JODOHKU Bukan SUAMI PERTAMAKU

JODOHKU Bukan SUAMI PERTAMAKU
Chandra jatuh sakit


__ADS_3

#Flashback


seusai makan malam yang romantis , chandra pun mengantarkan Siska untuk menginap di hotel yang telah dipesannya . Ya walaupun mood Chandra sempat hilang tadi akibat ulah Siska yang terlambat . Tapi dia berusaha memaafkan nya , sebab dia memang tau keadaan keduanya yang memang seringkali sibuk hingga mengabaikan keharmonisan hubungan mereka


"Cupp .... selamat malam sayang " ucap Siska sebelum turun dari mobil Chandra


" Ya... Istirahatlah agar besok tubuhmu segar saat beraktivitas " sahut Chandra , setelah itu baru Siska turun dari mobil


Tersenyum sampai mobil Chandra tak lagi terlihat membuatnya bernafas lega


" huhh akhirnya selesai juga masalah malam ini " gumamnya seraya mengelus dadanya


" Lebih baik aku istirahat " putusnya , kemudian melangkah pergi memasuki hotel


Didalam Mobil


Diperjalanan pulang ,tak lupa ia mengabari asisten Dean untuk menjemputnya besok . Biasanya ia memang berangkat membawa mobil sendiri .


Sesampainya dirumah , ia pun langsung mandi dan berganti pakaian tidur , sebelum tidur dirinya memilih untuk melihat agenda jadwalnya besok


#Flashback off


Hari ini suasana perusahaan TAMACORPS sedikit lebih ramai , karena adanya para peserta yang akan mengikuti interview termasuk Freya


”Permisi , saya atas nama Freya Allesia mendapat panggilan interview disini ” ujar Freya pada pegawai resepsionis


”ah iya , silahkan naik kelantai empat ,lalu tunggulah dikursi tunggu yang telah disediakan . Nanti akan ada orang yang bertugas membimbing para peserta ”jelas pegawai tersebut dengan ramah


" baiklah , Terimakasih nona " jawab Freya dengan tersenyum


Terlihat di kursi tunggu yang dimaksud nona pegawai tadi ternyata sudah banyak yang menempati , itu tandanya mereka juga pelamar seperti dirinya . Melihat banyaknya orang yang hadir membuatnya sedikit tidak percaya diri , apakah dirinya mampu mengalahkan puluhan orang yang ada disini ? Sedangkan aku belum pernah bekerja semenjak lulus kuliah


" Permisi " ucapnya seraya tersenyum pada pelamar lain


Setelah beberapa menit menunggu , akhirnya satu persatu dari kami pun mulai interview yang dipimpin langsung oleh pemilik atau CEO perusahaan


"Nona Freya Allesia " panggil perempuan berseragam rapi nan seksi yang memang bertugas memanggil nama-nama para pencalon


" Dag dig dug serrr ..... haduh kok jadi grogi gini sih " gumam nya seraya bangkit dan mengambil napas panjang untuk menormalkan detak jantungnya

__ADS_1


Waktu terasa berjalan begitu lambat , didalam ruangan pun suasana begitu tegang , apalagi saat pemimpin perusahaan sedang mengamati , duduk di kursi paling tengah dengan pandangan matanya yang tajam , membuat bulu kuduk Freya merinding .


Setiap kali tak sengaja bersitatap


dengan matanya , buru-buru Freya langsung menoleh kesembarang arah


Tiba-tiba dipertengahan interview nya Sang CEO pergi begitu saja setelah berbisik dengan laki-laki disampingnya .


Wajahnya memang terlihat pucat , tapi apakah dia pergi karena sakit ? Ah sudahlah itu bukan urusanku


”Sudah selesai , anda bisa keluar sekarang nona . Nanti hasilnya akan diumumkan di Email masing-masing " ucap asisten Dean


" Baik . Selamat siang tuan-tuan dan nona " ucap Freya seraya bangkit dan setelah itu membungkuk hormat


Ruangan CEO


Chandra yang tengah memejamkan matanya dengan bersandar pada sofa yang ada diruangannya . Entahlah hari ini sepertinya dia kurang enak badan , kepalanya pusing . Sudah sejak tadi dia menahan tubuhnya untuk tetap bertahan .


Tapi dari pada pingsan didepan banyak orang , mau ditaruh dimana mukanya nanti ? bisa malu dia sebagai CEO , dengan badan yang kekar bisa pingsan didepan karyawannya sendiri


" huhh lemas sekali " lirih nya , bahkan dia seperti tidak punya tenaga sama sekali saat ini


" Tuan " panggil asisten Dean , yang sudah selesai dengan kegiatannya yang sengaja dipercepat . Dia sedikit khawatir dengan keadaan bos nya , apalagi tadi wajah nya yang terlihat pucat , dan keringat dingin yang keluar dari tubuh bosnya


" Kerumah sakit saja kalau memang sudah tidak kuat " ujar Dean seraya mengeluarkan ponsel nya berniat menelepon sopir untuk datang menjemput nya dan Chandra


" Tidak perlu" jawab Chandra membuat asisten Dean menoleh kearah Chandra " why ? Kau sedang sakit , sebaiknya kita ke dokter sebelum keadaan mu semakin parah " kesal Dean , Chandra memang susah sekali jika di suruh ke Dokter . Padahal tubuhnya sudah panas dingin


" Aku pulang saja , istirahat dirumah " jawab Chandra membuka matanya perlahan . Kemudian berusaha bangkit ,namun tiba-tiba tubuhnya terhuyung kesamping . Untung saja ada asisten Dean , jadi langsung ditangkapnya tubuh lemas itu


" aishh kubilang kita kerumah sakit , agar kau bisa dirawat disana dan ada yang mengurusimu " omel asisten Dean yang masih didengar oleh Chandra


Setelah membaringkan Chandra di sofa , Dean pun langsung menelepon sopir yang ingin diteleponnya tadi untuk datang . Setelah beres , diapun duduk disamping Chandra yang sedang tertidur


" Kasihan sekali kau ini , punya pacar tapi tidak mau mengurusmu . Hanya mau uang uang dan uang " omel nya memandang miris Chandra


" Mata duitan ,centil lagi . Sukanya mengumbar aurat dimana-mana , kayak enggak ada wanita lain saja kau ini memacari manusia seperti itu " ucapnya dengan muka kesal


" kau itu tampan , kaya . Pasti banyak yang mau dengan mu dude "

__ADS_1


" akupun kalau dikasih modelan kayak si Siska , gak bakalan mau gue "


(Kok mirip emak-emak sih cerewetnya , tampan )😂😂


Setibanya dirumah sakit , Chandra pun langsung mendapatkan perawatan .Penyebab nya adalah karena kurang istirahat , makan tidak teratur dan terlalu banyak mengkonsumsi kopi


" Untuk apa kau bekerja setengah mati , jika kau saja tidak bisa menikmati hasilnya nanti " ketus asisten Dean , yang saat ini tengah mengupas buah untuk Chandra


" Kalau tidak iklas merawatku , lebih baik kau pulang sana " jawab Chandra sedikit kesal , karena dari tadi asistennya itu mengoceh , seakan tidak iklas jika direpotkan oleh nya


" hei manusia batu , bukannya aku tidak mau merawatmu ya .... Tapi karena aku akan jauh lebih sibuk diperusahaan jika kau tidak ada . Ditambah kau harus sakit juga dan itupun aku juga yang mengurusmu . " ucapnya dengan memandang Chandra


" Ayolah ... aku juga kewalahan jika harus mengerjakannya sendiri "keluhnya dengan ekspresi sedih


" Lalu ? " tanya Chandra dengan alis terangkat


" Ya kau harus mencari istri yang mau merawat semua keperluan mu . Lagian kau itu juga sudah waktunya menikah " ujar nya dengan mulut penuh makanan


" Siska , belum siap untuk ku ajak nikah " jawab Chandra seraya menghela napas panjang


" Dia lagi dia lagi ... Aku bosan mendengar namanya " ucap Dean


" Hei sialan .. kau kira aku punya kekasih berapa ha ? kalau bukan Siska , siapa lagi ?" kesal Chandra yang terkadang dibuat kesal dengan ucapan asistennya itu


" Hei ... dengarkan baik -baik ya , didunia ini wanita cantik dan seksi banyak dan berakhlak baik pun banyak "


" macam hidup dijaman purba saja kau ini , begitu saja tidak tau " lanjut Dean lirih


" Mulutmu minta ku jahit ya ? " tanya Chandra dengan nada geram


" Tidak perlu" jawab Dean , kemudian memilih diam dan fokus melanjutkan makan buah yang telah dikupasnya tadi


...HAPPY READING ...


Maaf ya guys , author jarang upload . Author lagi sakit , ini aja dipaksain buat bikin ceeita . Takut para pembaca kecewa karena nunggu lama 🙏🙏🙏


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2