
"Jadi ada apa sama Andi dan Novi?" Tanya Delon ketika mereka sudah berada kembali di hotel dan Crystal sudah tertidur.
"Andi memutuskan untuk jalan sama Novi." Jawab Arletta sambil tiduran memeluk Crystal.
"Loh, bukannya Andi gak suka sama Novi?"
"Iya, cuma dia udah terlanjur bikin Novi salah paham. Jadi dia bilang gak ada salahnya dicoba jalan sama Novi, lagian dia emang gak ada perempuan yang disukai."
"Ada mi." Jawab Delon. "Tapi wanita itu lebih memilih aku dan sekarang sudah menjadi milikku." Lanjut Delon bangga.
Delon mengecup kening Arletta.
"Ayo tidur ah, besok mau belanja kan!" Kata Arletta sambil tersenyum. "Papa mau makan apa?"
"Soto."
"Oke." Jawab Arletta lalu tidur dengan posisi memeluk Crystal.
~
"Papa, mami Crystal mau beli coklat ya?" Pinta Crystal saat mereka sedang belanja.
"Iya sayang, tapi jangan banyak-banyak ya." Jawab Delon.
"Satu aja, tapi abis belanja mau makan sandwich."
Delon yang sudah giung karena lagi-lagi mendapati dirinya harus makan makanan seperti itu langsung menyarankan untuk makan di hotel aja kepada putrinya.
__ADS_1
"Makan di hotel aja yuk neng? Masakan mami." Bujuk Delon.
"Papa, dulu Crystal pernah liat di televisi ada sandwich keju enak yang besar di London. Kata mami namanya Bob, pengen nyobain papa."
"Morty and Bob's sayang." Arletta membenarkan. "Makan aja sedikit pa, nanti malam mami masakin soto." Pinta Arletta kepada suaminya.
Delon mengangguk.
Mereka hari ini memang tidak merencanakan kemana-mana selain belanja, mereka ingin bersantai lagi seperti kemarin.
Jadi setelah selesai berbelanja, mereka langsung pergi ke Morty and Bob's.
"Wahhh besarrrrr." Seru Crystal kegirangan ketika pesanan mereka datang.
Sandwich di Morty and Bob's memang terkenal dengan porsi yang besar dan keju yang melimpah.
"Iya papa kenyang ini mah!" Jawab Crystal sambil terus-terusan menyuap sandwichnya. "Enak banget papa, nih cobain deh." Crystal menyuapi Delon.
"Iya enak." Kata Delon menyenangkan putrinya.
"Hahahaha, gimana pa?" Tanya Arletta iseng.
"Giung mi, tapi enak. Cuma papanya aja yang emang gak terlalu suka makanan barat."
"Papa mah aneh ya mi?" Kata Crystal pada Arletta sambil tertawa, dia heran kenapa papanya gak suka makanan enak kaya gitu.
"Gak aneh sayang, papa kan gak biasa." Jelas Arletta. "Kalau kamu kan dari kecil sama mami emang seringnya dikasih makan makanan barat."
__ADS_1
Crystal mengangguk mendengar penjelasan maminya.
"Papa. Kalau papa punya dede bayi, Crystal bakal dicuekin gak?" Tanya Crystal tiba-tiba, setelah mereka kembali menikmati makanan mereka.
Delon dan Arletta langsung saling melirik kaget mendengar pertanyaan Crystal itu.
"Kenapa sayang? Papa dan mami gak akan punya adik bayi lagi kok." Kata Delon berusaha menenangkan putrinya, kalau-kalau Crystal menyangka mereka akan punya anak lagi.
"Gak papa, bukan itu." Jelas Crystal. "Kemarin Crystal lihat di Aquarium ada anak kecil yang main sama adiknya, kayanya asyik bisa main bareng. Tapi Crystal takut kalau punya adik, papa gak sayang Crystal lagi."
Ternyata Crystal sudah mulai ingin punya adik, tapi dia masih takut karena berpikir akan kehilangan kasih sayang papanya.
"Gak akan Crystal sayang." Jelas Delon sambil mengelus kepala putrinya. "Kalau Crystal punya adik, papa tetep akan sayang Crystal, sayang kalian berdua. Cuma mungkin nanti papa gak cuma main sama Crystal doang, tapi juga sama adik."
"Iya nanti kita mainnya berempat sayang, gak akan ada yang jadi gak sayang ke kamu kalau kamu punya adik." Timpal Arletta.
"Uncle Andi juga?" Tanya Crystal lagi.
"Ucle Andi pasti tetep sayang Crystal lah, tapi dia juga bakal sayang sama adik Crystal." Jawab Arletta.
"Beneran?"
"Iya sayang." Jawab Delon.
"Ya udah, kalau gitu Crystal mau minta adik." Pinta anak itu polos kepada kedua orang tuanya. "Tapi janji ya, papa harus tetep paling sayang sama Crystal!"
Delon dan Arletta mengangguk sambil tertawa menjawab permintaan anak mereka itu.
__ADS_1