Jodohku Cinta Monyetku Di Masa MTs

Jodohku Cinta Monyetku Di Masa MTs
Salsa Dilamar (eps 45)


__ADS_3

"Mak..Maksud lo?", ucap Salsa kaget dengan ucapan Andi barusan.


"Izinin gue mengkhitbah lo, izinin gue ketemu ortu lo", ucap Andi.


"Lo gak perlu khawatir tentang materi. InsyaAllah gue bisa. Gue selama ini udah kerja dan memiliki tabungan untuk menikah nanti", ucap Andi.


"Untuk masalah agama. Gue belum sepintar ustadz maupun kyai. Tapi gue akan terus belajar. Kita sama-sama belajar dengan ikut majelis atau baca buku Islami. Kita juga bisa saling mengingatkan dan mengasih tau mana yang baik maupun yang tidak baik", lanjut Andi.


"Ya Allah.. Demi apa gue dilamar?", batin Salsa.


"Lo ini ngelawak apa gimana", ucap Salsa menutupi rasa deg-degan nya.


"Lo gak bisa apa bedain mana yang lawak dan mana yang serius", ucap Andi yang geram.


"Habisnya tiba-tiba bilang begitu. Pasalnya kita gak pernah jumpa dan bahkan baru jumpa. Kog tiba-tiba bilang begitu", ucap Salsa.


"Emang kita baru berjumpa setelah beberapa abad kemudian. Dari dulu gue suka sama elo. Dan gue gak mau menunda-nunda lagi. Ini saatnya untuk serius dengan lo" ucap Andi.


"Apa?? Dari dulu dia suka sama gue? Demi apa?", batin Salsa.


"Gini ya yang pertama gue tidak mencintai lo, yang kedua pernikahan itu dilandasi kasih sayang. Yang dimana kedua belah pihak saling mencintai. Itu prinsip gue si", ucap Salsa.


"Jangan ada kata tidak, tapi belum", ucap Andi.


"Oke. Gue revisi. Belum mencintai lo", ucap Salsa.


"Gue akan buat lo jatuh cinta setelah menikah nanti" ucap Andi.


"Ya Allah.. Apakah ini sudah saatnya, apakah ini jawaban dari doa-doaku", batin Salsa.


"Izinkan gue sholat istikharah terlebih dahulu. Nanti kalau udah ada jawabannya gue akan jawab niat kamu", ucap Salsa.


"Iya kutunggu jawabannya", ucap Andi.


"Maaf saat ini gak dipersilahkan masuk rumah. Karena ortu gue sedang gak dirumah. Takut nanti timbul fitnah", ucap Salsa.


"Iya gak papa", ucap Andi.


"Eh btw jangan panggil lo gue ya, tapi panggil aku kamu saja. Biar akrab", ucap Andi.

__ADS_1


"Aku kamu??", tanya Salsa.


"Iya. Bolehkan?", ucap Andi.


"Boleh, tapi maaf jika suatu saat lupa", ucap Salsa.


"Karna belum terbiasa", lanjut Salsa.


"Iya gpp. Nanti juga terbiasa", ucap Andi.


"Aku pulang dulu ya, soalnya kan aku belum sholat", ucap Andi.


"Oh iya, aku kan juga belum sholat. Gimana nih kamu sholat dimana?", ucap Salsa.


"Disekitar sini apakah ada masjid terdekat", tanya Andi.


"Itu 5 rumah dari sini ada masjid", ucap Salsa (Sambil menunjuk jalan).


"Makasih ya, aku pamit dulu", ucap Andi.


"Aku juga makasih udah dikawal. Hati-hati ya", ucap Salsa.


"Assalamualaikum", ucap Andi.


Andi mengendari mobilnya menuju masjid sesuai dengan petunjuk Salsa. Sedangkan Salsa masuk rumah bersih-bersih dan melaksanakan ibadah sholat.


Dirumah Mela dan Meli


"Akhirnya sampai juga", ucap Mela.


"Iya. Alhamdulillah", ucap Meli.


"Gimana In, kamu mau sholat magrib dulu atau gimana?", tanya Meli.


"Dirumah ajalah, sekalian bersih-bersih", ucap Indah.


"Kalau sholat dirumah keburu kan waktunya?", tanya Mela


"Keburulah kan rumah ku gak jauh dari rumah kalian, gimana sih", ucap Indah.

__ADS_1


"Oh ya ya.. Hehe", ucap Mela sambil garuk-garuk kepala yang tidak gatal.


"Ya udah ya gue pulang dulu, takut gak uman magrib", ucap Indah.


"Iyakan masih jam segini, baru saja adzan magrib", ucap Meli.


"Iya kalau kalian ajak ngobrol terus kan waktunya habis Bambang", ucap Indah.


"Iya-iya.. Makasih ya atas tumpangannya", ucap Meli


"Iya santai ajalah", ucap Indah.


"Ya udah ti-ati ya bestiekuh", ucap Mela.


"Iya... Assalamualaikum.. Dadaaa", salam Indah dan melambaikan tangannya.


"Waalaikumsalam", jawab Mela dan Meli yang juga melambaikan tangannya.


Mela dan Meli masuk rumah untuk bersih-bersih dan juga sholat. Mela dan Meli merasa beruntung karena ortu mereka tidak dirumah, jadi gak ditanya-tanya.


Dirumah Indah


"Alhamdulillah sampai juga", ucap Indah dan turun dari mobilnya. Kemudian masuk rumah. Akan tetapi diintrogasi oleh orang tuanya.


"Dari mana saja Nak", ucap Mami Indah.


"Maaf Mi Pi, Indah belum sholat. Indah bersih-bersih dulu nanti baru Indah ceritain semuanya", ucap Indah yang buru-buru belum sholat. Kemudian Indah naik keatas untuk bersih-bersih dan sholat.


Dirumah Maryam


"Finally sampai juga", ucap Shinta.


"Alhamdulillah", ucap Maryam.


"Kak.. takut", ucap Amel.


"Takut kenapa chil", ucap Shinta. Iya kadang Amel dipanggil chil. Chil itu bocil. Karena Amel anak bungsu, jadi dipanggil chil oleh sang kakak.


"Kalau ditanya-tanya Mama dan Papa gimana Kak?", ucap Amel.

__ADS_1


.


Jangan lupa like dan vote biar saya makin semangat update nya, its ok👌. Dan terimakasih udah mampir di sini. Ikuti kelanjutannya ya😊, Selamat membaca🤗


__ADS_2