Jodohku Cinta Monyetku Di Masa MTs

Jodohku Cinta Monyetku Di Masa MTs
Perasaan Yang Sama (eps 06)


__ADS_3

"Panggilan itu", ucap mereka berdua secara bersamaan.


Hening.. hening.. dan hening...


Lagi dan lagi mereka berdua bersamaan bilang ", apa kabar?".


Hening.. hening.. dan hening...


Akhirnya Zainal mengakhiri keheningan itu.


"Kamu duluan", ucap Zainal.


" Baiklah, aku Alhamdulillah baik-baik saja, lha kamu", ucap Maryam.


"Aku juga Alhamdulillah baik", ucap Zainal.


"Ngomong-ngomong kamu disini ngapain", lanjut Zainal.


"Em.. Iya mau menghadiri wisuda sahabatku", jawab Maryam.


"Sahabat.. Siapa?", tanya Zainal.


" Itu lho sahabatku waktu MTs", jawab Maryam.


"lho sahabatan sampek sekarang??", tanya Zainal.


" Hehe iya", jawab Maryam.


"Langgeng banget ya, oh iya sahabat yang mana??", tanya Zainal.


" Indah", jawab Maryam.


"Oh Indah yang pendiam itu?", tanya Zainal.


" iya, tapi sekarang nggak pendiam kog", jawab Maryam.


"Pasti ketularan kamu", ucap Zainal.


"Ya enggak lah", ucap Maryam.


"Oh ya,, saya duluan ya soalnya sudah ditunggu sahabat-sahabatku", lanjut Maryam.


" Iya hati-hati", ucap Zainal.


"Btw selamat ya atas wisudanya", ucap Maryam.


"Iya makasih, oh ya lha kamu kan seharusnya wisuda", ucap Zainal.


" Hehe aku berhenti 1 tahun waktu lulus MAN", jawab Maryam.


"Berarti lak kamu adik tingkatku dong", ledek Zainal.


" Hehe Iya", ucap Maryam.


"Kamu kuliah disini juga?", tanya Zainal.


" Nggak, aku kuliah di UIN Jakarta", jawab Maryam.

__ADS_1


"Pantesan nggak pernah ketemu", ucap Zainal.


"Hehe.. Emm.. Aku harus duluan bener nih, bisa habis aku sama sahabatku", ucap Maryam.


" Iya hati-hati", ucap Zainal.


"Iya", ucap Maryam.


Menghilang.. Menghilang, Maryam menghilang dari pandangan Zainal. Iya Zainal masih suka Maryam, tapi Maryam memutuskan karena ingin mendalami ilmu Agama, begitupun dengan Zainal, tapi Zainal tidak ingin putus, emang ingin belajar Agama tapi masih berhubungan. Maryam menyakinkan Zainal, bahwa jika jodoh bakal dipertemukan, bila tidak jodoh ya harus Ikhlas. Dengan itu Zainal yakin dan ikhlas.


Prov Zainal


"Andai kamu tahu Aulia, aku masih sayang kamu karena-Nya, aku selalu mendoakan mu di sepertiga malamku dan sujud terakhir sholat ku, semoga kau jodohku", batin Zainal.


Ditempat sahabatnya berada


Salsa, Mela, Meli mengucapkan selamat dan mengasih hadiah kepada Indah atas wisudanya. Dan Indah menyadari bahwa dari tadi tidak ada Maryam.


"Maryam kemana??", tanya Indah.


"Dibelakang kita lah", jawab Meli.


Semua orang menengok kebelakang dan ternyata maryam tidak ada. Semua saling melihat wajah satu sama lain (tanda tanya bila ada yang tahu). Dan Nihil tidak ada yang tahu satu pun yang tahu.


"Dimana sih dia, dari tadi bersalah", ucap Salsa.


"Hus.. Jangan gitu gimana pun dia sahabat kita tauk", ucap Indah.


"Jangan-jangan terjadi sesuatu", ucap Meli.


" Haduh bagaimana ini", lanjut Mela.


"Dia tuh udah besar, paling tersangkut cowok", ucap Salsa.


"Emangnya apa kog ke sangkut", ucap Indah.


"Hehe kucing mungkin", ucap asal Salsa.


"Kita cari dia yuk, kasian", ucap Indah.


" Iya, nanti kalau dia kesasar gimana, dia kan bukan anak kampus sini", ucap Meli.


"Udah-udah ntar kan dia kesini sendiri, kan dari tadi dia tau Indah ada disini, dari pada malah kita saling cari mencari, kan malah ribet", ucap Salsa.


"Miss call aja", saran Mela.


"Iya ya..", ucap Meli.


"Tumben kamu pinter La", ucap Salsa (Sambil mengeluarkan hp dan miss call Maryam).


"Hehe", ucap Mela.


Dan miss call nya tidak diangkat-angkat. Muncullah Maryam dari arah depan. Kebetulan Indah menghadap ke depan. Jadi melihat Maryam.


"Itu dia Maryam", ucap Indah.


"Ya Allah, Maryam. Dari mana aja lo", ucap Meli.

__ADS_1


"Ngilang aja kebiasaannya", ucap Salsa.


"Hehe maaf ya sahabat-sahabatku, tadi ketemu teman lama, masak nggak ku sapa kan gimana gitu", ucap Maryam.


"Iya-iya percaya", ucap Salsa.


"Selamat ya In, maaf telat🙏", ucap Maryam (Sambil memberikan hadiah).


"Iya no problem", ucap Indah.


Dan suara mikrofon terdengar bahwa "Bagi seluruh wisudawan mahasiswa-mahasiswi dan orang tua mahasiswa-mahasiswi yang belum masuk ditempatnya, diharapkan masuk didalam gedung sesuai nama yang ada di kursi. Dikarenakan acara akan dimulai."


Para teman-teman dan sanak saudara yang hadir untuk menghadiri acara wisuda pun menunggu didepan gedung, termasuk Maryam dan sahabat-sahabatnya. Berjam-jam kemudian para wisudawan keluar dan seperti biasa tak lupa acara foto-fotonya. Maryam dan sahabat-sahabatnya mengucapkan selamat kepada Indah. Yang notabennya juga sahabat Maryam.


"Hai guys... Kita makan-makan yuk, gue traktir deh", ucap Indah.


" Yee.. Makan", ucap Mela.


"Pikiran lo makan mulu La, saudara kembarmu tuh lo Li", Salsa.


"Iya-Iya nih, lo jangan malu-malu in gue kenapa?, Gue sebagai saudara kembar jadi tanksin nih", imbuh Meli.


"Hehe.. Rezeki nggak boleh ditolak Sal, La", ucap Mela.


"Ya deh terserah lo", ucap Salsa.


Di sela-sela pembicaraan, Maryam malah bengong tidak jelas, dan kebetulan Salsa memperhatikannya. Dari awal Salsa memerhatikan Maryam yang saat acara wisuda dimulai sampai sekarang Maryam bengong. Salsa pun berpikiran bahwa Maryam ada apa-apa. Salsa mau nanyain tapi ada orang banyak, jadi dipending dahulu pertanyaan Salsa. Salsa pun menyenggol Maryam. Seketika Maryam angkat bicara.


"Udah-udah jangan bertengkar dong", ucap Maryam.


"Iya, dari tadi berantem mulu", imbuh Indah.


"Kalau nggak gitu nggak seru ya La", ucap Salsa.


" Iya nih", jawab Mela.


"Udah ayuk berangkat", ucap Indah.


" Gasss...", ucap mereka ber empat.


Indah berpamitan dengan orangtuanya dan sanak saudaranya, diikuti oleh sahabat-sahabatnya.


Mereka berjalan menuju parkiran. Indah, Meli, dan Mela berjalan duluan, Salsa dan Maryam jalan dibelakang. Tiba-tiba Salsa berhenti.


"Sal kenapa berhenti??", tanya Maryam.


"Gue mau tanya lo, lo tadi bertemu siapa? Jawab jujur, gue tau kalo lo itu ada yang disembunyikan, kan gue tempat curhatmu, kamu juga gak terlalu nyaman curhat ke mereka", ucap Salsa.


"Iya gue cerita, disitu yuk yang ada tempat duduknya", (Sambil menunjuk bangku kosong).


Maryam emang kalau cerita selalu di Salsa, tidak pernah cerita ke yang lain. Karena Salsa enak di ajak cerita dan selalu ada solusi. Sampek yang lain tidak tahu bahwa Maryam pernah pacaran sama Zainal. Karna pacarannya Maryam tuh diam-diam, dan cuman yang jadi obat nyamuk ya Salsa. Sesampainya ditempat, Salsa dan Maryam duduk dan menceritakan semua pertemuannya dengan Zainal mantan nya.


" Kamu masih suka dia?", tanya Salsa.


.


Jangan lupa like dan vote biar saya makin semangat update nya, its ok👌. Dan terimakasih udah mampir di sini. Ikuti kelanjutannya ya😊, Selamat membaca🤗

__ADS_1


__ADS_2