
ting....jangan tersenyum seperti itu nanti banyak yang naksir.mata Calista membulat tak percaya setiap isi pesan yang masuk di ponsel nya selalu mengambar kan balasan dari suasan hati nya.
sedangkan di kantor Gio yang sedang rapat hanya senyum senyum sendiri sambil menatap ponsel nya.saat ini ia sedang mengirim pesan pada gadis kecil nya.setiap pesan yang di kirim nya keluar bgt saja dr dalam otak nya.bahkan saat ia merayu gadis nya pun td ia sempat berpikir bahwa gadia nya membaca sambil tersenyum manis.
" aku juga mencintai mu" kata kata terakhir yang di kirim gio kepada gadis nya
di kampus tepat nya di kantin Calista yang baru saja menerima pesan dari Gio langsung berkata.
" aku mencintai mu om" gumam Calista.tiba tiba balasan yang di terima nya membuat nya semakin terkejut.
" aku juga mencintai mu" pesan terakhir yang di terima nya membuat nya bertambah bingung.ia celingak celinguk mencari dimana Giovano.namun ia tak menemukan orang yang di cari nya.apakah ini yang dinama kan ikatan batin.akhir nya di menelefon orang yang mengirim pesan pada nya.Calista melakukan vidio call pada Giovano yang sedang rapat.
sedang kan di gedung DG group Giovano yang sedang memimpin rapat saat itu ia sedang marah besar pada karyawan nya karena banyak terjadi kesalahan dalam laporan bulanan dari masing masing divisi.begitu banyak nya kesalahan membuat Giovano marah besar.sampai sampai ia melempar banyak berkas yang tidak sesuai menurut nya.
" apa begini cara kerja kalian selama ini.apakah CEO kalian yang dulu tidak bisa mengatur kalian.apa kalian pikir perusahaan ini memberi kalian gaji yg kecil.tidak....perusahaan ini memberikan kalian gaji sangat besar dan begini kinerja kalian selama ini.kalian tidak lebih dari anak anak tk yang mau nya bermain dan bermain.apa kalian tau berapa kerugian kita saat ini.
" begitu banyak investor yang menanam kan modal tapi kemana semua uang yang mereka tanam kan di perusahaan ini.
Giovano murka wajah nya merah emosi meledak ledak padahal Giovano adalah seorang laki laki lemah lembut namun saat amarah menguasai nya ia seakan akan berubah menjadi monster yang mengerikan.
saat Giovano marah marah tiba tiba saja bunyi ponsel milik nya berdering.ia melihat siapa gerangan yang menghubungi nya saat itu.ia melihat nama orang yang menghubungi nya.CINTAKU begitu lah nama yang tertera di dalam layar ponsel tersebut.seketika wajah Giovano yang masih marah berubah drastis.ia buru buru meminum air putih yang ada di depan nya agar meredakan sedikit amarah nya.
" iya sayang...." panggil Giovano dengan senyum manis nya saat vidio call nya tersambung.semua karyawan saling memandang satu dan yang lain.mereka heran begitu cepat nya amarah Giovano mereda saat menerima vidio call dari seorang wanita.mereka berpikir itu pasti kekasih bos yang galak tapi ganteng.
"lagi dimana"ty Calista di sebrang telfon sana.
" lagi meeting sayang" jawab Giovano.namun sorot mata Calista menaruh curiga tak percaya bahwa saat ini Giovano sedang meeting.
" coba mana lihat" kata Calista penasaran.lalu Giovano memasang kamera belakang nya agar langsung terhubung pada para karyawan nya yang sedang meeting bersama nya.
" kasi salam pada calon istri ku" kata Giovano pada karyawan nya.
__ADS_1
" selamat siang nona" sapa mereka serempak.tiba tiba Giovano membalik kan layar ponsel berserta kamera ke arah para karyawan nya.saat mereka memberi salam pada cinta nya.agar mereka bisa melihat siapa kah gadis yang bersemayam di hati nya.
" selamat siang maaf mengganggu silah kan lanjut kan" Calista tampak canggung saag menerima salam dari para karyawan Giovano.
" ada apa???? apa kau merindukan ku??" tanya Giovano tanpa malu pada karyawan yang masih di dalam ruang meeting.
" ck...." Calista hanya berdecak dan memaling kan wajah nya malu.tentu saja ucapan Gio terdengar oleh para karyawan yang ikut meeting tersebut.
" sudah pulang belum aku jemput ya"
" ini setengah jam lagi pulang kalau masih sibuk gak usah biar aku bareng mira aja nanti ada Aldo dan brendy juga ikut nganter" calista berusaha menutupi rasa malu nya.
" tidak kamu tidak boleh pulang bareng mereka aku akan jemput sekarang" Giovano melangkah kan kaki nya tanpa menutup meeting kali ini.
" tunggu aku setengah jam lagi samapi jangan kemana mana aku ingin berdua dengan mu. kata Gio dengan langkah kaki lebar nya menuju pintu keluar.lalu mematikan sambungan vidio call tersebut.sebelum keluar ia sempat berbalik dan berkata.
" meeting kita lanjut kan besok aku ingin semua sudah selesai dan tidak ada kesalahan sedikit pun" kata Gio lalu melangkah keluar.semua karyawan yang ikut hadir dalam meeting yang semula tegang menjadi rileks.
"iya sama aku juga seperti melihat nya dmn gt" kata karyawan lain nya.
" aduhhhhh.itu kan nona muda Hadininggrat anak perempuam dari tuan Adrian putra Hadinigrat" kata seorang karyawan lain nya.
" ah yang bener..." yang lain ikut menimpali.
" iya bener nama nya Calista putri Hadininggrat.ia sahabat adik ku mira.aku baru ingat" kata mona yang ternyata kakak dar sahabat Calista.
" aku pernah bertemu dengan nya ia cucu perempuan satu tau nya di dalam keluarga Hadininggart.orang nya ramah dan baim hati bahkan ia tidak membeda bedakan teman sama sekali." kata mona.
" apa kamu bisa mendapat kan nomer telfon nya dari adik mu" tanya seorang karyawan laki laki yang terkenal playboy di perusaahan itu.
" mau apa kamu minta nomer telfonnya jangan cari gara gara kalau masih ingin hidup enal bisa bernafas di atas tanah.kl mau bernafas di dalam tanah jangan ngajak ngajak kita. iya gak...." kata mona ketus.
__ADS_1
" hei...tunggu dulu gitu aja galak banget sich kamu kayak kucing minta di kawinin" kata play boy itu.
" terus...."
" gini...kita bisa mengunakan gadis itu untuk menjadi tameng kita kalau kalau si bos lagi bad mood atau lagi keluar tanduk nya.apalagi kan kamu tuh kenal dengan nya kata kamu irang nya baik.kalau kita kasi gau dia saat bos marah marah biar dia yang nenangin si bos jadi kita gak akan kelabakan kayak gini ini" saran karyawan play boy.
" bener tuh" kata yang lain menimpali.
Tiba tiba masuk asisten Giovano yang tak kalah tampan.
" kalau mau kenal dengan kekasih boss tidak perlu jauh jauh aku juga kenal" kata asisten Giovano yang tiba tiba masuk ke ruang meeting.
semua yang di dalam ruangan tersebur terkejut.
" memang nya anda tau siapa gadia itu" tanya karyawan lain nya.asisten Giovano hanya mengangguk kan kepala nya.
" aku mengenal luar dalam gadis itu.ia tidak akan pernah menolak ku jika aku datang pada nya."
" apa dia gadis murahan kenapa dia mau dengan mu" kata si playboy.
" aku juga mau nyoba" kata nya lagi.
" hati hati dengam kata kata mu aku bisa membuat tidak bisa bernafas jika menggangu nya.
" memang kamu siapa nya.nona muda Hadinggrat" tanya playboy kantor yang bernama sofyan.
" aku paman nya puasss..." kata asisten Giovano yang ternyata adalah adik Safira yang paling kecil bernam Ilham.
__ADS_1
bersambung