Jodohku Cinta Monyetku Di Masa MTs

Jodohku Cinta Monyetku Di Masa MTs
Bukan Jodohku (eps 49)


__ADS_3

Mereka bersih-bersih badan dikamar Maryam dan sholat di ruang sholat yang ada dilantai 1. Setelah sholat mereka mau kedapur. Tapi pekerjaannya semua sudah terselesaikan. Tinggal menata, tapi menatanya nanti setelah sholat magrib. Karena acaranya habis sholat isya' yaitu sekitar jam 19.00 WIB.


"Lho kog udah selesai Ma", ucap Maryam.


"Iya Alhamdulillah, sana kalian istirahat saja", ucap Mama Maryam.


"Tapi kan Ma", ucap Maryam.


"Kamu nanti malam kan ada acara, harus istirahat dulu. Biar vit", ucap Mama Maryam.


"Ajak temenmu juga", ucap Mama Maryam.


"Ya sudah, Maryam keatas dulu ya Ma", ucap Maryam.


"Eh eh kalian harus makan terlebih dahulu baru istirahat", ucap Mama yang lupa kalo mereka belum makan siang.


"Iya Ma", ucap Maryam.


"Kita makan bareng dulu ya, panggil yang lain suruh makan", ucap Mama Maryam.


"Shiap bos", ucap Maryam kepada Mamanya.


"Kalian tunggu diruang makan saja ya, aku mau panggil yang lain dulu", ucap Maryam.


"Iya bestie", ucap mereka secara bersamaan.


Kemudian Maryam berjalan untuk memanggil yang lain sedangkan sahabat-sahabatnya udah duluan diruang makan. Semua sudah kumpul dan saatnya menyantap makanan dengan kenikmatan tersendiri. Seusai makan Maryam, Salsa, Indah, Mela dan Meli langsung ke kamar Maryam. Disuruh istirahat oleh Mama Maryam. Akan tetapi mereka gak istirahat, takut kalo perutnya membuncit. Jadi mereka memutuskan untuk bercerita terlebih dahulu sebelum tidur.


"Gimana nanti malam", tanya Salsa.


"Gak gimana-gimana sih", ucap Maryam.


"Deg-degan gak", ucap Mela.


"Tetep deg-degan si, ya walau aku menolak ta'arufan Mas Hafidz", ucap Maryam.


"Kamu masih mending Maryam, yang datang cuman keluarga inti mu, sahabat-sahabat mu dan keluarga inti pak Hafidz. Sedangkan kemaren gue yg datang keluarga besar gue, tetangga-tetangga gue, dan keluarga besar Zainal. Malu si pasti ya, tapi ya sudahlah. Dia bukan jodohku", ucap Indah.


"Tapi jodohmu", lanjut Indah.

__ADS_1


"Belum tentu jodoh lah. Kan belum menikah. Maaf ya udah membuat kacau semuanya", ucap Maryam merasa bersalah atas kejadian acara Indah.


"Gak apa-apa, semua bukan salahmu kog. Udahlah lupakan saja", ucap Indah yang tak mau mengingat lagi.


"Lagi pula kan ada Abang lo", ucap Indah yang kemudian menutup mulutnya.


"Cieee... cieee...", ucap Meli.


"Udah move on nih", ucap Salsa.


"Sebentar lagi jadi kakak ipar gue nih", ucap Maryam.


"Sebentar-sebentar, judulnya apa ya", ucap Mela sambil memikirkan.


"Judulnya adalah sahabatku jadi kakak ipar ku", ucap Mela.


"Atau sahabatku dapet abangku", ucap Mela.


"Atau sahabatku masa depan abangku", lanjut Mela.


"Buat judul semuanya Mela", ucap Salsa yang terheran-heran.


"Terserah lo dah Mela", ucap Salsa.


"Gue gak bakal nonton tuh film lo", ucap Salsa.


"Ih jahat banget sih lo Salsa", ucap Mela


Maryam, Meli dan Indah hanya tersenyum melihat perdebatan mereka berdua.


"Oh iya gimana dengan keluarga lo", ucap Indah.


"Belum tahu", ucap Maryam.


"Trus kalau Papa mu marah gimana?", tanya Meli.


"Iya itu yang gue takutin tadi malam. Untung udah ditenangin Zain", ucap Maryam.


"Iya-iya percaya deh", ucap Meli.

__ADS_1


"Jangan percaya, nanti musyrik", ucap Salsa


"Haha iya, kan percaya hanya sama Allah SWT saja", ucap Meli.


"Nah tuh tau", ucap Salsa.


"Sejujurnya sih gue takut, takut ortu gue kecewa, dan keluarga pak Hafidz marah atau bahkan tak terima", ucap Maryam.


"Tenang, InsyaAllah pasti mereka mengerti dengan keputusan mu", ucap Salsa yang menenangkan Maryam.


"Iya. Gak ada ortu yang tak mengerti perasaan sang anak, contohnya ortu gue yang mengerti dengan keputusan Zainal. Bisa-bisa, jangan khawatir", ucap Indah yang ikut serta menenangkan Maryam.


"Iya bestie, yang dibilang Salsa dan Indah itu benar", ucap Meli.


"Berpelukan yuk", ucap Mela.


"Ogah", ucap Salsa.


"Pelukan kog sama lo", ucap Salsa kemudian.


"Ih jahat lo Sal", ucap Mela.


"Haha canda Mel, yuk-yuk berpelukan", ucap Salsa.


Kemudian mereka berlima berpelukan seperti teletubbies. Dan saat mereka berpelukan Mela menguap tanda kalau sedang mengantuk.


"Yuk mari tidur, kayaknya kalian pada ngantuk. Terutama Mela", ucap Maryam.


"Mela mah putri tidur Mar", ucap Salsa.


"Tidur adalah suatu kebutuhan", ucap Mela.


"Terserah elo", ucap Salsa.


Akhirnya mereka tertidur dan bangun pada jam 16.00 WIB. Mereka semua mandi secara bergantian karena mereka mandi dikamar mandi Maryam. Ya memang masih banyak kamar mandi diluar. Tapi berhubung Maryam mempunyai kakak cowok jadi mereka memutuskan untuk mandi dikamar Maryam saja. Setelah mandi mereka menunaikan ibadah sholat ashar berjamaah. Kemudian mereka membantu untuk menata-nata yang ada didapur serta ruang tamu.


.


Jangan lupa like dan vote biar saya makin semangat update nya, its ok👌. Dan terimakasih udah mampir di sini. Ikuti kelanjutannya ya😊, Selamat membaca🤗

__ADS_1


__ADS_2