Jodohku Cinta Monyetku Di Masa MTs

Jodohku Cinta Monyetku Di Masa MTs
Cerita Indah (eps 9)


__ADS_3

"Anak sama umi nya sama-sama aja", ucap Abi.


Prov Indah


Makan malam dirumah Indah sangatlah sepi, di karenakan Indah anak tunggal. Di akhir makan malam ada suatu perbincangan.


"In, Papi sama Mami mau ngomong", ucap Papi Indah.


" Iya Pi, ngomong aja", ucap Indah.


"Besok ada yang mau taaruf sama kamu Mak" ucap Papi Indah.


"Apa Pi, Indah tuh baru lulus kuliah Pi, Indah masih pengen kerja, masih pengen kemana-mana", ucap Indah.


"Kerja setelah nikah kan boleh-boleh aja sayang, kalau masalah baru lulus kuliah kan malah bagus sayang, jika udah sama suami kan juga bisa kemana-mana sayang", ucap Mami Indah.


" Tapi Pi, Mi, Indah nggak siap Mi, lagi pula Indah suka sama orang", ucap Indah.


"Kamu kan tau In, kamu nggak boleh pacaran", ucap Papi Indah.


"Indah tau Pi, tau banget. Tapi jika sekedar punya rasa kan nggak papa Pi, Mi", ucap Indah.


"Mami tau sayang, tapi nggak baik sayang, cintailah suamimu kelak, perasaan itu untuk suami mu kelak sayang", ucap Mami Indah.


"Intinya besok dia kemari dan kamu harus dandan yang cantik", ucap Papi Indah.


" Tapi Pi", ucap Indah.


"Nggak ada tapi-tapi an. titik!!", ucap Papi Indah.


Indah kemudian naik keatas ke kamarnya langsung ambil tas, kunci mobil, 1 stel piyama, dan 1 stel gamis nya. Indah menyelusuri anak tangga. Dan sesampainya di depan pintu tiba-tiba Mami menghentikannya.


"Indah, kamu mau kemana", ucap Mami Indah.


" Mau ke rumah temen Mi, mau nenangin diri dan tolong jangan di ganggu ya dan jangan mengkhawatirkan Indah, Assalamualaikum", ucap Indah.


"Waalaikumsalam", jawab Mami dan Papi Indah.


"Tuh kan Pi, ini semua gara-gara Papi, iya bener buat kebaikan Indah, tapi kan harus minta persetujuan Indah dulu Pi, jangan di paksa, ini akibatnya Indah pergi dari rumah. Mami kan jadi khawatir sama Indah Pi", ucap Mami Indah.


"Sudah Mi, jangan khawatirkan Indah, Indah itu udah besar, udah bisa membedakan mana yang baik dan mana yang salah dan Indah tadi bilang kan kalau mau ke rumah temen, siapa lagi kalau nggak ke rumah Maryam, Salsa, Mela dan Meli Mi", ucap Papi Indah.


"Kalau bukan disitu gimana Pi", ucap Mami Indah.

__ADS_1


"Coba tanya temen-temennya dan bilang kalau disitu suruh kabarin kita", ucap Papi Indah.


" Iya Pi" ucap Mami.


Mami mengirim pesan kesemua temen-temen nya Indah, dan semua bilang kalau tidak ada, terus mami bilang kalau udah sampai suruh kabari dan jangan bilang mami nanyain. Karena Indah mungkin masih diperjalanan.


Disisi lain Indah berhenti di pinggir jalan. Dan mengeluarkan hp. Indah menelfon di grup dengan sahabat-sahabatnya Maryam, Salsa Mela dan Meli.


📲


"Assalamualaikum man teman", ucap Indah (Dengan muka yang habis orang nangis).


"Waalaikumsalam", ucap semua sahabat.


"Lo kenapa muka lo kog kayak habis nangis", ucap Maryam.


"Lo dimana", ucap Meli.


"Gue mau cerita sama kalian semua, kita menginap di rumah Maryam yuk", ajak Indah.


"Tapi gue naik apa In", ucap Meli.


"Iya.. Mobil nya di pakai dinas Bapak gue, tadi sore", ucap Mela.


"Oke, kutunggu", ucap Mela dan Meli.


"Gimana lo Sal, bisa kan, gue mau cerita ke kalian semua", ucap Indah.


" Gimana ya In, nanti kalau semua ke rumah Maryam nggak papa??" ucap Salsa


"Iya nggak papa, nanti gue izin ke Mama Papa, kayak nggak tau Mama Papa gimana, rumah terbuka untuk kalian", ucap Maryam.


" Baiklah In, gue mau. Tapi jemput gue ya. Soalnya nanti kalau banyak mobil di rumah Maryam kan nggak muat", ucap Salsa.


"Iya.. Gue jemput, tapi gue jemput Mela dan Meli ya", ucap Indah.


" Udah dulu ya, Assalamualaikum", lanjut Indah.


"Waalaikumsalam", jawab mereka semua.


📲


Tapi telfon sahabat-sahabat nya belum di matikan, dan saling bertanya-tanya. Tumben banget Indah ada masalah. Biasanya kalau ada masalah tidak pernah se nekat ini dan menangis.

__ADS_1


Sesampainya di rumah Mela dan Meli, Indah mengizinkan mereka. Dan ibu nya mengizinkan. Saat mau masuk ke mobil. Karena Indah mau nyetir. Tapi di larang Mela.


"Biar gue aja yang nyetir In", ucap Mela.


"Tapi lo kan, gue yang nyuruh nginap La", ucap Indah.


"Keadaanmu nggak baik In, lo di belakang aja ya", ucap Mela.


" Tapi lo kayak supir La kalau kita berdua di belakang", ucap Indah.


"Nanti kan ada Salsa, lagi pula rumah Salsa kan dekat", ucap Mela.


"Iya La, makasih", ucap Indah.


"Nggak usah gitu In, kayak sama siapa aja, kita kan best friend", ucap Mela.


"Uh kalian emang sahabat baikku", ucap Indah (Sambil berpelukan).


Lanjut ke rumah Salsa, Salsa udah nunggu didepan. Salsa udah izin ke nyokap bokap nya.


"Lho Sal lo kog udah di luar aja", ucap Mela.


"Biar cepat lah", ucap Salsa.


"Gue duduk dimana nih", lanjut Salsa.


"Di depan lah masak di belakang, lo biarin gue jadi sopir gitu??", ucap Mela.


Seketika semua tertawa.


"Mirip kog", ucap Meli.


"Lo saudara kembar gue, malah ngatain gue gitu, tega amat lo jadi saudara kembar", ucap Mela.


"Iya-iya kan bercanda Mel" ucap Meli.


"Saudara kembar kog berantem terus sih", ucap Salsa.


"Sudah, ayok kita jalan. Sampai kapan nyampai nya kalau bertengkar mulu", lanjut Salsa.


Berjalanlah mobil dan sampailah di rumah Maryam.


.

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote biar saya makin semangat update nya, its ok👌. Dan terimakasih udah mampir di sini. Ikuti kelanjutan nya ya😊, Selamat membaca🤗


__ADS_2