Jodohku Cinta Monyetku Di Masa MTs

Jodohku Cinta Monyetku Di Masa MTs
Rencana Sahabat Maryam (eps 28)


__ADS_3

"Eh Indah, ada apa In", ucap Salsa.


"Gue ceritain kalau udah dirumah Mela dan Meli", ucap Indah.


"Jadi kita akan nginep dirumah mereka", tanya Salsa.


"Iya", jawab Indah.


"Oke, aku ambil piyama dulu ya", ucap Salsa.


"Iya, aku tunggu di mobil", ucap Indah.


Selesai Salsa mengambil piyama di kamarnya, Salsa bertemu Mama nya.


"Mau kemana Nak", tanya Mama Salsa.


"Mau nginep ke rumah Mela dan Meli Ma", ucap Salsa.


"Dari kemarin-kemarin kog gak pernah tidur dirumah", ucap Mama Salsa.


"Maaf ya Ma, akhir-akhir ini Salsa sibuk. Sahabat Salsa sedang membutuhkan Salsa", ucap Salsa.


"Iya Nak, Mama tahu. Tapi juga ingat rumah dong Nak", ucap Mama Salsa.


"Iya Ma maaf, tapi ini Salsa izin nginep ke rumah Mela dan Meli boleh Ma", tanya Salsa ragu.


"Iya Nak Mama izini, tapi jangan lupa kewajibannya ya", ucap Mama Salsa.


Ya Salsa dari keluarga yang sangat mengenal agama, jadi mama Salsa sering mengingatkan.


"Iya Ma, Salsa selalu ingat kog kewajiban Salsa", ucap Salsa.


"Iya Nak, Mama hanya mengingatkan", ucap Mama Salsa.


"Salsa pamit dulu ya Ma", ucap Salsa.


"Iya nak, hati-hati ya", ucap Mama Salsa.


"Assalamualaikum", salam Salsa.


"Waalaikumsalam", jawab Mama Salsa.


Sesampainya di mobil.


"Lama banget lo Sal", tanya Indah.


"Iya, tadi Mama tanya-tanya", jawab Salsa.


"Tapi di izinkan kan?", ucap Indah dengan keraguan.


"Iya di izinkan lah, kalau tidak kan tidak mungkin gue berada disini", ucap Salsa.


"Ya udah kita jalan, keburu mereka tidur nanti", lanjut Salsa.


"Oke", ucap Indah.


Sesampainya dirumah Mela dan Meli. Ternyata benar Mela dan Meli udah pada tidur.

__ADS_1


"Gimana ni?", ucap Indah.


"Sebentar gue Miss call dulu", ucap Salsa.


"Nggak diangkat", ucap Salsa.


"Fixs dia udah molor", ucap Indah.


"Coba Miss call nyokap nya", ucap Indah kemudian.


"Gue nggak punya nomor nyokap nya", ucap Salsa.


"Ya udah biar gue Miss call nyokap nya", ucap Indah.


"Emang lo punya nomor nyokap nya?", tanya Salsa.


"Punya dong, gue punya nomor nyokap lo juga dan nomor nyokap Maryam", ucap Indah.


"Kog bisa", ucap Salsa.


"Gue gitu lho", ucap Indah.


"Terserah deh", ucap Salsa frustasi dengan kebingungannya yang dibuat Indah.


"Hehe jangan ngambek lah Sal, gini gue ceritain. Jadi gini gue minta nomor nyokap kalian pas kita main, saya tahu suatu saat pasti membutuhkan nomor nyokap kalian semua", jelas Indah panjang kali lebar kali tinggi awas jatuh😂.


"Oh begitu ceritanya, cepetan lah di Miss call nyokap si kembar", ucap Salsa.


"Iya bambang", ucap Indah.


Tut.. tut.. tut..


📲


Mama Kembar: Waalaikumsalam, ada apa Indah.


Indah: Gini Tan, Saya dan Salsa mau nginep Tan. Tapi kembar sudah tidur. Boleh kami nginep Tan?.


Mama Kembar: Boleh, tunggu sebentar Tante bukain pintu nya.


Indah: Terimakasih Tan.


Mama Kembar: Iya sama-sama.


📲


Selang beberapa menit kemudian pintu terbuka muncullah mama si kembar. Salsa dan Indah mengucapkan salam dan mencium telapak tangannya.


"Langsung ke kamar kembar ya", ucap Mama kembar.


"Iya Tan, permisi", ucap Salsa dan Indah bersamaan.


Sesampainya Indah dan Salsa dikamar si kembar ternyata benar si kembar tidur.


"Molor juga nih anak", ucap Salsa.


"Enak nya kita apain ya mereka", pikir Indah.

__ADS_1


"Aku punya ide", ucap Salsa.


Salsa ke kamar mandi mengambil air kemudian menyipratkan airnya kemuka Mela dan Meli.


"Banjir.. banjir.. oy banjir..", ucap Salsa.


"Mana banjir.. mana banjir", ucap Mela dan Meli bersamaan.


"Hahahahaaaa", gelak tawa Indah dan Salsa.


"Ih kalian", ucap Mela.


"Ada apa kalian kesini", ucap Meli.


"Iya nih, ganggu tidur aja", ucap Mela.


Mela dan Meli membasuh muka dan kembali duduk diantara Indah dan Salsa. Indah menceritakan semua kejadian tadi siang yang didengarnya. Salsa tahu bahwa Indah ada rencana.


"Lalu rencana lo apa", ucap Salsa.


"Gue males mikir, malam-malam disuruh mikir", ucap Mela.


"Makanya sadar oy sadar, jangan molor mulu yang dipikir", ucap Salsa.


"Iya-iya", ucap Mela.


"Udah-udah jangan berantem", ucap Indah.


"Lanjut In, abaikan saudara kembar gue", ucap Meli.


"Oke gini sekarang gue punya rencana. Aku sama mela menemui Maryam dan Salsa sama Meli menemui Zainal. Jadi kita yakinkan mereka berdua. Dan jangan sampai Maryam sama dosen Hafidz ber ta'aruf. Dan untuk Zainal, bujuk zainal datang ke rumah Maryam bersama keluarga untuk men ta'aruf", ucap Indah.


"Gue mau menyanggah, gimana kalau keluarga Zainal tidak setuju atau terlalu mendadak", ucap Salsa.


"Iya juga ya", ucap Indah.


"Lha terus gimana", ucap Mela.


"Gimana hanya Zainal dulu barulah keluarga jika Maryam setuju", ucap Salsa.


"Baiklah", ucap Indah.


"Oke, semuanya kan udah. Sekarang kita lanjut tidur yuk. Sudah ngantuk nih gue", ucap Mela.


"Apa sih lo La, tidur muluk yang lo pikir", ucap Salsa.


"Tidur itu adalah sebuah kebutuhan", ucap Mela.


"Udah-udah jangan bertengkar", ucap Indah.


"Iya udah malam", ucap Meli.


.


Akankah rencana sahabat-sahabat Maryam berhasil? dan akankah Maryam memilih Zainal atau dosen Hafidz?


Author datang lagi ini. Mumpung author kuker (kurang kerjaan), tapi sebenarnya sih author masih ada tanggungan skripsi, tapi ya gimana ya? tahu sendirilah gimana pusing nya garap skripsi. Ternyata skripsi tak semudah membuat novel😆. Aduh gimana sih author kog malah curhat. Maaf ya temen-temen online ku.

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote biar saya makin semangat update nya, its ok👌. Dan terimakasih udah mampir di sini. Ikuti kelanjutannya ya😊, Selamat membaca🤗


__ADS_2