Karena Aku Mencintaimu

Karena Aku Mencintaimu
Chapter 9


__ADS_3

Ketika Arletta diusir oleh Delon dan Bella dari rumah dan perusahaannya setelah ayahnya meninggal, Arletta tinggal di daerah tanggerang.


Disana dia melanjutkan pendidikan spesialisnya dengan dibiayai oleh tantenya yang tinggal di Surabaya, Arletta bertemu dengan Dr. Andi seniornya di kampus dan merupakan anak dari teman Om Mike, suami dari Tante Julia yang adalah adik dari ibunya Arletta.


Dr. Andi dikenalkan kepada Arletta oleh tante Julia, istri dari teman ayahnya.


Awalnya Arletta memang sulit untuk didekati, tapi Andi tahu itu semua karena kejadian pahit yang dialaminya dan Andi memaklumi itu.


Andi tahu semua kejadian yang dialami Arletta dari tante Julia, dia juga tahu sangat sulit bagi Arletta yang sedang mengandung besar dan harus melanjutkan pendidikan dengan dana yang minim sendirian.


Arletta tidak bisa bekerja dulu di rumah sakit karena kehamilannya dan sebentar lagi dia harus cuti melahirkan, maka dari itu Andi yang merasa kasihan terus berusaha untuk bisa dekat dengan Arletta, agar bisa membantunya.


Tapi selama ini dia tidak pernah menduga bahwa salah satu orang yang membuat Arletta menderita itu adalah orang yang selama setengah tahun terakhir ini menjadi tantenya, istri dari pamananya yang merupakan direktur dari PT. Chemical.


Hal itu diketahuinya ketika paman dan ayahnya secara tiba-tiba meninggal dalam kecelakaan mobil yang dikendarai oleh pamannya itu sepulang makan malam perayaan ulang tahun perusahaan mereka.

__ADS_1


Arletta datang ke rumah duka bersama dengan Tante Julia dan Om Mike untuk berbela sungkawa dan disana aku melihat Arletta menatap tajam kearah Bella yang tidak melihat kehadiran Arletta.


Tiga hari setelah pemakaman ayahku, Arletta mengahampiriku di kampus. Dia sudah mulai cuti dan perutnya sudah sangat besar.


"Lakukan autopsi pada jasad pamanmu, kau akan menemukan sesuatu." Pinta Arletta kepadaku.


Aku baru mau mempertanyakan alasan dia meminta aku melakukan autopsi, sebelum akhirnya dia melanjutkan. "Kau tahu apa yang telah terjadi padaku bukan? Orang yang merebut suamiku dan mengambil perusahaan ayahku itu namanya Bella."


"Bella Novanti?" Andi tertegun, sosok wanita ramah yang dikenalnya sebagai tantenya. Wanita yang beberapa waktu kebelakang ini menjadi salah satu orang yang dikaguminya dan menjadi teman curhatnya.


"Tanteku kaget melihat kenyataan bahwa dia adalah istri dari pamanmu. Maafkan aku, sebenarnya aku sudah mengetahuinya dari awal." Pinta Arletta. "Aku memang meminta untuk dikenalkan denganmu, tapi aku tidak memiliki maksud apapun. Aku hanya ingin meyakinkan diriku sendiri bahwa benar Bella telah meninggalkan mantan suamiku dan menikah lagi dengan pamanmu. Aku hanya ingin mengikuti kehidupannya, karena suatu saat nanti aku ingin merenggut segala hal yang dia punya sama seperti apa yang telah dia lakukan padaku." Ujar Arletta sambil mengelus perutnya yang sudah membesar di usia tujuh bulan kehamilannya.


"Kau tidak tahu, aku juga memang berniat melakukan hal yang lebih. Tapi sekarang aku belum mampu, omong-omong terimakasih Andi karena selama ini selalu menyemangatiku walau aku sering mengacuhkanmu. Aku sejujurnya bahagia bisa memiliki teman baru sepertimu" Ucap Arletta dengan jujur. "Aku minta kamu melakukan autopsi karena aku udah menyelidiki bahwa Bella sebenarnya mengincar dirimu, dan dia tahu bahwa tidak akan mungkin mendapatkanmu jika ayah dan pamanmu masih ada. Dulu dia juga melakukan hal itu kepada ayahku, dia memberikan imunosupresan secara diam-diam ke dalam minuman ayahku itu dilakukannya secara berkala kepada ayahku sehingga ayahku mengidap colorectal dan dia terus melakukan itu sehingga ayahku meninggal." Arletta menjelaskan alasannya meminta Andi melakukan autopsi.


"Darimana kau tahu?" Tanya Andi.

__ADS_1


"Aku mencurigainya sehari sebelum aku diceraikan Delon dan diusir oleh mereka. Aku meminta dokter mengambil sample darah dan melakukan autopsi pada papa sebelum jasadnya dimakamkan. Dari situ aku tahu bahwa papaku selama ini mengkonsumsi imunosupresan padahal ayahku bukan pasien donor yang membutuhkan obat itu dan obat itu dikonsumsinya dengan durasi sudah cukup lama." Jelas Arletta. "Maka ketika Delon menyodorkan surat cerai aku sudah mengerti apa maksudnya, aku tahu dari dulu bahwa suamiku menyukai sekertaris papaku itu, banyak karyawa papa yang membicarakan mereka sampai pernah suatu kali papa menegur Delon. Dan Bella yang pintar berakting itu tidak memperlihatkan apapun, dia tetap setia dan dekat dengan papa sehingga tidak ada alasan bagi papa untuk mendepaknya. Aku gak bisa melaporkan Bella kepada polisi, karena tidak ada bukti autentik yang kuat hanya saja jika kronologinya seperti itu siapa lagi yang bisa menjadi tersangka utama sebagai orang yang memberikan papa imunosupresan? Yang suka membuatkan minuman untuk papa hanyalah Bella dan Bi ijah pembantuku dulu." Jelas Arletta, dia juga memberikan copy.an hasil autopsi dari ayahnya.


Andi yang melihat hasi autopsi dari ayah Arletta akhirnya melakukan autopsi juga kepada jasad pamannya, dan ternyata pada jasad pamannya ditemukan benzodiazepin (obat tidur) dalam dosis yang sangat tinggi dan menurut waktu konsumsinya, itu dikonsumsi pamannya ketika hari kematiannya.


Dari situ Andi berkata pada Arletta bahwa dia akan menikahi Bella dan membuat Bella merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan oleh ayahnya Arletta dan pamannya.


"Aku akan menikahinya Let, dan membuat dia menjadi pasien vegetatif di sisa hidupnya. Dia mencintaiku, dia ingin menikah denganku dan aku akan menggunakan itu untuk membalaskan dendamku dan kamu. Aku tidak bisa memasukannya ke penjara karena aku juga tidak punya bukti autentik, lagipula aku juga gak mau dia hanya masuk penjara keenakan." Kata Andi kepada Arletta. "Aku ingin dia tidak bisa melakukan apapun, walau dia merasa sakit, sedih, dan lainnya!" Seru Andi marah.


Dari saat itulah Andi menikahi Bella dan terus menerus memberikan Bella Dumolid (obat penenang) secara diam-diam dan berkala sehingga Bella ambruk menjadi pasien vegetatif.


Sebenarnya menikah dengan Andi adalah hal yang sangat membahagiakan bagi Bella, karena baru kali ini Bella mencintai seorang laki-laki dan menikah dengan laki-laki yang dicintainya, belum lagi laki-laki ini kaya sesuai dengan kriteria utamanya.


Tapi kebahagiaan Bella berubah menjadi petaka karena selama pernikahannya dia diacuhkan oleh Andi dan tanpa diketahuinya Andi memberinya Dumolid yang pada akhirnya menyebabkan Bella berada pada kondisi vegetatif persisten.


Ya dia adalah pembunuh kata Andi dalam hatinya, tapi apakah aku akan menjadi sama seperti dirinya?

__ADS_1


Renung Andi sambil melihat tubuh Bella tak berdaya terkapar di hadapannya.


Selama koma Bella dirawat di rumah sakit CMC dimana Andi merupakan pemiliknya dan Arletta direkturnya dan hari ini Andi akan mengadakan rapat komisi etika rumah sakit untuk melepas ventilator Bella.


__ADS_2