
"Rupanya manusia sampah dan bodoh ini sepertinya benar-benar bisa juga melukis dengan menggunakan kuas untuk membuat gambar yang lumayan bagus.
Tapi mungkin saja ini semua hanya sebuah trik kecil yang dia persiapkan sebelum dia datang ke tempat ini, mana bisa di sandingkan dengan master terkenal seperti Fala tong itu sebuah lelucon belaka dan akan membuat dirinya malu sendiri.
Untuk tidak menunda waktu berlama-lama lagi, Jek Li segera mengaduk beberapa jenis warna yang dia butuhkan sebagai dasar untuk menggambar, Dia segera mengambil sebuah kertas gambar yang berukuran lumayan besar untuk di tempelkan di sebuah papan yang sudah di siapkan oleh Michael Du.
Melihat kertas sudah di tempel dengan bagus, kemudian Jek Li menarik napas dalam-dalam dan memfokuskan semua konsentrasi pada gambar yang akan dia lukis, bagaimana pun juga ini merupakan pertarungan untuk bisa membuat adik iparnya beserta teman-teman yang ada dalam ruangan ini untuk tidak merendahkan dirinya lagi.
Pertama-tama dia mulai mengambil tinta hitam untuk di jadikan dasar melukis.
Jek Li dari awal hanya fokus pada gambar yang akan di buatnya, sedangkan Wati Ding yang dari tadi diam hanya mengerutkan kening melihat cara kakak iparnya yang bodoh itu mencoret-coret dengan kasar dan tidak beraturan pada kertas.
Wati Ding menggelengkan kepala sambil berucap dalam hatinya " dasar manusia bodoh, tidak berguna, dari awal michael sudah berniat untuk mempersulit dirinya tapi masih saja tetap bodoh dan selalu akan menjadi manusia tidak berguna.
__ADS_1
"Ini kota asal Guangdong, menggambarkan suatu pemandangan yang luar biasa indah untuk menggambarkan pedesaan-pedesaan yang terletak di pinggiran kota Guangdong(wilayah ini terletak di bagian selatan kota Tiongkok) selain itu kota Guangdong ini merupakan urutan ke tiga kota yang terbesar di negara Tiongkok.
Gunung-gunung yang di tumbuhi rerumputan, persawahan yang di tanami berbagai jenis tanaman menambah panorama keindahan alam yang begitu menjernihkan mata, air yang mengalir menuju persawahan warga, dan sebagai tempat permandian, rumah-rumah warga yang masih sangat sederhana dan ada juga rumah warga yang sudah memulai pembangunan rumahnya dengan mengikuti model baru dan masih banyak lagi hal-hal lainya.
Ini adalah sebuah lukisan yang sangat bagus dengan menampilkan pemandangan keindahan dari kota Guangdong, dan jika dilihat dari kerapihan dan pancaran warna yang di tawarkan oleh lukisan ini, tidak lain dan tidak bukan lagi kalau lukisan ini merupakan hasil karya dari Fala tong yang legendaris memiliki karakter pencahayaan gambar yang begitu istimewa.
Akan tetapi, bagaimana pun juga master Fala tong hanya sebagai manusia biasa yang tidak sempurna, jika ada kesalahan sedikit dalam melukis itu masih di maklumi, dan karyanya paling di cari dan di gemari banyak orang, sehingga dari zaman dulu sampai dengan zaman moderen sekarang pun namanya tetap harum dan karya yang di buat oleh dirinya untuk panduan dalam melukis masih banyak di gunakan pada zaman moderen.
Mungkin saja waktu itu ilmu yang di miliki oleh Fala tong belum memasuki tahap sempurna dan jika di lihat dari gambar yang dia lukis bisa di pastikan kalau dia lebih fokus hanya ingin melukis tanpa memperdulikan kekuatan energi yang di miliki sehingga lukisan yang dibuat oleh Fala tong masih sering ad kesalahan di setiap lukisan yang di buatnya.
Setiap goresan tinta yang dia gunakan untuk membuat gambar yang bagus, Jek Li selalu tidak lupa menyalurkan energi yang dia miliki agar tekanan dan ketebalan yang dia buat tetap pada ketebalan dan kerataan yang sama. memang awal ketika memulai dasar akan terlihat kasar tapi lama kelamaan gerakan dan ketebalan yang di buat secara perlahan-lahan akan mengalami perubahan.
__ADS_1
Jek Li sedari tadi terus fokus sama lukisan yang dia buat tanpa peduli dengan apa yang di lakukan atau di bicarakan oleh teman-teman Wati Ding, saat ini dia hanya ingin fokus untuk menyelesaikan gambar yang dia janjikan sekaligus untuk bisa membuktikan kalau dia benar-benar tidak beromong kosong tapi mempunyai kemampuan untuk melukis.
Setelah melakukan gerakan melukis selama hampir satu lamanya dia tiba-tiba menghentikan gerakan melukis dan segera mengangkat kepala sambil menghela nafas lega, " Akhirnya bisa selesai juga walaupun mungkin masih ada sedikit kekurangan, Jek Li berkata tanpa menoleh kebelakang, ia segera merapikan peralatan melukis yang dia gunakan sambil tersenyum penuh kemenangan bagaimana pun juga sekarang dia sudah membuktikan kalau gambar yang dia buat benar-benar lebih bagus dari gambar yang di buat oleh Fala tong.
Beberapa saat kemudian Jek Li segera membalikan gambar yang dia buat ke arah Michael Du sambil berkata:
"Tuan muda Du, sekarang anda bisa melihat sendiri kalau gambar yang aku buat dengan tangan aku sendiri terlihat lebih baik dari lukisan master Fala tong, tapi ada satu hal yang harus anda ketahui tuan muda Du, aku melukis ini bukan karena ingin menandingi keindahan dari lukisan Fala tong tapi hanya ingin membuktikan kepada anda kalau aku benar-benar bisa melukis, selain itu juga aku hanya ingin menyempurnakan kesalahan-kesalahan yang di buat oleh Fala tong dalam keindahan alam kota Guandong .
Mungkin pada saat itu master tuan tong hanya berdasarkan keterangan dari orang-orang yang di wawancarainya tanpa melihat ke lapangan, selain itu juga Jek Li bisa memastikan kalau master Tong ini hanya mencari inspirasi sendiri sambil menggabungkan dengan hasil wawancara yang beliau lakukan kepada warga.
Semua orang yang ada dalam ruangan hanya bisa melongo dan bengong di tempat dengan mulut yang terbuka lebar memperhatikan gambar yang di buat oleh yang menurut mereka manusia bodoh dan sampah tapi pada kenyataan dia bisa membuat gambar sebagus ini.
Tidak masuk akal sekali, jika mereka tidak menyaksikan dengan mata kepala sendiri mungkin saja mereka menganggap kalau lukisan yang ada di depan mereka itu adalah lukisan yang Jek Li beli di pasar tapi sekarang mereka tidak berani lagi berpikiran seperti itu. sedangkan Wati Ding mulai memandangi baik-baik pemuda yang ada di depanya itu tapi tetap saja dia melihat kalau kakak iparnya itu masih bodoh dan idiot tidak ada yang bagus dari atas kepala sampai kakinya sama saja dengan pemulung.
__ADS_1
"Ini ini ini ini, benar-benar hampir sama dengan lukisan yang di buat oleh master Fala tong yang legendaris, hanya saja lukisan dari pemuda bodoh ini masih kelihatan lebih sempurna dan mendetail bila di bandingkan dengan lukisan master tong.