
Aku membeli batu-batu itu dari seorang gadis yang cantik jelita seharga 500 miliar rupiah untuk ke lima batu itu. Jek Li berkata tanpa daya, sebenarnya dia tidak ingin mengungkapkan harga asli dari ke lima batu yang di belinya itu nanti di bilang lagi kalau dia terlalu sombong dan akan semakin diremehkan oleh orang-orang.
Mendengar perkataan pemuda yang ada di depanya, Udin Ting langsung terbengong di tempat dengan mata melotot , apakah anak muda yang ada di depanya ini berasal dari orang kaya hingga rela mengeluarkan uang sebanyak 500 miliar hanya untuk membeli ke 5 batu sampah ini, dia merasa kasian kepada Jek Li karena telah di bodohi sama penjual batu.
"Anak muda bukan saya ingin ikut campur dalam urusan pribadi kamu, tapi mendengar harga yang kamu sebutkan tadi sepertinya itu sangat ber lebihan apa lagi di lihat dari kualitas ke lima Batu ini tidak ada yang bagus dan sangat jelek semua, lain kali jika kamu ingin membeli bahan lebih baik untuk berhati-hati supaya kesalahan yang kamu lakukan hari ini tidak terulang lagi. Udin Ting merasa kasian sekali nasib sial yang menimpa pemuda seperti ini.
"Tuan terimakasih atas nasihat baikmu itu, aku akan lebih berhati-hati lagi, akan tetapi aku memiliki keyakinan kalau ke lima batu ini memiliki sesuatu yang berharga.
"Bukankah anak muda itu yang sudah membeli 5 buah batu dari tokoh barang antik angel Han? apa yang dia lakukan di tempat pemotongan ini. apakah dia ingin mencari keberuntungan lagi di tempat ini.
"rupanya benar, sepertinya dia ingin mencari keberuntungan di tempat lain tuan, mungkin dia belum merasa puas dengan yang di dapatkan sebelumnya, seorang pemuda ikut menimpali perkataan orang tua yang ada di sampingnya.
__ADS_1
"Tapi ngomong-ngomng tas plastik yang ada di atas meja itu bukankah isinya 5 buah batu yang di beli dari tokoh angel Han seharga 500 miliar itu, pemuda yang berdiri itu hanya mengangguk-anggukan kepala saja sebagai tanda setuju dengan ucapan dari orang tua yang ada di sampingnya.
diantara ke rumunan orang itu, terdapat Angel Han yang terus menerus mengawasi Jek Li, bagaimana pun juga dia dari tadi terus mengikuti Jek Li, karena tadi Jek Li sudah mengetahui ke beradaanya, jadi dia sengaja berdiri agak Jauh agar tidak di kenal sama pengunjung yang lain, apa lagi dia terus mendengar obrolan orang - orang ini kalau pemuda itu sudah membeli Batu yang di jualnya, dia sangat khawatir jangan sampai ada lagi yang lain bisa mengenali dirinya, walaupun dia sudah memakai, masker, topi dan baju yang memaki penutup kepala.
"Bro, apakah kamu tetap yakin untuk memotong ke 5 batu ini, jangan sampai hasilnya akan membuat kamu sangat kecewa, meskipun Udin Ting sudah menerima pembayaran dari Jek Li sebesar 80 juta rupiah, tapi dia masih mencoba untuk menasehati pemuda yang ada di depanya itu, bagaimana pun juga dia sudah banyak melihat orang-orang yang datang membawa batu yang sama di tempatnya, jadi dia sudah yakin bisa menebak giok sebesar apa yang terkandung di dalamnya.
Melihat tindakan Udin Ting yang ke bingungan untuk memotong yang mana terlebih dahu, segera jek Li mengangkat tangan dan menunjuk salah satu batu yang ukuran kecil.
"Tuan Ting silahkan mulai memotong yang ini dulu!, Jek Li tersenyum tipis, dia yakin jika batu yang kecil bisa memperoleh giok yang bagus dan sangat di minati oleh banyak orang selain itu juga harga untuk membeli ke 5 batu ini sudah bisa di kembalikan dari hasil pemotongan batu ini.
"Baiklah sesuai dengan permintaan dari tuan muda, aku akan memulai memotong batu yang kecil ini, Udin Ting segera mengambil batu yang di tunjuk oleh Jek Li dan segera ingin memotongnya. tidak ada keraguan apapun lagi yang ada dalam dirinya, bagaimana pun juga dia sudah di bayar penuh baik dan buruk hasil yang di dapat dari ke lima batu ini tidak ada hubungan dengan dirinya, dia sudah mencoba untuk mengingatkan pemuda ini beberapa kali tapi dia terus bersikeras untuk memotongnya, lebih baik ikut mau pemilik barang saja.
__ADS_1
"Potongan pertama di lakukan dengan ketebalan 3 cm, tapi belum menunjukan tanda-tanda yang baik. Melihat hal tersebut Udin Ting menggelengkan kepala, kemudian melakukan pemotongan kedua dengan ketebalan 1 sentimeter, akan tetapi disini sudah mulai terlihat warna hijau, tetapi hanya masih sedikit dan belum menunjukan hasil yang memuaskan untuk ukuran giok yang bagus berkualitas tinggi.
"Sepertinya hijau zamrud biasa saja, dan memiliki ukuran sangat kecil, ukuranya palingan hanya sekitar dua jari, harganya paling mahal 250 juta saja. Udin Ting memperkirakan harga warna hijau yang baru muncul sedikit dari batu tersebut secara kasar, karena belum kelihatan seluruhnya giok yang ada dalam batu tersebut.
Jek Li awalnya memperkirakan harga giok yang di hasilkan dari batu yang di tunjuk pertama itu paling tidak bisa mengembalikan modalnya tapi siapa sangka perkataan Udin Ting membuatnya tersenyum kecut, tapi dia tidak peduli dari hasil itu bagaimana pun juga masih ada 4 batu yang belum di potong.
" Apakah para hadirin yang ada di tempat ini ada yang berniat untuk membeli giok ini?, Jek Li segera melelang giok yang di hasilkan tersebut.
Giok itu terjual kepada pria paruh baya dengan harga sebesar 200 juta rupiah.
Melihat kejadian ini semua orang mulai mendidih dengan semangat, ternyata pemuda ini ingin melelang semua giok yang akan di hasilkan oleh semua batu yang di bawanya itu, semua orang yang datang mulai menantikan lagi untuk batu yang akan di potong selanjutnya.
__ADS_1
"Tuan Ting, mohon bantuan anda untuk memotong batu yang kecil itu selanjutnya, aku masih penasaran dengan giok yang di hasilkan batu itu.
Mendengar permintaan dari yang punya barang, Udin Ting memulai lagi pemotongan selanjutnya, seperti sebelumnya dia pertama memotong dengan ketebalan 3 sentimeter tapi belum juga menemukan tanda-tanda yang baik, kemudian melanjutkan langkah ke dua kali ini agak sedikit tebal memotongnya setebal 2 sentimeter tapi belum juga ada kelihatan lagi tanda sama sekali, setelah itu dia kembali melanjutkan langkah ke 3 dengan ke tebalan 1 sentimeter akan tetapi tidak ada tanda warna hijau atau warna apapun seperti sebelumnya, Udin Ting terus memotong sampai potongan terakhir tapi tidak ada sama sekali hasil yang memuaskan tapi hanya kelihatan seperti batu pada umumnya.