Karena Aku Mencintaimu

Karena Aku Mencintaimu
Chapter 35


__ADS_3

Delon dan Arletta sampai di kediaman Andi untuk memeriksa CCTV.


"CCTV Andi terhubung ke laptop." Jelas Arletta sambil mencari laptop Andi ke kamarnya.


"Nah ini dia." Seru Arletta ketika menemukan laptop Andi.


"Mi, mami tahu password laptop Andi?" Tanya Delon ketika melihat Arletta membuka kunci laptop Andi.


Arletta mengangguk, dia mencari-cari file rekaman CCTV dan menontonnya bersama Delon.


"Pa tuh lihat memang si Novi ada di rumah ini sih sehari sebelum Andi dinyatakan kecelakaan." Kata Arletta langsung menyimpulkan.


"Nonton dulu sampai habis hari mi, jangan cepat menyimpulkan." Saran Delon gemas.


Bisa-bisanya Arletta sembarang menyimpulkan seperti itu.


"Eh mi itu siapa?" Tanya Delon ketika melihat ada yang datang lagi ke rumah Andi setelah Novi pulang.


Arletta yang juga melihatnya mengingat-ingat siapa itu.


Tiba-tiba dia tersentak kaget.


"Paaa, Luna pa Luna!" Seru Arletta. "Itu si Luna, temen yang ngundang Andi ke acara ulang tahunnya."


"Ngapain Luna ke rumah Andi mi? Emang mereka deket?" Tanya Delon kepada Arletta.

__ADS_1


"Gak terlalu sih pa setau mami mah, cuma emang sempet deket pas kuliah karena mereka sekelompok." Cerita Arletta. "Cuma kemarin kata Novi, Luna ngomong blak-blakan depan Novi kalau dia berharap bisa jadi pacarnya Andi."


"Mi, mi lihat deh! Coba puter ulang beberapa detik kebelakang."


Arletta memutar ulang tayangan CCTV dan dilihatnya Luna sedang keluar menarik tubuh Andi yang sudah tidak sadarkan diri.


"Dia mi pelakunya." Seru Delon kepada istrinya.


Arletta mengangguk, kurang ajar sekali si Luna! Ada urusan apa dia sampai mencelakakan Andi? Batin Arletta kesal.


Delon dan Arletta langsung menyerahkan bukti itu ke polisi, dan Luna ditangkap atas pencobaan pembunuhan kepada Andi.


~


"Karena jika aku tidak bisa memilikinya tidak boleh ada yang memilikinya!" Jelas Luna. "Aku mencintainya, tapi dia lebih memilihmu dan menolakku mentah-mentah pada saat itu."


"Apakah benar itu cinta? Ataukah itu hanya obsesimu untuk memilikinya?" Timpal Arletta yang juga berasa disana. "Cinta tidak seperti itu Luna."


Luna merenungkan kata-kata Arletta, dia menerima putusan hukuman penjara selama lima belas tahun.


~


Setahun kemudian, Andi berhasil bangun dari komanya dan kembali pulih.


"Maaf atas apa yang telah kulakukan padamu." Pinta Luna ketika Andi mengunjunginya ke penjara.

__ADS_1


"Aku juga minta maaf, bukan maksudku menyakitimu." Ucap Andi tulus. "Aku hanya tidak memiliki perasaan padamu, dan aku harap semua yang telah terjadi bisa jadi pelajaran buat kita."


~


"Uncleeeee Ndiiiii, Ontyyy Noviii selamat yaaaa. Crystal minta dede yang banyak." Seru Crystal di hari pernikahan Andi dan Novi.


"Minta ke mami kamu gih." Canda Andy.


"Iya, tapi ke Uncle Ndy juga biar aku punya banyak dedeknya, jadi banyak yang jagain."


"Kebalik neng, kamu yang harus jagain adik-adik." Ucap Delon kepada anaknya.


Crystal menunjukkan ekspresi wajah seperti berpikir.


"Kalau gitu yang jadi bodyguardnya Crystal papa dan Ucle Ndi aja ya!" Pinta Crystal sambil tersenyum jahil.


Novi mengelus rambut Crystal gemas, dia jadi ingin cepat-cepat memiliki anak yang menggemaskan seperti Crystal.


"Iya siap tuan putri" Jawab Andi yang disertai senyuman Delon. "Itu mah pasti, iya kan Del?"


"Iya dong sayang." Jawab Delon.


"Jadi kapan aku punya adik?" Tanya Crystal lagi.


"Segera!" Jawab Delon dan Andi bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2