
Setelah sampai di depan kios tempat asal aura tersebut dia melihat batu yang begitu besar dan memiliki postur yang cukup lumayan bagus, kemudian dia mengembalikan kembali auranya untuk menjadi normal kembali.
Setelah mendapatkan uang yang begitu banyak sampai menyentuh angka triliunan rupiah untuk di bawa pulang hati Jek Li dalam keadaan senang dan bersemangat.
Di kios penjualan batu itu Jek Li bisa melihat sudah tidak banyak lagi batu yang di jual sepertinya sudah banyak yang laku, di situ juga dapat di lihat hanya tinggal beberapa orang saja yang hadir melihat-lihat batu yang di Pajang.
Jek Li segera berjalan masuk kedalam toko, dia melihat pemuda paru baya yang sedang asyik bermain Hp, dengan kepala botak mengkilat, kumis yang tebal serta sepatu yang mengkilat.
"Permisi tuan, Jika tidak keberatan berapa kira-kira harga batu yang besar itu?, pria paru baya itu segera mengangkat kepala dan memperhatikan dengan seksama pemuda yang ada di depanya.
"Apakah kamu tidak bercanda untuk membeli batu besar itu, karena bulan yang lalu aku mendatangkan baru yang besar itu belum ada yang mampu untuk membelinya. Sebenarnya batu ini baru datang 3 hari yang lalu tapi hanya untuk tidak mau beromong kosong dengan pemuda yang datang itu, dia dari tadi ingin segera menutup kiosnya hanya, kebetulan ada pesan yang masuk dari hp nya sehingga membalas pesan yang masuk tersebut tapi tidak di sangka pemuda ini tiba-tiba masuk ke dalam kiosnya.
Jek Li yang menyadari adanya sarkasme yang ditunjukan oleh pemilik tokoh ini hanya bisa mengerutkan kening, "Tuan katakan saja berapa harga kamu jual untuk batu yang besar ini, aku berani menawar karena aku mempunyai kemampuan untuk membelinya, jadi tolong tuan katakan saja berapa harganya.
"sepertinya anak muda, kamu juga memiliki kemampuan dalam menilai batu sehingga berani berkata seperti itu, untuk batu yang besar dan unik ini aku akan buka dengan harga 300 miliar, jika tuan muda mampu membayarnya segera ambil dari toko aku, karena sudah mau aku tutup.
__ADS_1
"Tuan saat ini aku tidak memiliki uang tunai tapi disini aku memiliki cek, tapi aku juga tidak memiliki cek yang bernilai 300 miliar yang ada juga hanya cek 200 miliar dan 700 miliar rupiah. Dia segera mencari dalam tasnya dan segera mengeluarkan cek senilai 700 miliar, melihat Cek yang di keluarkan tersebut pria paruh baya itu mengerutkan kening, dia melihat dalam cek itu tertulis dengan jelas nama nona Angel han, apakah pemuda ini merampok nona dari keluarga Han?
"Tuan muda izinkan aku untuk menelpon terlebih dahulu kepada pemilik Cek ini, karena aku ingin menanyakan Jelas kepada orangnya, tidak lama kemudian telepon tersambung dan tanpa basa basi pun dia segera menanyakan kebenaranya, setelah ngobrol beberapa kata dia segera menutup telepon itu kembali.
"Wah, wah, wah tidak di sangka aku bisa bertemu dengan secara langsung dengan master tersembunyi, mohon maaf jika saya sudah meragukan anda, tapi ngomong-ngomong di cek ini tertulis dengan angka 700 miliar sedangkan batu ini aku hanya jual dengan harga 300 miliar, apakah tuan muda bisa nanti siang hari saja baru Kemabli membelinya.
Menyadari hal ini Jek Li kaget, bagaimana pun juga dia sudah mendapatkan barang yang dia inginkan, jika dia pulang sekarang belum tentu di siang hari akan ada waktu untuk datang di tempat ini, selain itu juga di khawatir jangan sampai batu ini ada yang berani menawar diatas 300 miliar.
Dia kembali mengeluarkan aura untuk memastikan dengan Jelas batu yang akan di belinya itu, dia melihat dengan samar-samar kalau dalam batu itu terkandung giok langka, jika di jual di pelelangan mungkin bisa sampai dengan harga puluhan triliun.
Mendengar hal ini Pria paruh baya itua langsung tersenyum cerah, "Apakah tuan tidak bercanda untuk membeli batu ini dengan harga 700 miliar rupiah?,sebenarnya batu ini harga aslinya sebesar 80 juta rupiah saja tapi karena niat awal untuk mempersulit dia, tidak disangka malah pemuda itu kemudian menaikan harga Sampak 700 miliar.
"Aku tidak bercanda tuan, jadi kalau tuan menerima harga 700 miliar itu lebih bagus segera bungkusan dengan karung baru besar itu agar aku bisa bawa pulang, kebetulan aku lagi sedang terburu-buru untuk pulang kerumah. pria paruh baya itu segera membungkus batu dengan karung yang besar, kemudian menyerahkannya kepada Jel Li sambil menerima cek yang bernilai 700 miliar tersebut.
__ADS_1
Sekarang batu ini sudah menjadi milik aku, dia segera mengangkat batu tersebut untuk memastikan beratnya, batu itu memiliki berat 50 kg.
Baru saja mengangkat batu seberat 50 kg untuk di bawa pulang, tiba-tiba dia kembali di tegur;
"Lho tuan kamu masih membeli batu lagi, aku dengar-dengar kalau anda sudah menghasilkan begitu banyak uang dari giok yang kamu lelang beberapa waktu yang lalu. tuan nama anda ini malam sudah jadi buah bibir karena dengan keberhasilan kamu. aku tidak menyangka kalau tuan bisa sehebat ini.
"hahahahahaha, tuan cai bisa saja bercandanya, aku ini hanya anak desa biasa, hanya sedikit memiliki keberuntungan belaka, jika tidak aku akan banyak mengalami kerugian, Jek Li sebenarnya sudah menyadari dari awal apa yang akan terjadi karena dari awal pelelangan orang-orang menyaksikan beberapa jenis giok yang dia hasilkan sehingga besar kemungkinan akan menjadi buah bibir para tamu yang datang.
Setelah berbasa-basi dengan jima cai, kemudian dia pamit dan kembali mengangkat batu yang ada dalam karung itu untuk melanjutkan perjalanan pulang.
Batu itu dia tidak ingin lagi memotong dan menjualnya, apa lagi dia melihat jam sudah menunjukan jam 2 pagi, jika kembali memotongnya maka akan terjadi lagi kehebohan selain itu akan banyak lagi para tamu yang berkumpul. dia juga menyadari kalau aura yang di milikinya sudah banyak berkurang karena selama berada di tempat pemotongan batu, dia mengeluarkan cukup banyak aura yang di milikinya untuk mencari jenis batu yang memilik aura tinggi sehingga sangat wajar jika aura yang dia miliki banyak berkurang.
Lagi pula untuk mendapatkan batu yang memiliki aura kental seperti ini sangat sulit bahkan dari sekian banyak kios yang berjualan hanya bisa mendapatkan satu jenis batu.
Dia terus melangkahkan kaki untuk pulang kerumah, setelah sampai di depan rumah dia kembali melihat hp nya ternyata sudah menunjukan jam 3 pagi, ibu mertuanya masih terlelap dalam tidurnya.
__ADS_1
Dia segera berjalan cepat menuju kamarnya, kemudian segera mengunci pintu dan membuka batu yang ada dalam karung, segera duduk bersila serta meletakan batu tersebut kedepannya.