
Keduanya sudah berada dimeja makan , dengan suasana kikuk membuat keduanya hanya berdiam diri satu sama lain . Terutama Freya , dirinya cukup malu saat mengingat kejadian tadi , dimana dirinya terpergok tengah mencium baju laki-laki didepannya .
" Tumben kau memasak sebanyak ini ? Ada apa ? " tanya Chandra tanpa basa basi . Tidak seperti biasanya wanita didepannya itu akan memasak sebanyak ini . bukan pelit ,tapi makanan sebanyak ini menurut nya akan mubazir jika hanya dimakan dua orang saja .
" ahh itu ... aku hanya ingin memasak saja . Silahkan dimakan , cicipi semuanya lalu katakan apakah masakan ku enak "
Freya belum ingin membicarakan itu sekarang , setidaknya makan terlebih dulu agar nantinya tidak bisa merusak nafsu makan mereka .
Chandra makan dengan lahap tanpa memikirkan apapun . Sedangkan Freya tengah memikirkan bagaimana caranya ia mengatakan niatnya yang ingin pergi dari apartemen ini sesuai rencananya tadi .
Selain takut Chandra menolak atau melarangnya pergi , Freya sebenarnya juga berberat hati untuk pergi dari sini . Entahlah rasa nyaman mulai muncul saat dirinya bersama Chandra . Namun lagi dan lagi rasa trauma mengalahkan segalanya.
Chandra laki-laki yang baik dan perhatian . Tapi dengan siapapun kalian menjalin hubungan sekalipun itu orang baik dan sayang dengan kalian , tidak bisa dipungkiri jika nantinya kalian akan tetap mendapatkan luka walaupun dengan versi dan tingkat sakit yang berbeda pula.
Seleksi alam itu ada , ada saatnya kita bosan dan lelah dengan orang yang nyatanya dulu kita cintai , dan Freya belum siap untuk menghadapi semua itu . Nyatanya luka yang dibuat oleh sang mantan suami belum sepenuhnya kering . Perlu waktu untuk membuatnya kembali kuat dan siap untuk menjalin hubungan dengan pria manapun nantinya .
" Bicara lah " ungkap Chandra disaat dirinya sudah selesai dengan makanannya .
__ADS_1
Menatap wanita didepannya itu dengan tatapan mengintimidasi . Chandra sadar atas perilaku Freya yang menurutnya terlalu berlebihan malam ini .
" Emm tunggu saja diruang tv , aku mau membereskan ini dulu " Jawab Freya setelah terdiam beberapa saat akibat tatapan yang diberikan Chandra padanya .
" Hem " sahut Chandra seraya bangkit dari duduknya lalu melangkah menuju ruang tv sesuai ucapan Freya .
Mendadak udara di meja makan kembali normal saat Chandra sudah melangkah pergi dari sana .
" huhhh ... Kenapa aku merasa bersalah ya . Bukankah dengan perginya aku dari sini dia akan merasa tidak terbebani lagi dengan keberadaan ku " gumam Freya seraya matanya mengikuti siluet Chandra yang perlahan menghilang karena terhalang tembok .
Setelah menyelesaikan pekerjaan nya , Freya pun akhirnya membuat keputusan untuk tetap berbicara dengan Chandra mengenai niat awalnya yang ingin pergi dari apart ini .
Kalaupun seandainya laki-laki itu menolak keinginannya , seharusnya pasti ada alasan yang kuat untuk itu . tapi mustahil , memangnya aku ini siapa nya dia ? Bahkan aku hanya orang asing yang menumpang hidup disini , pikir Freya .
Freya datang dengan satu gelas kopi ditangannya , lalu dia letakkan kopi itu didepan Chandra yang sedari tadi hanya menatapnya datar.
Pada akhirnya Freya memilih duduk yang berjarak cukup jauh dengan Chandra . Nyalinya menciut begitu saja saat berhadapan dengan mata elang itu.
__ADS_1
" emm aku ingin mengatakan sesuatu " ucap Freya menundukkan kepalanya
" Katakan " sahut Chandra , matanya tak pernah lepas memandang kearah Freya sedari tadi .
" Aku.... ingin pergi dari sini " bisik Freya . Suaranya yang mendadak mengecil membuat Chandra tak bisa mendengar nya dengan baik .
" Kau melakukan kesalahan ? " tanya Chandra yang membuat Freya mendongak menatap kearahnya
" No , aku tidak melakukan kesalahan apapun " sangkal Freya
" Kalau begitu bicaralah yang benar dengan menatap ke arahku ,bukan menunduk dan melihat kearah lantai "
Mendengar perkataan Chandra yang dingin , membuat Freya menelan ludahnya kasar .
Kenapa tiba-tiba dia jadi galak begini ? bukankah kemarin-kemarin dia laki-laki yang lembut kepadaku ? ... gumam Freya menciut .
Karena melihat wanita dihadapannya hanya berdiam diri dan asik dengan dunianya sendiri membuat Chandra kesal . Karena merasa dipermainkan .
__ADS_1
" Sudahlah kau memang tidak berniat berbicara dengan ku " kesal Chandra seraya bangkit dari duduknya.
" eitss tunggu dulu " Freya spontan berlari menghampiri Chandra seraya menahan tangan itu agar tidak pergi.