Kehidupan Menantu Yang Direndahkan Ternyata Seorang Tuan Muda Kaya

Kehidupan Menantu Yang Direndahkan Ternyata Seorang Tuan Muda Kaya
Bab 80. Hadiah dari Michael Du untuk Wati Ding


__ADS_3

Untuk bisa menyenangkan wanita pujaan hatinya dan bisa mendapatkan pujian dari teman-teman yang sudah berada dalam ruangan, Micha Du segera mengeluarkan sebuah bingkisan hadiah yang begitu rapi dari dalam tas kecil yang sudah dia siapkan sebelum datang ke tempat ini dan memberikan kepada wati Ding.


"Wati Ding, aku mendengar dari teman-teman kalau kamu kemarin bisa menjadi nomor satu dalam lomba melukis, selain itu juga bidang melukis ini kamu sudah menyukainya dari masa kecil jadi mungkin saja kemampuan kamu sudah lumayan tinggi. Kebetulan selain menyelenggarakan acara ini untuk merayakan keberhasilan kamu, secara pribadi aku juga membelikan hadiah kecil untuk di berikan kepada dirimu.


Wati Ding segera membuka kotak hadiah itu secara pelan-pelan, di dalam kotak itu dia melihat lukisan pemandangan alam pada masa kerajaan dinasti Ming. tangan wati Ding bergetar sambil mengangkat dan segera membukanya agar bisa terlihat seluruh lukisan itu.


"Ini,ini,ini, benar-benar lukisan pada masa kerajaan dinasti Ming, Tuan muda Du hadiah kamu sangat berharga sekali, kenapa kamu rela mau memberikan hadiah yang bagus ini kepada diriku?, berapa banyak uang yang kamu keluarkan untuk membeli hadiah mewah ini?.


Wati Ding memandang tuan muda Du ini dengan mata yang berkaca-kaca bagaimana pun juga seumur hidupnya ini merupakan hadiah pertama yang begitu indah dari seorang pemuda, apa lagi selama ini dia terus menolak cinta dari pemuda tersebut, perasaan campur aduk mulai di rasakan oleh Wati Ding, tapi dia setelah beberapa saat dia kembali tersadar dan kembali ke keadaan normal lagi, bagaimana pun juga laki-laki seperti tuan muda Du ini pasti ada maksud terselubung sampai rela memberikan hadiah yang begitu mahal.


Teman-teman Wati Ding juga kaget dan kagum dengan kebaikan hati dari tuan muda Du ini, mereka merasa pengorbanan dari lelaki muda dan tampan serta memiliki keluarga yang kaya raya bisa di pastikan baik sekali, sudah mengadakan acara untuk ucapan selamat buat wanita yang di sukainya selain itu memberikan hadiah yang bagus, bagi seorang wanita mana pun akan merasa tersentuh jika di berikan sesuatu yang berharga, apa lagi di saat perayaan hari bahagianya.


Melihat cara menatap dari Wati Ding yang begitu tenang tapi hatinya terus bergejolak antara Kagum dan mengingat perbuatan mesum dari pemuda tampan itu, Michael Du sangat bangga.


"Wati Ding bagaimana dengan hadiah kecil dari aku itu, apakah kamu menyukainya?, atau tidak aku ganti dengan hadiah yang lain saja?.

__ADS_1


Tidak usah tuan muda Du, sebenarnya hadiah ini sangat bagus tapi buat aku ini berlebihan, aku tau dan paham niat kamu baik tapi dengan hormat jangan lagi berikan hadiah yang lain, aku ambil dengan senang hati pemberian kamu ini.


"Benar-benar lukisan legendaris dan berharga, sungguh baik hati tuan muda keluarga Du ini, hanya untuk menyenangkan hati Wati Ding rela memberikan hadia yang bernilai tinggi, aku sungguh tersentuh oleh perlakuan kamu tuan muda Du, seorang teman berkata.


Mendengar nada pujian dari teman-teman Wati Ding itu Michael Du merasa semakin diatas angin, buatnya saat ini mungkin belum bisa tidur dengan Wati Ding tapi di masa yang akan datang tidak akan sesulit sebelumnya, pengorbanan untuk membeli lukisan yang indah tidak sia-sia.



Michael Du kembali mengalihkan pandangan lagi kepada Jek Li sambil menyeringai, dan mencoba memprovokasi, pemuda sampah dan busuk hanya mengandalkan wanita untuk mencukupi hidup sehari-hari sungguh sangat memalukan, lebih bagus dia pakai rok saja.



Arti dari kalimat yang di ucapkan oleh Michael Du ini sudah sangat jelas, jika kedatangan pemuda sampah tidak ada artinya sama sekali selain itu dia berpikir kalau dirinya lebih kaya di bandingkan pemuda sampah, dia memiliki keluarga yang terhormat sedangkan dia hanya menjadi sebagai menantu yang menumpang tinggal di rumah mertua.


Namun, Jek Li yang lagi asik main game di hp jadulnya tiba-tiba mengangkat kepala kemudian melihat muka pemuda itu sambil menggelengkan kepala, Jek Li tidak peduli dengan nada provokasi dari Michael Du hanya saja meras kasian jika dia tau kalau Jek Li beberapa hari yang lalu menghasilkan uang hampir sepuluh triliun rupiah dalam semalam mungkin saja pemuda ini akan muntah darah.

__ADS_1


Jek Li kembali menatap gambar yang ada di tangan Wati Ding sambil berkata dengan penuh makna:


"Wati Ding, buatku gambar seperti ini hanya lukisan anak-anak yang masih di bangku sekolah dasar, dan jika lukisan yang jelek bisa berharga begitu tinggi maka yang membeli itu mungkin buta warna atau hanya ingin menghabiskan uangnya saja.


Begitu kata-kata yang di ucapkan oleh Jek Li selesai, ruangan yang tadinya rame langsung sunyi senyap mendengarkan lelucon pemuda sampah ini, sungguh nasib sial yang di alami oleh Wati Ding karena sudah membawa manusia bodoh yang tidak mengerti keindahan dari sebuah lukisan, setelah itu kembali terdengar suara tertawa terbahak-bahak dari semua teman Wati Ding.


"Hahahahahaha, sungguh lucu lelucon kamu Tuan muda Li, ternyata kamu juga punya bakat dalam bercanda, jika kamu ikut lomba audisi mencari bakat yang lucu, lebih bagus Tuan Li ikut mendaftar siapa tau bisa dapat juara satu. yang berkata itu adalah Michael Du yang kembali menyerang Jek Li.


"Kamu bilang kalau lukisan ini lebih bagus dari lukisan kamu selain itu kamu mengatakan kalau lukisan yang aku bawa ini adalah lebih bagus dari lukisan anak SD, apakah kamu tau siapa yang membuat lukisan ini?.



Lukisan ini adalah hasil karya seorang pelukis yang legendaris bahkan di Masaya kejayaan beliau tidak ada yang bisa menandingi keindahan setiap goresan-goresan tinta yang dia lakukan,dan dia adalah master Fala Tong, apa kamu merasa sudah pantas untuk bisa bersaing dengan master seperti beliau, jika beliau masih hidup mungkin penghinaan yang kamu lakukan bisa membuat kamu untuk di jatuhi hukuman mati. Michael Du terus menyerang Jek Li.


__ADS_1


Siapa sih Fala tong itu? beliau adalah master pelukis terkenal dan paling di segani pada masa waktu kerajaan ming, sampai saat ini namanya selalu jadi idola bagi orang-orang yang terjun di dunia melukis, bahkan karya-karya yang dia lakukan banyak di gunakan untuk di jadikan sebagai pedoman agar bisa menjadi pelukis yang handal, Selain itu dia jug merupakan orang kepercayaan dari raja yang memerintah waktu itu, bahkan dia sering mengajari raja untuk melukis, dan sampai sekarang ini belum ada yang mampu menandingi keindahan lukisannya.


__ADS_2