
"Oh ya In, kamu setelah ini mau kemana?", tanya Mama Maryam.
"Emm.. Mau pulang ke rumah Tante", jawab Indah.
"Saya kira, mau disini temenin Tante", ucap Mama Maryam.
"Hehe maaf Tante, tidak bisa", ucap Indah.
"Lain kali Tante", lanjut Indah.
"Kita pamit dulu ya Tante, Mbak Icha", pamit semua sahabat.
"Assalamualaikum", salam Maryam dan semua sahabat.
"Waalaikumsalam", jawab Mama Maryam dan Mbak Icha.
Semua keluar rumah, Maryam, Salsa, Mela dan Meli naik di mobil Maryam, sedangkan Indah naik di mobil sendiri. Kan beda tujuan. Semua pada cipika-cipiki. Sampailah Maryam, Salsa Mela dan Meli di kampus.
"Mar, lo beneran nggak ikut acara nya Indah?", ucap Mela.
"Lo nggak penasaran sama calonnya??", sambung Meli.
"Pengen dan penasaran sih, tapi kan nggak bisa", ucap Maryam.
"Tapi tak usahain datang ke acaranya, walaupun telat", lanjut Maryam.
"Semoga kamu nggak telat ya Mar", ucap Mela.
"Aamiinn", ucap Maryam.
"Oh ya nanti lo pulang nya gimana?? Soalnya acaranya siang ini. Dan saya harus cepat pulang", lanjut Maryam.
"Emm.. Gimana ya", pikir Mela.
"Naik taksi aja atau grab kan bisa, masalah gampang tuh jangan di bikin susah", ucap Salsa.
"Iya betul kamu Sal", ucap Meli.
"Lagi pula kita kan searah", ucap Salsa.
Dosen Handoko ternyata tidak masuk kelas dan di gantikan oleh dosen baru yaitu Dosen Hafidz. Ya Dosen Hafidz, dosen baru. Dia itu sholih, baik hati, penyayang dan dia seorang Hafidz, di umurnya yang 24 tahun sudah lulus kuliah S2 di Kairo. Dan ternyata Dosen Hafidz dari mulai pelajaran sampai akhir pelajaran mencuri-curi pandang kepada Maryam. Apalagi Maryam aktif dalam pembelajaran. Iya Maryam anak cerdas, selalu aktif dalam semua pelajaran. Dan itu membuat kagum Dosen Hafidz. Ketika Dosen Hafidz mencuri-curi pandang Maryam di lihat dari sahabat-sahabatnya. Sahabat-sahabatnya mengira kalau Dosen Hafidz suka sama Maryam.
"Eh.. Tadi lo lihat nggak, kalau Maryam di lihatin terus sama dosen baru", ucap Meli.
"Iya, jadi pengen deh", ucap Mela.
__ADS_1
"Apa yang nggak lo pengen La", ucap Salsa.
"Apa ya?", ucap Mela sambil memikir.
"Eh ngomong-ngomong Maryam mana", ucap Salsa.
"Tau deh", ucap Mela.
Disi lain Maryam di telfon Kak Bayu.
"Assalamualaikum Kak", ucap Maryam.
"Waalaikumsalam, Dek jam pelajaran lo udah kan Dek?", tanya Kak Bayu.
"Udah Kak, baru saja selesai, emang kenapa Kak?", ucap Maryam.
"Sekalian lo jemput Shinta sama Amel ya", ucap Kak Bayu.
"Siap Kak", ucap Maryam.
"Ya udah Dek, hati-hati ya, Assalamualaikum", ucap Kak Bayu.
"Iya Kak, Waalaikumsalam", ucap Maryam.
Ternyata sepasang mata melihat Maryam yang sedang menelpon. Siapa lagi kalau bukan Dosen Hafidz. Dosen Hafidz terus berjalan dari arah berlawanan dengan Maryam, ya Dosen Hafidz sengaja. Agar ada adegan tabrakan yang ujung nya sweet. Tapi nyatanya tidak😁.
"Hehe nggak papa, kamu tidak salah kog", ucap Dosen Hafidz.
"Eh Pak Hafidz, maaf ya Pak, saya buru-buru. Assalamualaikum", ucap Maryam.
"Waalaikumsalam", ucap Dosen Hafidz.
"Sholihah banget, bahkan memandang ku hanya sekilas saja, butuh ku perjuangin dia", batin Dosen Hafidz.
Dibalik kejadian itu semua, ternyata ada beberapa sosok mata yang melihatnya, siapa lagi kalau bukan sahabat-sahabatnya.
"Lo kog baru keluar, habis ngapain aja", tanya Mela.
"Tadi gue habis di telfon sama Kak Bayu, suruh jemput Shinta dan Amel", ucap Maryam.
"Mau sekalian bareng?", lanjut Maryam.
"Nggak ah, lo kan buru-buru", ucap Salsa.
"Iya emang gue buru-buru, tapi rumah kalian kan searah sama sekolahan Shinta dan Amel", ucap Maryam.
__ADS_1
" Nggak papa nih?", tanya Mela.
"Nggak papa kog, santai aja", ucap Maryam.
Ya emang sekolahan Shinta dan Amel melewati rumah Salsa. Jadi Ntar Mengantarkan Salsa dulu, setelah itu jemput Shinta dan Amel. Tidak mengantarkan Meli dan Mela karena jauh dari sekolahan Shinta dan Amel. Setelah sampai di rumah Salsa. Salsa, Mela dan Meli turun. Ntar Mela dan Meli di antarkan oleh Salsa sendiri. Maryam melajukan mobilnya menuju sekolahan Shinta dan Amel.
"Lama sekali Kak", ucap Amel.
"Sampek jamuran tauk", imbuh Shinta.
"Iya maafin gue ya adik-adikku yang cantik", ucap Maryam.
"Dari mana aja coba", tanya Amel.
"Hehe tadi habis nganterin Salsa dulu, kan searah dengan sekolahan lo Dek", ucap Maryam.
"Oh ya udah, ayok jalan", ucap Shinta.
Beberapa menit kemudian sampailah di rumah. Dan ternyata dari tadi di ikutin oleh Dosen Hafidz.
"Oh itu rumahnya, baiklah lain kali ku ke rumahnya", batin Dosen Hafidz.
Dan disisi lain, keluarga Maryam udah di depan.
"Assalamualaikum", salam Maryam, Shinta dan Amel.
"Waalaikumsalam", jawab penghuni rumah.
"Kamu lama amat sih sayang", ucap Mama.
"Iya maaf Ma", ucap Maryam, Shinta dan Amel.
"Ya udah sana ganti baju, buruan. Bajunya udah Mama siap kan di gantungan kalian", ucap Mama.
"Iya Ma, makasih", ucap Maryam, Shinta dan Amel (Sambil berjalan menuju kamar masing-masing).
Dan keluarga Maryam pergi ke rumah tantenya. Kak Bayu, Mbak Icha, Mama, Papa satu mobil dengan Kak Bayu. Sedangkan Maryam, Shinta, Amel dan Kak Aji satu mobil dengan Kak Aji dan pakai mobil Kak Aji. ya di rumah ada 4 mobil.
Visual
Dosen Hafidz
.
__ADS_1
Jangan lupa like dan vote biar saya makin semangat update nya, its ok👌. Dan terimakasih udah mampir di sini. Ikuti kelanjutannya ya😊, Selamat membaca🤗