
Rin Liu mencoba untuk mengurangi rasa canggung yang sedang di rasakan oleh tuan muda Su setelah kejadian yang memalukan tadi. bagaimana pun juga dia harus membelanya dengan baik, karna ini merupakan suatu kesempatan yang jarang dia dapatkan untuk menjodohkan anak gadisnya dengan laki-laki yang kaya raya, apa lagi di lain pihak tuan muda Su sangat di sayang sama nenek Ding, ini membuatnya tambah yakin untuk membelanya dengan seluruh jiwa raga, jika terjadi sesuatu sama tuan muda Su maka dia juga akan dapat imbasnya dari amukan nenek Ding yang keras kepala itu.
Apa lagi dia sangat benci sekali dengan menantu sampah itu, dia tidak ingin selama anak kesayangannya hidup bersama dengan orang bodoh itu.
" Terimakasih atas nasihat dan kebaikan Bibi untuk membela harga diri aku pribadi dan nama keluarga Su, untuk membalas kesalahan yang aku buat hari ini sehingga membuat bibi yang baik hati bisa apat melihat kejadian yang memalukan tadi itu, saya akan berusaha keras untuk bisa mendapatkan kembali sepasang gelang giok asli dari wanita yang sudah berani mengambil hadiah yang sudah aku persiapkan dengan susah payah untuk Desi Ding.
Tuan muda Su, memang dari tadi sudah merasa malu dan terpukul dengan kejadian itu, apa lagi ini terjadi di depan semua orang, dia tadinya ingin segera pamit untuk pulang agar tidak menambah suasana canggung dan menghindari rasa malu, akan tetapi setelah mendengar penjelasan dari Rin Liu dia secara perlahan merasa lebih baik dan merasa harga dirinya kembali dia dapatkan.
Memang dia tidak sengaja untuk membawa sepasang gelang giok palsu ini, dia tidak mengerti dan memahami hal barang-barang antik, tapi karena dia mengetahui jika keluarga Ding sangat menyukai barang antik, otomatis Desi Ding akan menyukai barang antik juga. Makan dia mencoba minta bantuan direktur Wu untuk membantunya membeli sepasang gelang giok di pasar barang antik tapi nasib baik tidak berpihak sama tuang muda Su, sehingga hari ini dia dia di permalukan di depan orang banyak.
Desi Ding mendengar ucapan tuan muda Su itu ingin segera angkat bicara tapi segera di hentikan oleh Jek Li.
__ADS_1
"Saya ucapkan banyak terimakasih kepada tuan muda Su atas niat baikmu, tapi lagi-lagi saya tekankan dengan rasa menghargai mu jadi saya minta untuk tidak memaksakan untuk memberikan hadiah kepada Istri saya, apakah tuan muda Su tidak memahami situasi sama sekali sehingga memaksakan kehendak untuk merayu istriku di depan para tamu ini.
Lagi pula jika tuan muda Su kembali akan mengirimkan hadiah palsu, apakah itu tidak akan memalukan lagi, orang lain yang paham dengan barang antik asli dan barang antik palsu akan menertawakan istriku ketika dia memakainya, apakah tidak cukup ingin mempermalukan istriku, walaupun di rumah kamu tidak banyak barang antik tapi koleksi mertuaku saya rasa asli semua, tapi jika tuan muda Su memberikan barang palsu di rumah kami itu tidak bersedia ingin menyimpan atau mengoleksi barang-barang antik palsu".
Tanpa sadar senyum manis terlihat di bibir Desi Ding, dia sedikit merasa ada penghargaan dan merasa sangat puas yang tidak bisa di ucapkan dengan kata-kata untuk mengucapkan rasa terimakasih karena suaminya sampah itu itu sudah membela harga diri istrinya di depan banyak orang.
Selama mereka menikah mungkin ini pertama kalinya orang bisa melihat senyum manis dari Desi Ding ini, karena selama ini apapun tanggapan orang, apapun yang di katakan oleh Jek Li, Dia ingin muntah dan merasa jijik jika mendengar bicara dari Jek Li, tapi kali ini berbeda dia merasa dalam hatinya sangar berbunga-bunga dengan pembelaan yang datang dari suaminya.
Sedangkan tuan muda Su yang mendengar pembelaan dari pemuda itu untuk wanita yang di sukainya dia sangat marah, karena selama ini tidak pernah ada yang berani menghinanya seperti ini, apa lagi ini untuk kesekian kalinya ini malam dia mengalami penghinaan, Dia menatap Jek Li dengan sangat ganas, jika orang yang akan melihat tatapan membunuh seperti ini akan bergetar.
Setelah mengatakan ini, Tuan muda Su segera membalikan badan dan kembali ketempat duduk yang sudah di sediakan untuknya, sedangkan direktur yang terus diam dan memperhatikan dengan seksama apa yang terjadi juga segera menundukkan kepala Jek Li dan berbalik segera pergi tanpa menyapa lagi tuan muda Su.
__ADS_1
Sebenarnya direktur Wu dari tadi mengingatkan tuan muda Su lewat kode mata, tapi tuan muda Su itu tidak memperhatikanya dengan baik dan tuan muda Su sudah di kuasai oleh amarah yang menggebu sehingga tidak memperhatikan sekitarnya lagi, hanya terfokus dengan pemuda itu
Rin Liu yang melihat semua kejadian ini semakin marah lagi kepada Jek Li, karna dari tadi kesempatan yang hampir berjalan lancar di gagalkan oleh menantu sampah itu, tetapi disini banyak kerabat dan tamu yang datang sehingga dia hanya bisa menahan emosi dengan sekuat tenaga agar tidak terjadi apapun.
Jika dia marah dalam suasana seperti ini, maka hanya dia sendiri yang akan jadi bahan tertawaan oleh semua orang, apa lagi saat ini tamu dan kerabat yang sudah ada di tempat tidak yang berani lagi menghina Jek Li lagi.
Nanti setelah pulang baru akan memberi pelajaran lagi kepada pemuda bodoh itu dan menyuruh anaknya untuk segera bercerai dengan anaknya. Dia mulai menyusun sebuah rencana yang baik untuk di jalankan ketika akan pulang setelah acara ulang tahun selesai.
Tidak lama kemudian, nenek keluarga Ding segera berjalan di tengah aula untuk menyapa para tamu dan sekaligus merayakan ulang tahun yang ke 80 tahun dengan para tamu yang sudah datang, dari semua tamu yang di undang dan para mantan murid yang di undang hampir semua sudah datang, dan kelihatan kursi yang tidak terisi hanya beberapa lagi, tapi boleh dikata tamu yang datang 90 persen sudah ada dalam aula.
segera nenek Ding menyapa para tamu, kemudian nenek Ding menyuruh kepada para koki yang sudah di siapkan untuk menyajikan berbagai macam hidangan mewah kepada semua tamu yang sudah datang.
__ADS_1
Semua orang yang hadir mulai mencicipi dengan senang hati makanan yang sudah di sajikan, untuk ulang tahun kali ini nenek Ding dengan sengaja mengundang koki-koki terbaik dari hotel bintang lima supaya bisa menghidangkan makanan lezat dan membuat para tamu yang datang bisa merasa puas dengan hidangan makanan ulang tahunya.
Sambil menikmati lezatnya makanan yang di sajikan oleh para koki, tidak lupa pula di ulang tahun nenek Ding ini tidak lupa untk menampilkan musik yang indah dan enak di dengar oleh semua orang, sehingga acara makan makin terlihat sangat indah.