1
" Ya kau sebut saja aku ****** ,yang suka pergi ketempat seperti ini bahkan sampai lupa pulang kerumah. Lupa pada keluarganya sendiri , sering berbohong hanya agar bisa pergi ketempat seperti ini " teriak Freya , matanya bahkan sudah berkaca-kaca , air mata nya bahkan akan jatuh kalau ia berkedip sedikit saja .
" Itukan yang kau maksud ? " tanya nya dengan bibir bergetar " Kau bahkan menuduhku yang tidak-tidak agar kelakuanmu tertutup dengan mencari kesalahanku , kau terlalu naif menjadi laki-laki " kesalnya , bahkan tanpa ia sadari air matanya sudah menetes sejak tadi
" Jangan menangis sayang " ucap Chandra lirih , seraya tangannya mengelap air mata sekertarisnya yang membasahi pipi
Dia masih berakting menjadi kekasih sekertarisnya didepan suami dan yang lain. Bahkan beberapa orang mem video mereka , ia yakin besok akan menjadi berita terheboh sepanjang masa . "Seorang CEO terkaya dan tertampan , tertangkap basah berselingkuh dengan sekertarisnya sendiri di Club malam "
"aish menyebalkan sekali " pikirnya dalam hati
*
*
*
" Ahh sudahlah biarkan saja tidak usah ku ceritakan , bisa bubar rumah tangga orang ku buat nantinya " dirinya bergidik ngeri , bisa- bisa ia mendapat gelar perusak rumah tangga orang nantinya
" Kenapa ? bukankah tuan tidak membawa mobil ? " tanya Freya menoleh kearah Chandra
" Aku sudah menghubungi sopirku untuk datang menjemput ku , jadi kau bisa langsung pulang dan istirahat " ucap Chandra tersenyum canggung
"Kenapa dia tidak membahas tentang kejadian tadi ? apakah dia sudah tahu kalau aku hanya akting saja ? atau menunggu ku untuk menjelaskan padanya langsung ? " tanya nya dalam hati
__ADS_1
" Oh baiklah , aku akan menurunkan tuan di halte bus dipinggir jalan raya " sahut Freya , menginjak pedal gas menuju tempat yang ia maksud
*
*
*
Apartemen Chandra
Chandra tengah merebahkan tubuhnya seraya memikirkan sekertarisnya yang tengah tertimpa musibah " Kasihan sekali dia ,memergoki suaminya selingkuh , tapi malah dia dituduh yang bukan-bukan " gumamnya terheran-heran
" Apakah tindakan ku sudah benar ? Sepertinya tidak , aku membuatnya semakin rumit " kesalnya dengan menyugar rambutnya kasar
Sedangkan Freya tengah berhenti didepan gerbang rumahnya sendiri ,memejamkan matanya seraya bersandar pada kursi mobil. Rasanya malas sekali bertemu suaminya dalam kondisi seperti ini
" Apakah hidupku memang harus selalu menyakitkan seperti ini ? Hidup sebagai Yatim Piatu sejak kecil , hanya anak tunggal bahkan dirinya hanya memiliki suaminya saat ini ,itupun suaminya tega mendua dibelakang nya " gumamnya dalam hati . Matanya hanya sibuk mengeluarkan air mata sejak bosnya memutuskan pulang bersama sopirnya
" Oh iya .. ngomong-ngomong kenapa bosnya mengaku sebagai kekasihnya tadi ? Apa bosnya memang mabuk ? tapi kenapa pulang tadi ia terlihat sehat ?" tanya nya bingung , Apakah bosnya hanya akting ? tapi untuk apa ?
karena bingung , ia pun memutuskan untuk masuk kedalam rumahnya , masalah bosnya akan ia bicarakan besok saat bekerja .
Saat ini ia lelah dan butuh istirahat . Terserah suaminya mau marah-marah nantinya , ia tak peduli .
__ADS_1
......Happy Reading ......