Jodohku Cinta Monyetku Di Masa MTs

Jodohku Cinta Monyetku Di Masa MTs
Pertengkaran Salsa dan Andi (eps 36)


__ADS_3

"Terus apa yang kulakukan? Merusak acaranya? Maaf aku bukan orang seperti itu", ucap Zainal.


"Apa ya", ucap Salsa.


"Benar kalau merusak acara seakan-akan tidak punya adab", ucap Meli.


"Lalu apa Mel", ucap Salsa.


Kemudian semuanya memikirkan rencana apa yang ia lakukan. Dan tiba-tiba Andi mempunyai ide yang cemerlang menurutnya.


"Aha", ucap Andi.


"Apa", ucap Salsa, Meli dan Zainal secara bersamaan.


"Kog kalian kompak sekali, tidak adil ini. Seharusnya gue dan Salsa yang kompak", ucap Andi.


"Kenapa harus gue dan lo", ucap Salsa.


"Ogah sekali harus barengan sama lo", ucap Salsa.


"Karena kita berdua berjodoh", ucap Andi.


"Ogah banget, gue berjodoh dengan lo", ucap Salsa.


"Jangan begitu Sal, nanti kalau jodoh beneran gimana", ucap Meli.


"Aamiinn 40 kali", ucap Andi.


"Tidak aamiinn", ucap Salsa.


"Aamiinn", ucap Andi lagi.


Dan Salsa keceplosan bilang Aamiinn.. "Aamiinn" ucap Salsa.


"Eh maksudnya tidak aamiin", lanjut Salsa.


"Kan akhirnya aamiin juga, udah kubilang pasti kamu mau berjodoh denganku", ucap Andi.


"Tidak.Kan gue bilang tidak", ucap Salsa.


"Tadi bilang aamiin", ucap Andi.


"Tadi lidahnya tergelincir", ucap Salsa.

__ADS_1


"Ucapan pertama adalah yang pasti", ucap Andi.


"Kata siapa, teori dari mana?", ucap Salsa.


"Teori dari gue Muhammad Andi Alfiansyah, S.M. Asisten pribadi Muhammad Zainal Khafidhin, S.M.", ucap Andi.


"Sejak kapan lo mencetuskan teori itu. Jangan mengada-ngada", ucap Salsa.


Zainal dan Meli hanya menyimak dan menoleh kanan bila Andi berbicara dan menoleh ke kiri bila Salsa berbicara. Ya mereka merasa kesal dengan dua orang tersebut. Dan Zainal geleng-geleng kepala. Sedangkan akhirnya Meli mengejek mereka berdua.


"Ciiee..", ucap Meli


"Stop ya Mel", ucap Salsa


"Udahlah lanjut ke pembahasan. Ide apa yang lo punya bro", ucap Zainal.


"Emm.. Apa ya?. Lupa gue. Ini semua gara-gara Salsa", ucap Andi.


"Kog gue, gue punya salah apa sama lo", ucap Salsa.


"Iya gara-gara debat sama lo, gue jadi lupa", ucap Andi.


"Menyalahkan orang seenak jidat. Padahal lo aja yang pelupa dan udah tua", ucap Salsa.


"Stop lah kalian bertengkar nya", ucap Zainal dengan nada amarahnya.


"Lanjut bahas yang tadi", ucap Meli.


"Baiklah kita lanjut saja", ucap Andi.


"Oh ya aku ingat. Jadi kita nanti pertemukan Maryam dan lo Zainal", ucap Andi sambil menunjuk Zainal.


"Waktunya", tanya Salsa.


"Besok sekitar jam 9, deket rumah Maryam aja. Tapi jangan bilang mau bertemu Zainal. Cari alasan lain aja", ucap Andi.


"Alasannya apa", ucap Salsa.


"Banyak tanya lo", ucap Andi.


"Bantu mikir napa, jangan tanya mulu. Lo bestie nya lo yang tahu alasan apa yang pas untuk agenda kita", lanjut Andi.


"Tanya doang gak boleh. Buntu pikiran gue, gara-gara debat dengan lo", ucap Salsa.

__ADS_1


"Biasanya gue tuh pintar dan banyak ide dari bestie-bestie gue", ucap Salsa.


"Idih ngaku-ngaku", ucap Andi.


"Tanya aja sama Meli kalau gak percaya", ucap Salsa.


Sedangkan Andi menengok ke Meli mencari jawaban.


"Iya emang yang banyak ide itu Salsa. Tapi kalau masalah pintar itu Maryam dah", ucap Meli.


"Tuh kan apa. Tapi gue juga pintar. Ya walaupun lebih pintar Maryam si", ucap Salsa.


"Idih.. Pintar dari mana coba", ucap Andi.


"Ih lo aja yang gak tahu", ucap Salsa.


Lagi dan lagi Zainal geleng-geleng kepala. Capek dengan perdebatan antara Salsa dan Andi. Zainal yang merasa capek dengan perdebatan mereka akhirnya memutuskan keluar dari ruang kerjanya. Andi yang pada saat itu melihatnya kemudian menanyakannya.


"Mau kemana lo bro", ucap Andi.


"Capek aku dengan kalian berdua", ucap Zainal.


"Jangan gitu dong bro", ucap Andi.


"Lanjut ke rencana kita, jadi gak pakai rencana itu?", lanjut Andi.


"Habis kalian debat terus si", ucap Zainal.


"Gitu aja ngambek bro", ucap Andi.


"Iya-iya gue minta maaf, maaf ya bro", ucap Andi.


Zainal hanya diam membisu. Sedangkan Andi menoleh ke Salsa tanda untuk Salsa minta maaf juga ke Zainal. Dan Salsa mengerti kode yang diberikan oleh Andi.


"Maafin gue juga ya Zainal", ucap Salsa.


"Iya gue maafin, dan tolong ya yang serius, jangan debat mulu. Capek gue dengernya", ucap Zainal yang benar-benar capek karena mikirin Maryam ditambah mereka berdua berdebat.


.


Datang lagi author. hehe maaf ya kalau author sering ngilang-ngilang kayak doi. eh btw doiku siapa ya😭. ya udah guys, jangan dipikirin lanjut saja membaca


Jangan lupa like dan vote biar saya makin semangat update nya, its ok👌. Dan terimakasih udah mampir di sini. Ikuti kelanjutannya ya😊, Selamat membaca🤗

__ADS_1


__ADS_2