Kehidupan Menantu Yang Direndahkan Ternyata Seorang Tuan Muda Kaya

Kehidupan Menantu Yang Direndahkan Ternyata Seorang Tuan Muda Kaya
Bab 36. Hadiah untuk istriku


__ADS_3

Tidak lama kemudian terlihat mobil berhenti, terlihat dengan jelas orang yang turun sudah kelihatan tua dengan umur sekitar 70 tahun, rambutnya sudah berwarna putih, memakai baju tradisional yang terbuat dari kain sutra yang halus, kalau dilihat dari sekilas pakaian orang tua itu seprti pakaian yang di jual di pinggir jalan, tetapi Kalau di teliti dengan cermat, maka akan kelihatan bahan-bahan istimewa yang sengaja di desain khusus, harga satuannya pun bisa berkisaran 3 juta atau empat juta per lembarnya. dia di temani oleh 3 pengawal yang terlihat garang dengan tetapan mata tajam setajam silet.


Jek Li yang melihat kedatang orang tua ini, mengerutkan kening, orang tua ini kalau di lihat orang biasa mungkin tidak menyadari kalau dalam tubuhnya memiliki aura yang bisa menekan orang, Alvin Su yang melihat orang tua yang baru turun dari mobil Ferarri itu segera tersenyum dan menyambut kedatangannya dengan penuh kehangatan.


Mohon maaf sudah merepotkan direktur Wu sampai harus turun tangan untuk menyelesaikan masalh yang terjadi, jika ad jalan lain mungkin saya tidak berani untuk minta bantuan kepada direktur Wu, tapi karena tidak ada jalan lain lagi dengan terpaksa aku harus merepotkan anda lagi. Kata-kata indah yang baru saja di ucapkan oleh tuan muda Su itu membuat semua orang Santa terpana dengan keindahan kata demi kata untuk menyanjung direktur Wu itu.


Setelah masuk kedalam aula, tuan muda Su segera mengeluarkan gelang giok itu dari kotaknya dan memperlihatkan kepada Burhan Wu,ini gelang giok yang Tuan Wu bantu saya pilih di tokoh barang antik waktu itu, di dalam kotak semua orang yang ada di tempat itu dapat dengan jelas melihat gelang giok yang indah itu, para tamu juga bingung dari mana menantu sampah keluarga ding ini bisa memiliki keberanian untuk mengatakan bahwa gelang giok yang di bawa tuan muda Su ini palsu, tapi dengan adanya master yang telah datang dan beliau pun yang jadi saksi pembelian barang ini sehingga dapat mendengar kebenaranya.

__ADS_1


Setelah mendengar perkataan dari tuan muda Su, maka dia segera ikut melihat juga di kotak itu, dia segera tersambar petir, bagaimana bisa Gelang giok yang dia pilih waktu itu bisa redup kelihatan redup seperti ini, waktu itu sebenarnya dia juga sadar dengan jelas bahwa harga gelang giok ini sebenarnya bisa sampai 50 miliar tapi karena kebodohan dan kecerobohan dari penjual barang antik itu yang tidak mengetahui keaslian barang sehingga dia buka harga 600 juta rupiah.


Melihat hal itu dia segera menyuruh tuan muda Su itu untuk membelinya tidak perlu di tawar lagi, sempat tua muda Su merasa kaget dengan tingkah laku dari Burhan Wu tetapi dia tetap mengeluarkan kartu ATM nya untuk melakukan pembayaran. Setelah melakukan proses pembayaran segera Burhan wu mengajak Tuan muda Su untuk segera keluar dari pasar itu, bagaimana pun juga barang yang di butuhkan oleh tuan muda Su sudah di dapat. Merasa tidak tahan lagi dengan perasaan campur aduk pada dirinya segera tuan muda Su bertanya kepada Burhan Wu, sebenarnya apa yang terjadi sehingga membuat direktur Wu sangat tergesa-gesa dari toko barang antik, padahal masih banyak barang antik yang bisa kita beli di situ.


Burhan tersenyum dan menjelaskan secara menyeluruh tentang kejadian di toko barang antik tadi, yang dia sangat khawatirkan adalah jangan sampai seorang master barang antik tiba-tiba muncul sehingga membuat gelang giok yang mereka beli dengan harga pasar 600 juta akan melonjak tambah tinggi lagi, mendengar apa yang di utarakan oleh Burhan Wu, dia sangat senang dan mengucapkan banyak terimakasih, bagaimana pun juga keterlibatan Burhan Wu dengan harga murah dalam membeli barang antik yang berharga ini muda dia dapatkan.


Melihat gelang giok yang di buka itu tidak berkilau lagi Burhan Wu segera melihat dengan teliti muka tuan muda Su, dan segera berkata:

__ADS_1


"duar, Tuan muda Su seprti di tampar mukanya beberapa kali, barang yang dia bangga-banggakan tadi ini ternyata benar-benar palsu, apakah Direktur Wu tidak salah menilai kan?,ini kan sepasang gelang giok yang Tuan Wu beli waktu itu kenapa sekarang mengatakan kalau sepasang gelak ini palsu apa sedang bercanda, menyadari tentang ke seriusan masalah ini, segera Direktur Wu kembali bertanya:


"Tuan muda Su, sepertinya sudah ada yang menukar sepasang gelang giok itu, karena sepasang gelang giok yang kita beli waktu sangat berbeda jauh dengan kilauan gelang giok yang kita beli waktu itu, coba tuan muda Su ingat kembali dengan baik-baik, sebelum kamu bawa kesini sepasang gelang giok ini, kamu bawa kemana? pertanyaan itu seperti teringat sesuatu, kebetulan waktu itu setelah kembali dari tempat pembelian gelang giok ini, dia tidak langsung pulang kerumah, Karena menerima telepon dari teman-temanya untuk pergi ke tempat hiburan malam.


Di tempat hiburan malam itu dia sempat membuka kotak sepasang gelang giok itu dan kemudian memamerkan kepada semua teman-temanya yang ada di situ, melihat gelang giok itu sempat banyak teman-temanya dari keluarga kaya raya yang menawarkan dengan harga sampai mencapai angka 10 miliar tapi dia tidak mau menjualnya, tapi setelah mabok berat dia membawa seorang gadis dan mereka menyewa kamar hotel untuk menginap di situ selama dua malam.


Tapi yang dia ingat perempuan yang menginap dengan dia itu tidak pernah membuka kotak itu, bahkan dia sempat menawarkan kepada perempuan itu untuk memakainya tapi perempuan itu tidak tertarik, atau jangan-jangan di tempat toko barang antik yang sempat dia kesana, karena penasaran untuk menguji keaslian Sepasang gelang giok itu, dan pemilik barang antik itu sangat memuji kecerdasan dari tuan muda Su yang membeli dengan harga murah sepasang gelang giok tersebut, dia baru teringat dengan jelas ketika pemilik toko menjelaskan dengan teliti tentang gelang giok ini, Dian sempat di tabrak wanita cantik yang berpakaian seksi.

__ADS_1



Kemudian wanita tersenyum dan segera pergi tergesa-gesa sperti sedang ada yang mengejarnya, perempuan itu tidak menyebutkan nama atau nomor telepon setelah menabrak tuan muda Su langsung pergi, menyadari hal ini wajah tuan muda Su pucat pasi, mungkin sepasang gelang giok itu sudah di tukar sama gadis yang menabraknya itu.


__ADS_2