
"Abis teleponan sama siapa mi?" Tanya Delon yang dari tadi melihat istrinya sibuk terus teteleponan.
"Novi dan Andi pa." Jawab Arletta sambil menghanduki badan Crystal dan Delon yang baru selesai berenang.
"Ada apa?"
"Nanti aja ya pa ceritanya." Kata Arletta sambil melirik ke arah Crystal. Dia memang gak mau kalau Crystal banyak mendengar urusan orang tua. "Hayo sekarang pada mandi, terus kita keluar cari makan."
"Mandi sama papa?" Tanya Crystal kegirangan, dikiranya dia bakal dimandiin sama papanya.
"Gak dong sayang, kamu kan udah sepuluh tahun lebih." Jawab Arletta. "Gak malu emang?" Tanya mamanya itu.
"Gak, anak-anak perempuan lain juga banyak yang suka dimandiin papanya."
"Hahahaha. Tapi kan mereka umurnya masih kecil neng!" Jelas Delon sambil tertawa.
"Ya kan Crystal baru ketemu papanya sekarang-sekarang." Jawab Crystal polos.
Arletta dan Delon saling berpandangan.
Dalam hati mereka sama-sama merasa sedih dan menyesal mendengar perkataan Crystal, terutama Delon yang merasa sangat bersalah atas perlakuannya ke Arletta dulu sehingga secara tidak langsung membuat Crystal tidak memiliki sosok ayah selama sembilan tahun kebelakang.
"Mi boleh gak papa mandiin Crystal sekali aja?" Pinta Delon pada Arletta.
__ADS_1
"Boleh, tapi sekali ini aja ya." Jawab Arletta mengiyakan permintaan Delon, dia juga tidak tega mendengar kata-kata putrinya itu.
"Asyikk dimandiin papa." Crystal bersorak kegirangan.
"Iya sayang tapi kali ini aja ya." Kata Delon pada putrinya. "Kalau Crystal gak ngerasa malu, kan papa yang malu. Crystal kan udah besar." Lanjut Delon menjelaskan.
"Iya papaaaaa." Jawab Crystal kesal. "Hihihihi. Bawel ih papa, mami teh" Lanjut anak itu.
Delon dan Arletta tertawa gemas.
~
Setelah memandikan Crystal dan mandi sendiri, Delon dan keluarga kecilnya beristirahat sebentar sambil bersenda gurau di kamar.
Dia mulai merasa lapar, walau tadi setelah berenang dia sudah minum susu dan makan setangkap chicken sandwich.
"Crystal udah lapar?" Tanya Delon bingung, perasaan dia aja yang abis renang cuma minum jus jeruk belum lapar deh.
"Iya nih papa, tadi kan Crystal capek berenang."
"Berenang apanya? Crystal sama papa mah tadi mami liat juga cuma main air." Timpal Arletta meledek.
"Ihh engga mami, papa kita berenang ya?" Rengek Crystal sebel mendengar ucapan maminya itu.
__ADS_1
"Hahahaha udah ah. Ayo mi kita mau makan dimana?" Tanya Delon pada Arletta.
"Jamie Oliver's mau gak?" Ajak Arletta yang memang sedang pengen makan pizza milik salah satu cheff michelin itu.
"Mau mau aja deh." Jawan Crystal ngeyel.
"Makanan apaan mi?" Tanya Delon yang memiliki firasat kalau dia harus makan makanan barat lagi. Dia memang kurang suka makanan barat.
"Ada steak kok pa." Jawab Arletta sambil tersenyum, dia tahu bahwa Delon sudah enggan sebenarnya makan makanan barat. Tapi mau gimana lagi? Sekarang mereka ada di London, dan makanan Indonesia disini gak ada yang enak. "Makanan Italia sih. Mami lagi pengen pizza, besok kita belanja deh biar mami bisa masak buat papi." Janji Arletta yang berniat masak untuk suaminya mulai besok, kebetulan di kamar hotel mereka yang tipenya apartment itu ada dapur kecilnya.
"Beneran mi?" Tanya Delon senang. Ya walau sebenarnya Arletta sendiri gak terlalu suka makanan Indonesia, tapi dia bisa masak makanan Indonesia dengan enak.
"Iya, tapi sekali aja ya!" Jawab Arletta. "Gak mau teterusan setiap hari harus masak sampai kita pulang mah."
"Iya deh. Tapi kan kita disini masih lama, boleh kan kalo nanti kapan-kapan papa minta mami masak lagi?" Bujuk Delon yang membayangkan baru tiga hari mereka di London, dan berarti masih tersisa sebelas hari lagi mereka akan tinggal disitu. "Papa giung mi makan makanan barat melulu."
"Hihihihi papa mah, makanan barat tuh enak tahu!" Crystal meledek papanya. "Makanan Indonesia yang gak enak papa, kecuali ayam goreng." Lanjut Crystal yang memang dari kecil sudah terbiasa dikasih makanan barat sama Arletta.
"Crystal gak boleh ngeledekin papa melulu ah!" Arletta menasihati putrinya yang disertai dengan Delon yang pura-pura manyun.
"Maaf papa, jangan marah. Crystal canda." Kata Crystal meminta maaf dan langsung memeluk Delon ketika melihat papanya itu manyun. "Jangan marah ke Crystal papa." Pinta anak itu polos.
"Hahahaha. Gak marah sayang." Jawab Delon, sambil memangku putrinya itu. "Ayo ah katanya ada yang lapar, hayu makan."
__ADS_1
Merekapun berangkat ke restaurant Jamie Oliver's untuk makan malam.