
Jek Li yang sedang fokus dengan telpn jadulnya segera angkat kepala, dan melihat kepada Fini Lang dan Sarfin Huang, mereka ini tidak melakukan kebohongan apapun dalam menilai barang, selain itu juga mereka tidak serta Merta membela tuan muda Su yang sudah menghina dan memfitnahnya dari awal dia masuk ruangan sampai dengan terbuktinya kebenaran dengan penelitian yang di lakukan oleh ke dua tetua ini.
"Terimakasih para tetua senior yang sudah melakukan penilaian yang cukup adil dan bijaksana tanpa memihak kepada siapapun, aku sangat kagum dan sangat menghormati k jujuran para tetua. mendengar itu kedua tetua segera menoleh dan tersenyum, anak muda sebenarnya kami berdua ada begitu banyak pertanyaan tapi entah anak muda ada waktu agar kami yang sudah tua ini bisa saling tukar pemahaman tentang barang antik.
Para senior bukanya saya tidak menghargai kalian tapi aku habis ini harus dengan cepat kembali ke rumah sakit untuk melihat pasien yang sudah menjadi tanggung jawab aku untuk menjaganya, kalau memang ada jodoh waktu masih panjang dan saya mendoakan agar para tetua tetap sehat selalu, setelah itu di segera membungkukkan kepala kepada kedua senior itu dan kembali duduk di tempat duduknya.
"Nenek, saya mohon maaf jika sebelumnya setiap ulang tahun nenek sudah memberikan hadiah yang tidak berguna, jadi semoga hadiah yang aku bawa Kali ini bisa membuat nenek senang, sebenarnya Jek Li dari tadi sudah paham dengan suasana yang ada apa lagi kelihatannya nenek Ding ini sangat berpihak sekali kepada tuan muda Su, bisa di lihat dengan cara membelanya tadi, sudah jelas sekali dan dia juga sudah mendengar jika tadi tuan muda Su itu sudah menghina hadiah yang di bawah oleh Jek Li tapi tetap saja diam, dan ketika puncaknya setelah kedua senior itu sangat dengan jelas mengatakan kalau barang antik ini asli dan sangat langka tapi nenek berusaha melindunginya agar tidak malu.
__ADS_1
Melihat hadiah itu nenek Ding tidak mengucapkan kata-kata apapun, Dia hanya menerimanya dengan ketus, kemudian mempersilahkannya untuk kembali duduk. Tuan muda Su yang melihat tatapan ketus dari nenek Ding yang melihat pemuda itu, dalam hatinya tertawa terbahak-bahak, bagaimana pun juga orang tua itu pasti akan berpihak padanya, walaupun hadiah itu sangat langka dan sangat tinggi harganya tapi tidak mungkin orang tua itu memujinya di depan semu orang itu sama saja dia menghina mantan murid kesayangannya.
Selain itu juga ketika Beri Ding bersikukuh untuk menikahkan Desi Ding dengan Jek Li yang paling menentang keputusan itu adalah nenek Ding, waktu itu dia sangat marah sekali sampai dia tidak menegur Ding selama beberapa hari hanya saat ketika dia mulai jatuh sakit lagi dan akan segera meninggal baru dia menegurnya. Bagaimana pun juga semasih aktif mengajar dia sudah berencana untuk menikahkan mantan murid kesayangannya itu dengan Desi Ding tapi harapan yang sudah di susun rapi oleh nenek Ding hancur berkeping-keping setelah Beri Ding memaksa pemuda sampah menikah dengan cucu kesayangannya, yang lebih membuat dia semakin marah pada saat itu adalah Desi Ding sudah beberapa kali di kasi tau olehnya untuk menolak semua itu, akan tetapi setelah berbagai bujukan yang di lakukan oleh kakeknya sehingga berhasil meluluhkan hati Desi Din, dan terjadilah pernikahan itu, jadi nenek Ding merasa kalau Desi Ding waktu itu tidak mau menghormatinya lagi.
Setelah menyerahkan hadiah ulang tahunya, dia kembali ke tempat duduknya, kemudian para kerabat dan para tamu yang terlambat datang secara bergiliran memberikan hadiah dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada nenek Ding.
Tidak terasa waktu berjalan dengan cepat dan penghujung acara sudah sampai para tamu dan kerabat sudah pada pulang sedangkan nenek Ding kembali ngobrol dan tertawa terbahak -bahak dengan mantan murid kesayangannya itu, Tuan muda Su saya sangat minta maaf sama kamu karena cucuku yang ingin aku jodohkan dengan kamu sudah menikah dengan sampah itu, waktu itu kan saya juga sudah beberapa kali membujuk tuan muda Su untuk mengajak Desi Ding pergi kencan tapi tidak pernah kamu hiraukan, sampai kamu pergi keluar negri pun Kamu tidak meluangkan waktu kamu untuk mendekati cucuku.
__ADS_1
Sampai pada akhirnya kakek Ding yang tua Bangka itu memaksakan kehendaknya untuk menikahkan mereka, dan saya juga sudah mencoba sebaik mungkin untuk menggagalkan acara itu tapi tetap saja tidak berhasil karena kamu sendiri berada di luar negri dan komunikasi pun tidak ada, jadi aku hanya mengikut alur yang di buat oleh Bering Ding Bangka itu.
Tapi walaupun mereka sudah menikah, kenyataanya sampai detik ini mereka belum pernah tidur bersama dan kamar mereka pun terpisah, selain itu Desi Ding selama ini tidak membiarkan pemuda sampah itu untuk menyentuh tangan sama sekali, kalau tidak salah tebak sampai saat ini Desi Ding tidak pernah mencintainya entah apa yang di pikirkan gadis itu.
Dan mengetahui kepulanganmu ke tanah dan ingin menetap lagi di sini maka aku sudah kasi tau ayah dan ibunya untuk segera mendesak putrinya untuk menceraikan Jek Li, dan saya pribadi sudah beberapa kali menyampaikan kepada dia jika bisa dengan cepat menceraikan pemuda sampah dan bodoh itu posisi di rektur rumah sakit akan aku berikan kepada dia.
Tapi yang membuat aku khawatir adalah Desi Ding masih berpegang dengan prinsip dan sudah berjanji sama Beri Ding untuk tidak menceraikan pemuda sampah itu, dia selalu beralasan nanti cari waktu yang pas untu bercerai selain itu dia sangat kasian dengan pemuda sampah itu jika mereka sampai bercerai akan tinggal sama siapa dan siapa yang akan mengurusnya, cucu saya itu masih polos jadi mungkin akan butuh waktu untuk membujuknya.
__ADS_1
Mendengar penjelasan dari nenek tua ini, tuan muda Su sangat bahagia dan mulai menyusun rencana lagi," Nenek saya minta maaf atas kejadian tadi sehingga merusak suasana yang damai hari ulang tahun nenek, dan nenek pasti tau juga aku selama ini hanya fokus dalam pengembangan bisnis yang aku bangun sehingga tidak ada banyak waktu untu mempelajari barang antik, selain itu sebagai permintaan maaf aku , ini ada cek senilai 50 miliar rupiah, semoga hadiah kecilku ini tidak membuat nenek merasa malu.