Kehidupan Menantu Yang Direndahkan Ternyata Seorang Tuan Muda Kaya

Kehidupan Menantu Yang Direndahkan Ternyata Seorang Tuan Muda Kaya
Bab 25. Kehadiran Jek Li yang menjadi lelucon semua orang 3


__ADS_3

"Tenang saja hadiah yang aku siapkan cukup bagus, tidak jelek, dan tidak akan mengecewakan ibu dan ayah mertua", Desi ding hanya melirik dan tidak memeriksanya lagi, buat dia apapun hadiah yang disiapkan oleh Jek Li, biar tidak bagus yang penting bisa buat nenek ding tidak mengejeknya, jek Li berkata sambil tersenyum, dia tidak peduli dengan tatapan sinis dan ejekan oleh orang lain, tapi yang dia khawatirkan adalah jangan sampai ibu dan ayah mertuanya terus memusuhi dirinya, apa lagi kalau Sampai istri diatas kertasnya ini juga ikut bisa ikut kecewa, ini yang selalu dia jaga. buat dia orang lain paling bicara pada saat mereka ketemu di tempat seperti ini tapi beda dengan ayah dan ibu mertuanya yang tiap hari dan tiap saat akan selalu Ketemu di rumah.


Dia dan istrinya segera mencari tempat duduk yang sudah disiapkan oleh panitia, Ibu mertua dan ayah mertuanya duduk di barisan kedua sedangkan dia dengan istrinya duduk di baris ke tiga. semua orang menanti ke munculan nenek tua itu, karena dia tokoh utama dalam acara ini. tamu-tamu sudah banyak yang berdatangan baik dalam kalangan atas maupun kalangan bawah yang di undang oleh keluarga Ding. Mantan anak didik nenek ding yang berada di luar negri juga sudah banyak yang datang.


" Terlebih keluarga Ding ini masih berada di tingkat dua dari urutan keluarga berpengaruh di seluruh kota Shanghai tapi untuk di provinsi tempat mereka, masih termasuk salah satu dari lima keluarga besar yang berpengaruh dan paling diperhitungkan setiap saat. seharusnya para undangan yang datang tidak akan memberikan hadiah biasa pasti hadia yang bagus dan berkualitas, apa lagi banyak orang sudah mengetahui kalu nenek ding ini juga punya bisnis barang antik dan dia paling suka dengan barang-barang antik.



Walaupun suara Jek Li sangat kecil, tapi masih ada kerabat yang mendengar apa yang di ucapkan kepada istrinya itu, Para kerabat yang mendengar apa yang di ucapkan oleh Jek Li segera melirik Rin Liu dan segera mengejeknya" oh hadiah apa yang kamu persiapkan untuk nenek istrimu itu, apakah dengan gajimu 1, 5 juta dalam sehari bisa menyediakan hadiah mewah untuk nenek Ding, atau jangan-jangan istrimu lagi yang belikan hadiah untuk hadiah nenek Ding, benar-benar sampah yang sangat menjijikan dan memalukan ini. Para kerabat mulai lagi untuk meledek ibu mertuanya,setiap kesempatan mereka melihat Jek Li maka mereka akan selalu mengejek Rin Liu, apa lagi dengan karakter ibu mertuanya yang cepat marah dan cepat tersinggung, jadi ejekan itu dia akan kembali lampiaskan kepada Jek Li lagi. Dimanapun Rin Liu berada jika sudah ada Jek Li yang datang maka dia akan selalu dirugikan.



Sebenarnya Rin Liu pas melihat kedatangan dari menantu sampahnya itu, ingin segera lari keluar agar tidak jadi sasaran ejekan oleh para kerabat, tapi dia juga serba salah jika lari keluar sebelum ulang tahun nenek itu, maka para kerabat akan melaporkanya kepada nenek tua, dengan hal itu maka kedudukan keluarga mereka di perusahaan akan terancam semua, dan sumber keuangan yang mereka andalkan selama ini untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari akan ikut terputus juga, akhirnya dia memilih untuk duduk dan bersabar nanti setelah pulang di rumah baru dia akan kembali memarahi menantunya.

__ADS_1



Bagaimanapun juga di keluarga mereka ada menantu yang dinikahi oleh pihak wanita, yang tidak memiliki pekerjaan dan tidak memiliki asal-usul yang jelas. Awalnya para kerabat dan nenek Ding tidak berani untuk mengejek Jek Li karna adanya ucapan dari kakek Beri sebelum meninggal, apa lagi setelah mereka melakukan penyelidikan tidak menemukan asal usul Jek Li ini sehingga membuat mereka hati-hati.



Seiring berjalannya waktu sudah lima tahun lamanya Jek Li tinggal di keluarga mereka, Tapi tidak ada suatu hal yang istimewa diperlihatkan Jek Li, yang mereka lihat tiap hari dia hanya sibuk memasak dan membersihkan dalam rumah, oleh karena itu banyak para kerabat yang tidak percaya dan tidak yakin lagi dengan apa yang di ucapkan oleh Beri Ding. Jadi mereka mulai memanfaatkan jika setiap akan ketemu sama Rin Liu, Leo Ding, dan Desi akan langsung mengejek dan menertawakan mereka.




Kalau hari-hari biasa tempat ini tidak pernah terpakai, hanya di buka untuk di bersihkan atau menyambut para tamu keluarga atas, akan tetapi hari ini sengaja di pakai karena adanya hari ulang tahun nenek Ding dan dia ingin hari ulang tahunya kali ini di rayakan di tempat ini.

__ADS_1



Di aula sebagai tempat perayaan hari ulang tahun itu, di sediakan ada 10 meja panjang, dan setiap meja hampir terisi penuh dengan orang-orang yang sudah datang, ada yang mengobrol untuk membicarakan bisnis, ada yang bercanda gurau sambil tertawa, jadi sebelum tiba waktu untuk perayaan ulang tahun dan kebetulan juga yang punya acara belum hadir, kebanyakan para tamu hanya bercerita dan tertawa sehingga kelihatan sekali jika acara kali ini kelihatan ramai dan tidak sepi mungkin ini hari ulang tahun yang paling sempurna seumur hidup bagi nenek Ding.



Ketika para kerabat melihat Jek Li duduk di belakang Ibu dan ayah mertuanya, para kerabat segera bergegas untuk menyapa



"Saudara ipar yang terhormat, mengapa kamu datang begitu terlambat sampai membuat istri kamu hampir masuk angin karena menantikan kedatang kamu, kami semua yang ada di sini sangar menantikan kedatangan dari kamu bagaimanapun juga kita ini semua keluarga, mereka berkata sambil tersenyum mengejek.


__ADS_1


para kerabat segera menuangkan anggur ke gelas untuk bersulang dengan Jek Li, saudara ipar mari kita berulang bersama-sama sebagai tanda kalau kita semua adalah keluarga, sebenarnya mereka semua sama dengan status Jek Li, mereka jug tidak terlalu kaya dan hanya mereka pintar menjilat kepada kepala keluarga sehingga mereka yang awalnya tidak mengerti apa-apa bisa mendapatkan tempat-tempat yang cukup strategis di semua jenis bisnis yang di kelola oleh keluarga Ding. Jadi setelah mereka duduk di posisi itu mereka sangat sombong dan arogan.


__ADS_2