Kalandra Elvano

Kalandra Elvano
Tanding Basket


__ADS_3

"Sialan" teriak Varo dengan kesal.


"Kalandra" teriaknya lagi.


Varo tahu bahwa nomor dirinya sudah di blok, maka dari itu Varo sangat amat kesal dan marah kepada Kalan.


"Liat aja besok di sekolah" katanya lagi dan mulai. merebahkan tubuhnya.


Tidak ada kakak yang tidak peduli kepada adiknya, hanya saja cara Varo yang salah dalam menyampaikan rasa kekhawatirannya kepada Viona.


Viona satu-satunya adik yang Varo miliki, dari dulu Varo sangat selalu menginginkan adik wanita, bertemu dengan Viona adalah suatu kebahagiaan yang Varo miliki, apalagi melihat bulu mata Viona yang sangat lentik itu membuat Viona semakin cantik.


Namun, Varo tahu bahwa Viona akan sulit untuk di dekati, Varo tahu Viona sangat benci dirinya. Maka dari itu Varo menjadi arogan, selalu membuat pertengkaran kepada Viona. Mungkin itu satu-satunya jalan agar Viona takut dan selalu membalas pesannya.


"Vio Vio Vio" gerutunya yang kemudian memilih untuk memjamkan matanya.


...****************...


Tring... Tring... Tring...


Notifikasi muncul dari ponsel milik Viona. Viona mengambil ponselnya yang kemudian melihat notifikasi yang ada di layar ponselnya.


📩 Gema Takbir📣📣📣


Ona hari ini sekolah engga?


Ona masih sakit?


^^^Viona^^^


^^^Iyaa Gem, Ona engga sekolah dulu ya^^^


^^^Ona masih sakit^^^


Gema Takbir 📣📣📣


Yaudah engga apa-apa, cepet sembuhnya Ona, biar kita bisa makan es krim lagi


^^^Viona^^^


^^^Siap Gema Takbir📣📣^^^


"Gue sekolah dulu" ucap Kalan yang sudah rapih dengan seragam sekolahnya.


"Eh iya" jawab Viona sambil tersenyum dan menyimpan ponselnya.


Kalan menganggukkan kepalanya, mengambil tasnya.


Baru saja Kalan melangkahkan kakinya, namun langkah itu terhenti ketika dua wanita kembar menerobos pintu kamar VVIP Viona.


"Abang" teriak dua orang wanita kembar yang baru saja masuk ke ruangan Viona.


"Loh, kalian kesini?"


"Iya abang"


"Sama siapa?"


"Om Nicho"


Kalan mengangguk, "sini" ajak Kalan kepada dua wanita itu untuk mendekat ke arah Viona.


"Kenalin, ini temen abang namanya Viona"


"Halo kak Viona" sapanya.


Kalan kembali mengangguk, "Vi kenalin, ini adik-adik gue. Yang di kuncir dua namanya Tikha, yang di kuncir satu namanya Tisha"


"Hallo, aku Viona" sapanya.


"Aku Tikha dan ini adik aku Tisha"


"Ih lucu" girang Viona melihat kedua adik Kalan yang lucu.

__ADS_1


"Abang mau berangkat, kalian mau berangkat engga?"


Keduanya mengangguk, "mau"


"Ayo, let's Go"


"Vi, gue berangkat"


"Ya"


...****************...


"Bang, ayo tanding basket sama anak kelas 9" ajak Miko kepada Kalan.


"Itung-itung latihan buat besok sama buat classmeet nanti" lanjutnya lagi.


"Emang lo bisa main basket?" celetuk Gema kepada Kalan.


"Ayo, gue bisa" jawabnya.


"Eh lo jawab pertanyaan gue?" tanya Gema dengan bodohnya.


"Ya" jawab Kalan secukupnya.


Gema yang mendengarnya pun langsung mengambil ponselnya untuk mengirimkan pesan kepada Viona sahabat wanitanya.


^^^Gema^^^


^^^Ona, Gema ngomong sama si cuek bebek, eh masa langsung di jawab.^^^


Vionaonaona


Bagus dong


^^^Gema^^^


^^^Gema mau tanding basket dulu sama anak kelas 9^^^


Vionaonaona


Setelah membaca pesan terakhir dari Viona, Gema memasukan ponselnya kedalam tasnya.


Melangkahkan kakinya untuk menyusul Kalan dan juga Miko.


"Hah?" Gema terkejut ketika melihat bahwa kelasnya akan melawan kelas Varo.


"Aduh gue ikutan engga ya?" tanyanya pada diri sendiri.


"Woy Gema, sini" teriak Miko.


Mau tak mau Gema menganggukkan kepalanya untuk meng-iyakan ajakan mereka.


"Siapa kapten basket di kelas lo?" tanya Varo kepada Kalan dengan nada sengit.


"Gue" jawab Kalan.


Varo tersenyum sinis, "kita liat siapa yang paling jago disini"


"Masalah lo sama gue belum selesai, apalagi dengan kejadian semalam" lanjutnya.


"Kita selesaikan di luar sekolah, jangan di dalam sekolah"


"Kenapa hah? Lo takut?"


"Cemen banget lo!"


"Kalian sedang apa? Ayo kita mulai pertandingan ini" ucap guru olahraga SMP SATYA.


Bunyi ketiga dari suara pluit yang ditiup oleh guru olahraga memulai pertandingan basket antara kelas IX Ips 3 dengan VII Ips 2.


Bola di lempar ke atas, dan di rebut oleh Varo dan juga Kalan.


Pertandingan semakin sengit ketika Kalan memauskan bola ke ring lawan, dengan skor berbeda tipis, 5:4.

__ADS_1


Sorak riuh dari para siswa dan siswi yang melihat pertandingan itu pun semakin ramai ketika pertandingan semakin lama semakin sengit antara Kalan dan juga Varo.


"Kok kaya ada yang aneh ya?" gumam Hana sambil mengerutkan keningnya ketika melihat pertandingan yang menang tidak beres.


Hana mengetikan sesuatu di layar ponselnya, sepertinya Hana akan mengirimkan pesan kepada seseorang.


^^^Hana Nafiatun^^^


^^^Vi, kelas kita lagi lawan basket sama kelasnya kakak lo, Varo!^^^


Viona Alexander


Hah? Seriusan lo, Han?


^^^Hana Nafiatun^^^


^^^Iya Vi, gue serius^^^


^^^Hana Nafiatun mengirimkan gambar^^^


^^^Tuh buktinya^^^


Viona Alexander


Eh iya gilak, itu siapa yang menang?


^^^Hana Nafiatun^^^


^^^Kelas kita Vi, Kalan is the best banget main basketnya. JAGO BANGET^^^


Viona Alexander


Kalan main?


Yang mana?


^^^Hana Nafiatun^^^


^^^Nomor punggung 5, Gema 10, Miko 3, Varo 1^^^


^^^Eh tapi Vi^^^


Viona Alexander


Kenapa?


^^^Hana Nafiatun^^^


^^^Kayanya permainannya rngga beres deh^^^


^^^Lo tau Vi, tandingnya kaya engga berkelompok gitu, jadi main kaya cuma Kalan lawan kak. Varo doang!^^^


Viona Alexander


Ah masa si, Han?


^^^Hana Nafiatun^^^


^^^Serius gue^^^


^^^Lagian lo engga masuk, kenapa sih emang?^^^


Viona Alexander


Lagi ada urusan gue, Han


^^^Hana Nafiatun^^^


^^^Yaudah gue nonton dulu deh, nanti gue bilang lo lagi kalau ada gosip terbaru^^^


Viona Alexander


Oke Hana

__ADS_1


"Bang awas!" teriak Miko kepada Kalan.


__ADS_2