Karena Aku Mencintaimu

Karena Aku Mencintaimu
Chapter 45


__ADS_3

"Ka, papa boleh masuk?" Tanya Delon di balik pintu kamar anak sulungnya itu.


"Masuk aja pa.." Jawab Crystal yang sedang membaca kasus-kasus medis di meja kerja yang ada di kamarnya.


Crystal memandang papanya yang sudah berada di dalam kamarnya, papanya sekarang sudah jauh lebih tua dibandingkan saat mereka pertama kali bertemu, rambut papanya sekarang sudah hampir memutih semua dan badannya juga sudah tidak sebugar dulu saat Crystal pertama kali bertemu dengannya.


"Papa.." Panggil Crystal sambil berlari memeluk papanya, dia sangat menyayangi papanya dan kenyataan bahwa papanya sudah semakin tua itu membuat dirinya merasa takut kehilangan.


"Kenapa nak?" Tanya Delon khawatir karena Crystal tiba-tiba memeluknya seperti itu.


"Maafin Crystal belum bisa bahagiain papa dan mami."


Delon melepaskan pelukan Crystal lalu menatap putrinya itu sambil tersenyum.


"Papa udah bahagia nak, sangat bahagia! Papa sangat beruntung bisa memiliki kamu, Thalia dan mami. Untuk saat ini yang papa harapkan cuma satu."


"Apa?"


"Papa ingin melihat kamu segera menikah." Ucap Delon sungguh-sungguh, Tapi malah di sambut Crystal dengan tertawa. "Kenapa tertawa?"


"Ya papa permintaannya kaya gitu! Crystal belum punya pacar pa, lagian aku masih muda dan masih ingin menghabiskan waktu sama papa, mami dan Thalia."


"Hari?" Goda Delon pada putrinya.


"Kita cuma sahabatan papa! Papa nih ya, udah gak mau gurusin Crystal ya?"


"Ngomong tuh jangan sembarangan ka!" Ucap Delon sambil menjitak kening putrinya gemas.

__ADS_1


"Becanda papa! Makanya kalau papa mau liat Crystal sama Thalia nikah, papa sama mami harus jaga kesehatan! Ngomong-ngomong kenapa papa kesini? Emangnya udah beres makannya?"


"Udah. Ka papa mau nanya, kamu kenapa lagi sama Thalia?" Tanya Delon akhirnya kembali ke tujuan awal dia menghampiri Crytal.


"Gak apa-apa pa, cuma Crystal lagi kesel aja sama dia." Crystal menarik nafas panjang. "Tadi pas aku jemput dia di sekolah, dia gak ada dan pas aku tanya satpam, katanya dia keluar dari area sekolahan."


"Ya ampun anak itu." Ucap Delon tak habis pikir bisa-bisanya Thalia pergi ke luar area sekolahan sendiri seperti itu. "Ngapain katanya dia ke luar area sekolah ka?"


"Jajan pa ke mini market."


"Ya udah nanti biar papa sama mama ngomongin Thalia biar kalau jajan di kantin sekolah aja, tapi kamu juga jangan diemin adik kamu terus kaya gitu sampai ninggalin makanan lagi." Nasihat Delon. "Udah ayo keluar lagi, habiskan lagi makananmu." Ajak Delon yang dituruti oleh Crystal karena dia memang paling tidak bisa menolak papanya.


~


"Crystal..." Panggil Andi saat dia melihat keponakan kesayangannya sedang mencari kursi di kantin rumah sakit, Andi mengajaknya untuk duduk bersama karena dia juga kebetulan sedang sendirian.


"Gak apa-apa lah sayang, mana Hari? Tumben gak bareng."


"Lagi ada op cle, uncle sendiri tumben makan disini?"


"Onty Vi lagi gak masak Ta."


"Gimana kabar onty dan Vidi? Udah sebulan lebih aku gak ketemu mereka."


"Baik sayang, kabar mereka baik. Rencananya akhir bulan ini papamu dan uncle mau ngadain liburan bersama sayang, kamu ajak Hari gih!"


"Oh ya? Papa belum bilang apa-apa ke aku. Ishh cle kenapa mesti ngajakin Hari sih, ini kan liburan keluarga kita!"

__ADS_1


"Kan Hari nanti bakal jadi bagian dari keluarga kita Ta!" Kata Andi menggoda keponakannya.


"Apaan sih cle, ini nih bilangin onty loh minum kopi terus! Udah tua tuh gak boleh minum kopi, gak sehat!" Kata Crystal mengalihkan pembicaraan karena malu.


"Keponakan kecilku udah dewasa sekarang." Gumam Andi sambil tertawa yang masih bisa terdengar oleh Crystal.


"Ya iyalah cle, masa aku kecil terus. Ngomong-ngomong uncle sama onty gak ada niatan nambah adik buat vidi gitu?"


"Onty kamu gak mau Ta, katanya udah cukup Vidi aja. Ngedidik Vidi aja kamu tau kan susah, dia nakal banget sampai akhirnya terpaksa uncle dan onty masukin dia ke asrama."


"Tapi kalau produksi mah sering dong?" Goda Crystal.


"Wah kalau itu mah gak usah ditanya Ta, tiap hari selagi masih kuat hahaha."


"Idih aku jadi curiga bukan onty yang gak mau, tapi ucle. Soalnya kalau punya anak lagi kan nanti onty sibuk ngurus anak hahaha."


"Ya itu juga sih salah satu alasannya." Jawab Andi cengengesan. "Ya udah Ta uncle mau ke ruangan lagi, sebentar lagi papa sama mami kamu mau datang buat meriksa laporan bulanan rumah sakit. Jangan lupa ya nanti liburan ajak Hari!"


"Emang mau kemana cle?" Tanya Crystal sebelum pamannya itu pergi.


"Bali!"


"Serius? Emang berapa hari?"


"Seminggu sayang, tenang aja nanti ijin kalian mama kamu sama uncle yang urusin! Udah ya uncle pergi dulu, habiskan makananmu!" Titahnya sambil mengacak-ngacak rambut keponakannya lalu pergi.


Crystal tersenyum sambil kembali menikmati makanannya, asyik akhirnya bisa liburan juga sama keluargaku, batinnya.

__ADS_1


__ADS_2