
Keduanya sedang melakukan rapat bulanan , karena ini akhir bulan jadi Chandra memberikan perintah untuk melakukan laporan mengenai kinerja di setiap tim atau divisi masing-masing . Jika ada kinerja yang kurang memuaskan dari hasil anggota tim , maka kepala Divisi berhak mengajukan pergantian anggota atas persetujuannya .
" Hah sungguh melelahkan " gumam Freya tak kala bokongnya sudah mendarat pada busa empuk yang ada diruangan atasannya , Chandra.
Ya saat ini Freya ada diruangan Chandra , seorang diri . Sedangkan sang pemilik ruangan masih ada urusan yang harus diselesaikan .
Chandra tengah berada diruangan Asistennya " Dean , Kau urus tamu yang datang menemui ku . Aku ada urusan , jadi jangan ganggu aku " titahnya pada sang Asisten yang tengah asik memejamkan matanya seraya bersandar pada kursi kebanggaannya.
" Kau dengar tidak ? " bentak Chandra , bahkan beberapa kertas yang ada dimeja ia lempar mengenai muka asistennya
" Itulah akibat nya kalau main-main dengan tuan besar " ucapnya dalam hati
" Iya aku mendengarnya tuan Big " mulutnya berbicara dengan gerakan yang dibuat-buat .
" Dasar asisten laknat " umpatnya dengan tangan melayang diudara dan siap mendarat dimanapun
" aaa iya iya ampun " teriak Dean ketakutan , bahkan matanya terpejam , waspada kalau saja tangan itu benar- benar mendarat dipipinya .
" Awas kau " geram Chandra , lalu melangkah pergi diiringi helaan napas lega keluar dari mulut asistennya.
" Dasar KDJK ( kekerasan dalam jam kerja ) " kesal Dean .
Setelah bosnya keluar , Dean pun berpikir ada urusan apa bosnya ?
" Wahh apa mungkin bos aroganku akan berkencan dengan wanita hari ini ? " heboh Dean
__ADS_1
" Tapi tunggu dulu , jangan-jangan dia balikan lagi sama mantan pacarnya yang jelek itu ? " kesal Dean kala mengingat mantan pacar bosnya yang belum lama putus dengan bosnya itu
•
•
Ruangan Direktur
Krekk suara pintu terbuka membuat Freya yang tengah duduk nyaman menjadi terusik
" kembalilah duduk sekertaris Freya " ucap Chandra saat matanya menangkap pergerakan Freya yang terkesan terburu-buru ketika melihat kedatangannya .
" Aaa I_ YA" jawab Freya tersenyum canggung dan kembali duduk pada kursinya
Begitupun Chandra yang juga memilih duduk berseberangan dengan Sekertarisnya " Maaf " ucap Chandra yang membuat Freya diam dengan ekspresi kaget , bingung
dengan canggung Freya pun menjawabnya " emm maaf untuk apa tuan ? "
" maaf untuk yang semalam " jawab Chandra matanya menatap wanita didepannya yang tampak diam dengan wajah datarnya
Yang semalam ? itu juga bukan sepenuhnya salah dia pikirku , Aku tau tindakannya dengan mengaku sebagai pacarku adalah salah , apalagi itu didepan suami ku sendiri . Tapi berkat dia aku bisa mengatasi kejadian semalam tanpa rasa takut. Mungkin sampai saat ini aku tidak akan mengetahui kebiasaan buruk suamiku , jika seandainya bosku tidak memanggilku untuk datang ke club .
" Tuan menyuruhku datang bukan karena tuan mabuk bukan ? " tanya nya yang membuat ia bertanya - tanya sejak semalam
" Ya , kau benar . Aku memang tidak mabuk seperti dugaanmu , aku hanya mencari alasan agar kau mau datang kesana " jawab Chandra
__ADS_1
" Lalu apa tujuan tuan ? Dan mengaku sebagai kekasihku dihadapan suamiku itu termasuk rencana tuan kan ? " Freya semakin dibuat penasaran dengan kejadian sebelum dia datang dan melihat suaminya di club tersebut . Pasti ada yang dilewatkannya , bisa saja ia semalam meminta penjelasan pada bosnya , tapi kondisi nya sedang kacau malam itu .
" Kau serius ingin mendengarnya ? " tanya Chandra memastikan wanita didepannya ini siap dengan segala kemungkinan yang tak diinginkannya .
Freya hanya menjawab dengan anggukan kepala yang mantap
Pada akhirnya Chandra menjelaskan kejadian semalam dengan berat hati
" Baiklah ... Awalnya aku tidak tau kalau itu suamimu , Aku hanya tak sengaja mendengar namamu dan namaku disebut , entah apa yang mereka bicarakan awalnya , tapi aku sempat mendengar bahwa suamimu berkata
" Istriku orang yang penurut , dia tidak pernah melarangku pergi kemanapun dan melakukan apapun yang aku mau . Termasuk bersenang-senang dengan kalian " ya kurang lebih dia berkata seperti itu " jelas Chandra , sedangkan Freya hanya diam .
" Emm apa sebelumnya suamimu sering pergi malam ? " tanya Chandra yang tiba-tiba ingin mengetahui lebih , dirinya tertarik dengan kisah wanita didepannya ini .
Freya terdiam dengan otaknya yang mengulang beberapa momen saat suaminya pulang larut malam bahkan tidak pulang dengan alasan pekerjaan , dan dirinya hanya percaya begitu saja . Sempat rasa curiga muncul dihatinya , namun dengan cepat ia berusaha menepis rasa curiga itu . Dia tidak mau membuat suaminya merasa tidak nyaman jika seandainya ia mencurigai suaminya yang memang mungkin sibuk bekerja .
Freya tersenyum miris kala mengingat semua itu " cihhh bukankah aku manusia yang bodoh ? mempercayai segala ucapannya dengan alasan mencintai ? " ucap Freya menatap Chandra dengan pandangan penuh luka , matanya berembun siap mengeluarkan air mata nya
Bukankah semalam dia wanita yang kuat ? tapi lihatlah sekarang , dia hanya wanita lemah yang terbungkus rapi dengan wajahnya yang tegar dan tak menampilkan aura lemah sedikitpun . Tapi didepan seorang laki-laki yang baru dikenalnya beberapa bulan bahkan hanya hubungan partner kerja , ia berani menampilkan sisi lemahnya tanpa rasa canggung . Mungkin ia akan malu jika sudah menyadarinya nanti .
Chandra bangkit dari duduknya lalu berpindah disamping wanita yang nampak rapuh itu " Menangislah Freya , Kali ini aku akan meminjamkan pundakku padamu " bisiknya pelan , tangannya meraih pundak wanita disamping itu agar bersandar pada pundak nya
" hikss... hikss ... kenapa kau baik sekali ? " ditengah isaknya Freya bertanya membuat Chandra menghela napasnya berat
......HAPPY READING ......
__ADS_1
❤️❤️❤️