Karena Pergaulan Bebas

Karena Pergaulan Bebas
#1


__ADS_3

Via telepon ~


"Good morning dear !!! Happy anniversary ke 3 !!" Sapa ku dengan semangat nya.


"Happy Anniv sayang, kamu dimana?" tanya Frans, sambil beranjak duduk dari yang tadinya tiduran.


"Coba tebak !!" Jawab ku, sambil berjalan membawa koper. "Kamu di bandara?" saut Frans, setelah mendengar pemberitahuan yang berbunyi. "Iya nih, tapi nggak di bandara Semarang, aku di Solo" jawab ku dengan semangat lagi.


"Ibeth ! 1tahun LDR kamu malah milih ke Solo?" Jawab Frans, "Yaelah, Semarang ke Solo kan dekat, kamu bisa loh ke Solo" jawab ku dengan santai nya sambil memasukan koper ke taxi yang baru saja aku pesan.


"Kamu nginep mana?" Tanya Frans. "Nginep hotel X" jawab ku sambil masuk ke dalam taxi. "Yang, udah lama aku nggak di kasih jatah, malam ini aku minta jatah ya" rayu Frans.


"Hah? Nggak mau, tobat dong, masa mau begitu terus?" Jawab ku. "Yaudah, pesen 2 kamar, aku mau ngajak Gio sama Siska." jawab Frans, sambil membereskan pakaiannya. "Okee, see you" jawab ku sambil mematikan telepon.



Ibeth ~


Sambil menatap ke jendela taxi yang sedang berjalan keluar bandara "Pak ke hotel X ya", "baik non" jawab supir taxi nya.


Sambil melihat-lihat indahnya Solo, aku teringat Ana, ya teman seumuran ku yang sudah berkeluarga karena kecelakaan, tapi sekarang hidupnya bisa di bilang lumayan.


Aku meraih hp ku, dan menelepon Ana. Nada sambung berbunyi, hingga terdengar suara "halo Beth, kenapa? Tumben telepon?" sapa Ana saat menjawab telepon ku, "aku di Solo nih, nanti makan siang ketemu yuk" jawab ku, sambil melihat ke arah jendela taxi, "wah beneran? Boleh-boleh, mau ketemu dimana?" Jawab Ana dengan semangatnya, "aku nginep di hotel X si, apa cari yang deket-deket situ aja?" jawab ku sambil berpikir. "Boleh, nanti ketemu di resto A aja, disana steak nya enak banget, kamu kan doyan steak" jawab Ana, "Oke, see you" jawab ku sambil mematikan telepon.


__ADS_1


Frans ~


Selesai membereskan pakaiannya kedalam tas, bergegas ia mengambil hp nya yang di taruh di atas kasur dan menelepon Gio, "Halo" sapa Gio, yang menerima telepon,


"kamu dimana?"


"Aku di rumah gimana?"


"Ke Solo yuk, ada Ibeth disana"


"Lah ngapain dia di Solo? Cari cowo baru?"


"Nggak, mau jalan-jalan aja katanya, udah kupesenin hotel buat kamu sama Siska juga"


"Iya udah aku siap-siap dulu."


"Oke"


"Ma aku mau ke Solo" Pamit Frans ke mamanya.


"Lah ngapain? Sama siapa?" jawab mama nya yang langsung menatap anaknya yang tiba-tiba ingin berangkat ke Solo.


"Jemput Ibeth ma, dia di Solo"


"Oh yaudah, lah naik apa?"

__ADS_1


"Sama Gio, naik mobil dia"


"Yaudah hati-hati"


"Iya, masih nanti kok tunggu di jemput."


"Oalah" jawab mamanya sambil kembali menonton tv.



Ibeth ~


Sesampainya aku di hotel X aku turun dari taxi, dan langsung menuju resepsionis, untuk memesan kamar, "Selamat pagi, ada yang bisa di bantu?" sapa mba-mba ramah yang berdiri di belakang meja resepsionis dengan riasan anggun di wajah nya.


"Pesan dua kamar superior ya, kalau bisa berdekatan"


"Baik bu, di tunggu sebentar"


"Oke"


"Harga nya jadi 1.200.000 rupiah bu"


"Oke" jawab ku sambil mengeluarkan dompet dan kartu debit.


"Pembayaran menggunakan debit ya bu" kata resepsionis dengan ramahnya sambil mengambil kartu dari tanganku, dan memproses pembayaran. Dan setelah itu aku pun memasukkan pin ku, setelah selesai, aku memasukan kembali kartu ku ke dalam dompet, lalu masuk ke dalam tas, aku mendapat 2 kamar, di lantai 11. Aku menuju ke lift dan pas, ada lift yang terbuka karena ada pengunjung lain yang keluar, aku pun masuk ke dalam lift, menekan angka 11.

__ADS_1



Bersambung.


__ADS_2