Kehidupan Menantu Yang Direndahkan Ternyata Seorang Tuan Muda Kaya

Kehidupan Menantu Yang Direndahkan Ternyata Seorang Tuan Muda Kaya
Bab 46. Hadiah dari Jek Li yang mengejutkan semua tamu 4


__ADS_3

Ketika kedua tetua sedang serius mengamati mutiara malam itu, sedangkan semua orang yang yang menyaksikan adegan yang sangat menegangkan itu juga tidak sabar untuk menunggu hasil akhir yang di peroleh ke dua tetua tersebut. Sehingga kemudian dapat menertawakan Jek Li yang dianggap sampah sebagai menantu yang di nikahi oleh pihak wanita.


Melihat gelagat yang di tunjukan oleh ke dua tetua yang sangat serius itu, para tamu mulai bertanya-tanya dalam hati juga, jika benar-benar barang itu palsu kenapa sampai lama seperti itu dalam menelitinya, apakah ada sesuatu yang mereka temukan sehingga butuh waktu lama, sedangkan Tuan muda Su juga yang dari tadi diam-diam mulai merasa aneh,keringat mulai mengalir dengan deras sehingga membasahi bajunya, rasa gugup kali ini benar-benar membuatnya agak khawatir juga, bagaimana pun juga jika hasil yang di teliti ke dua tetua itu bisa membuktikan kalau mutiara malam itu benar-benar barang antik asli maka dia akan jadi bahan tertawaan dan lelucon semua orang, dengan begitu dia akan mengalami kekalahan yang sangat memalukan untuk kedua kalinya.


"Mutiara malam ini tampaknya merupakan benda peninggalan-peninggalan pada masa dinasti Ming, di sekitar atau tepatnya tempat duduk mutiara malam itu mereka menemukan sebuah tulisan kuno yang bertuliskan sebagai hadiah dari seorang pangeran untuk seorang putri dengan dengan mengungkapkan isi hatinya.


"Pancaran indah dari manik matamu


setiap kedipan dan lirikan membutakan hati ini


bagaikan sinar mutiara malam yang membelah kegelapan malam yang sunyi ini


Aku terperanjat


sesaat Duni ini akan berhenti berotasi pada porosnya


saking terpesona senyum indah yang melengkapi kecantikanmu


Aku terjatuh dalam lubang cinta bak palung laut yang terdalam


Aku sangat takjub dengan kelembutan dan keanggunanmu

__ADS_1


mataku memandang kamu seakan tidak mau untuk berpaling lagi


Sesaat setelah itu terjadi


Akupun bertanya-tanya pada lubuk hatiku


inikah yang namanya jatuh cinta


pada kamu yang begitu sangat sempurna.



Fini Lang mengartikan bahasa sansekerta itu menjadi bahasa pada umumnya sehingga semua orang yang mendengar bacaan dari tuan Lang itu terbawa dalam suasana takjub dan kagum begitu indahnya kata-kata itu.




Tuan muda Lang tidak salah kita datang untuk merayakan nenek Ding ini ternyata dsini kita bisa melihat harta yang berharga seperti ini yang belum pernah ada di pasaran, selama ini kita hanya bisa mendengar desas desus yang berkembang di lingkung para konglomerat barang antik ternyata kita berdua terlebih dahulu yang bisa meneliti benda berharga ini, dengar-dengar beberapa bulan kemarin beberapa keluarga terpandang di kota ini sempat mengadakan sayembara, siapa yang bisa menemukan keberadaan mutiara malam asli akan di kasih imbalan sebesar satu triliun rupiah.


Para konglomerat barang antik rata-rata memiliki kekayaan sampai ratusan triliun rupiah, jadi ketika mereka mengadakan pencarian ini mereka tidak terlalu khawatir dengan uang yang mereka akan keluarkan, buat mereka barang antik yang mereka sukai dan mereka kagumi dapat mereka dapatkan, tapi sekarang semuanya berbeda Karena brang itu ada di depan mereka untuk di hadiahkan. oleh pemuda itu kepada nenek Ding, jadi kesempatan untuk mendapatkan ternilai kecil, apa lagi selama ini nenek Ding di kenal sangat tegas, dan tidak akan segan-segan bertindak jika ada orang yang berani datang untuk mengusiknya.

__ADS_1


semua orang yang mendengar pembicaraan antar fini Lang dan Safrin Huang, langsung heboh, ada yang gembira dan ada pula yang tetap dengan tatapan mengejek kepada Jek Li, terlebih lagi para kerabat-kerabat, buat mereka hanya keberuntungan semata yang di dapat oleh pemuda sampah seperti dia.


Tapi yang paling merasa sedih dan shock dengan kesimpulan dengan ke dua tetua tersebut adalah tuan muda Su, dengan mulut yang terbuka dan dia tidak merasa percaya kalau makhluk sampah dan bodoh itu benar-benar mempermalukannya lagi. Keberuntungan apa yang di peroleh oleh pemuda sampah seperti dia itu, apakah seumur hidup tidak akan pernah mengalahkan pemudah sampah itu, kenapa aku sangat sial seperti ini.



"bagaimana mungkin, bagaimana mungkin, mutiara malam itu adalah barang antik peninggalan pada masa di nasti ming, apakah tidak salah sampai orang hanya ingin mendapatkan mutiara malam itu sampai berani dapat menguarkan uang sebesar satu triliun rupiah, apa lagi ke dua tetua itu sudah mengidentifikasi dengan jelas?Tuan muda Su terus bertanya-tanya dengan nada bicara yang sedikit bergetar.


Ini adalah sesuatu yang paling memalukan seumur hidup tuan muda Su, dua kali berturut-turut mengalami kekalahan yang memalukan di depan semua orang, dan yang paling memalukan ini itu, dia bisa di kalahkan oleh menantu sampah dan bodoh yang di nikahi pihak wanita.


Orang lain yang melihat penderitaan yang di terima oleh tuan muda Su sangat merasa kasian, bagaimana jika berita yang memalukan ini nanti sampai tersebar sampai di teling kepala keluarga Su, seperti apa nanti dia bisa menanggapi hal yang memalukan ini.



Safrin Huang segera berkata juga"Bagaimana jika barang ini berada di acara lelang berapa harga yang mereka akan tawarkan kepada para pembeli, bahkan aku perkirakan harganya bisa sampai puluhan triliun rupiah, dan kita berdua sudah memastikan dengan jelas dengan menggunakan segala kemampuan yang kamu milik untuk menilai barang ini, dan benar-benar barang antik peninggalan dinasti Ming. Di bawa tempat duduk mutiara ini jika di lihat dengan kaca pembesar akan dapat menemukan karya indah pangeran muda dari keluarga besar untuk mengungkapkan isi hatinya kepada tuan putri keluarga Ming, ini sudah sangat jelas dan tidak perlu di ragukan lagi tentang kebenarannya, Safrin Huang berkata dengan nada besar sehingga semua orang yang ada dalam ruangan itu bisa dapat dengan jelas mendengar setiap kata yang dia ucapkan.


Tuan muda Su, kami berdua sudah melakukan tugas dalam menilai barang antik ini, sehingga kami berdua menyimpulkan kalau barang ini adalah benar barang antik asli mutiara malam peninggalan dinasti Ming.


" Tidak, tidak mungkin, orang tidak berguna itu bagimaan bisa dia memberikan hadiah ulang tahun begitu berharga, dimana dia bisa mendapatkan uang, sedangkan Bibi Rin Liu dari awal kalau menantu sampah dan bodoh mereka itu hanya duduk dan diam dalam rumah mereka, aku, akut sangat tidak percaya dengan semua ini.


__ADS_1


Tuan muda Su sedikit panik dan seperti orang gila yang terus bicara sendiri, setelah itu dia maju ke depan dan segera mengambil kaca pembesar dari tangan Safrin huang, dengan tergesa-gesa dia melangkahkan kakinya menuju ke tempat di letakan mutiara malam itu, dia mulai menggunakan kaca pembesar untuk melihat kembali yang di katakan oleh ke dua tetua itu, tiba-tiba dia terkejut dan tidak bisa berkata-kata lagi, wajahnya pucat pasi.


__ADS_2