
"Aku rasa pemuda ini akan mengalami kerugian sebanyak ratusan miliar jika semua batu yang dia bawa tidak menghasilkan giok seperti yang di harapkan.
"Sepertinya bocah busuk ini sudah kecanduan judi, sangat bodoh, apakah dia baru pertama kali melakukan pembelian batu sampai tidak memperhatikan jenis batu yang bisa menghasilkan giok yang bagus atau tidak, sangat di sayangkan uang yang begitu banyak tidak di pedulikan olehnya.
Dalam judi batu hanya mengandalkan faktor keberuntungan atau memiliki mata yang tajam dan akurat, kalau hanya ingin mencoba dan coba maka hasilnya akan lebih buruk dari yang terbayangkan, kadang kala batu yang begitu menarik dan indah dapat menghasilkan giok yang bagus, begitu pun sebaliknya jika batu yang jelek dan di pandang rendah oleh orang belum tentu isinya jelek tapi kebanyakan akan menghasilkan giok yang bermutu tinggi.
Setelah melihat hasil dari pemotongan terakhir batu yang ke dua para pengunjung atau penonton yang berada di tempat mulai berspekulasi dengan pemikiran mereka masing-masing, bagaimana pun juga mereka merasa kasian dengan nasib yang di alami oleh Jek Li ini, sudah dua batu yang di bela tapi belum ada hasil yang memuaskan.
Sedangkan Udin Ting yang sedari tadi berdiam tidak tau lagi harus berkata apa dengan pemuda yang ada di depanya ini,dari tadi sudah memperingatkan agar tidak di potong di depan umum seperti ini, lebih baik dia bawa pulang di rumah dan memanggil pemotong profesional agar tidak memalukan sepert ini.
Melihat Udin Ting yang bengong, Jek Li hanya tersenyum dan segera menegurnya:
"Tuan, jangan terlalu di pikirkan dengan hasil yang ke dua batu itu, bagaimana pun juga tidak semua batu bisa menghasilkan giok sepert yang kita inginkan, aku hanya ingin mencari ke beruntungan aku saja, siapa tau bisa menghasilkan giok yang sama seperti Zamrud kaca sebelumnya, tapi kalaupun tidak ada giok yang di hasilkan dari ke tiga batu yang belum terbelah itu tidak ada masalah apapun, yang penting saya sudah melihat dari hasil semuanya itu membuatku senang.
Jek Li sengaja mengatakan itu untuk mengalihkan pandangan semua orang yang hadir, bagaimana pun juga dia ingin untuk sementara menyembunyikan identitas pengetahuan dalam menilai barang yang berharga, kalau tidak akan menimbulkan masalah yang berkepanjangan dan akan lebih sulit untuk menjalani ke hidupkan yang tenang.
__ADS_1
Selain itu dari tadi sudah mendeteksi kalau Angel Han terus mengikutinya, dia juga sebenarnya bingung apa sebenarnya yang di pikirkan oleh gadis ini, walaupun sebelumnya sudah memberitahu kalau dia hanya ingin melihat batu yang di beli dari kiosnya itu, tapi Jek Li berpikir lain kalau tidak hanya sesederhana itu saja, mungkin ada maksud lain yang terselubung.
Angel Han yang bersembunyi di kerumunan orang hanya tersenyum canggung dan juga merasa kasian, tapi dia juga merasa beruntung dengan kedatangan pemuda itu yang membeli lima batu dengan harga fantastis tapi isinya sangat mengecewakan bagi semua orang yang hadir menonton.
"Tuan muda bagaimana, apakah akan terus di lakukan pemotongan lagi atau cukup sampai disini saja, dan jangan khawatir harga pemotongan ke tiga batu ini akan aku kasi kembali kepada kamu.
"Tuan Ting, anda terlalu sungkan terimakasih atas kebaikanmu karna sudah memperingatkan aku beberapa kali satupun hasil ke dua batu itu masih mengecewakan, tapi masih ada tiga batu lagi yang harus di potong siapa tau dari ke tiganya itu bisa menghasilkan giok yang bagus.
"Tuan Ting mohon agar anda untuk selanjutnya memotong batu yang agak besar itu, aku merasa kalau batu itu memiliki hasil yang cukup bagus.
Dia segera mengambil batu yang di tunjuk oleh Jek Li dan meletakan di bawah pisau pemotong, kemudian mula melakukan pemotongan dengan ketebalan satu sentimeter, akan tetapi di luar dugaan baru saja di tarik pisau pemotong di situ sudah mulai kelihatan warna hijau yang masih samar-samar, kemudian Udin Ting mulai dengan cekatan membersihkan permukaan warna hijau yang tertutupi dengan lapisan abu bekas potongan, setelah itu baru kelihatan warna hijaunya dengan jelas.
"Ini, ini, ini, Udin Ting mulai tergagap melihat warna yang di tunjukan batu ini, dengan tangan bergetar dia mulai meraba dengan pelan-pelan warna yang di tampilkan, selama melakukan profesi pemotongan batu, ini baru pertama kali bisa melihat dengan jelas warna batu yang jernih kalau sebelumnya harga warna hijau yang biasa saja tampilnya tapi ini sangat jernih dan berkilau.
" ini batu giok imperial jade, batu giok yang merata seperti ini sangat sulit bahkan untuk di dunia pun akan jarang di temukan karena kelangkaan, batu giok ini memiliki kualitas tinggi dan sangat di minati oleh banyak orang.
__ADS_1
Mendengar perkataan Udin ting, para penonton hanya terdiam di tempat dengan mulut yang terbuka lebar serta mata semua yang hadir tertuju pada warna giok yang berada di atas tempat pemotongan.
"Ya ampun, apakah aku sedang tidak bermimpi, ini adalah imperial jade dan merupakan varietas tertinggi, anak muda ini sangat beruntung sekali bisa mendapatkannya.
"Di lihat dari keindahan dan kualitas giok ini, bisa di pastikan kalau harganya sangat tinggi bahkan bisa mengalahkan harga dari Zamrud kaca yang di miliki oleh pemuda ini juga sebelumnya.
"Anak muda ini kemungkinan akan mendapatkan untung yang lebih banyak dari harga Zamrud kaca yang sudah di jualnya.
Udin Ting yang terus diam dan meraba-raba giok itu segera mengangkatnya dan melakukan penimbangan, berat yang di hasilkan oleh batu giok ini kemungkinan Sebasar 7 kilogram yang bernilai di pasar giok itu sebesar 1 triliun rupiah.
Setelah memastikan dan menganalisis harga yang akan di peroleh dari giok ini, Udin Ting segera mengalihkan pandanganya kepada Jek Li
" Apakah saudara masih ingin melakukan pemotongan lebih lanjut sampai terlihat semua giok yang di hasilkan oleh batu ini?, kali ini Udin Ting mulai mengganti panggilannya agar terlihat lebih akrab dan saling mengenal, bagaimana pun juga dia mulai menyadari sesuatu dari pemuda ini.
"Tuan Ting jangan di lanjutkan lagi untuk pemotongannya, saya rasa semua yang hadir di sini sudah bisa melihat dengan Jelas giok yang ada selain itu juga para tuan-tuan yang terhormat bisa dengan pasti untuk harga giok yang indah ini.
__ADS_1
"Tuan Ting, untuk giok imperial jade yang langka ini lebih baik aku lelang di tempat saja siapa tau dari tuan-tuan ada yang berani memberikan harga yang memuaskan.