
Calista terjatuh dari balkon kamar nya di saat yang bersamaan Gio lah yang berhasil menyelamatkan nya.
byuuurrrrr....suara air kolam yang bergejolak manandakan ada yang masuk kedalam nya dari ketinggian.GIOvano berhasil menangkap tubuh Calista namun karena posisi nya sedang tepat di pinggir kolam membuat nya ikut terjatuh.
saat di dalam kolam tanpa sengaja bibir nya dan bibir Calista saling bersentuhan membuat mereka terkejut dan melepas kan pelukan mereka.namun itu membuat Calista hampir saja tenggelam Giovano tidak tau kalau Calista tidak bisa berenang.
Dengan sigap ia menangkap kembali tubuh Calista yang sedang mengapai gapai permukaan.Giovano berhasil menangkap tubuh Calista yang hampir tenggelam.
" tenang lah cintaku tenang lah aku bersamamu" kata Giovano yang tidak sengaja menyebut Calista dengan sebutan cinta.
deg......detak jantung Calista mendadak berhenti saat mendengar Giovano menyebut nya cinta.namun dia tetap terdiam di dalam pelukan Gio.
" ooooyyy jangan ngambil kesempatan dalam kesempitan dong" tiba tiba Ziko yang melihat kejadian tadi langsung berteriak usil.teriakan Ziko berhasil membuat adegan kemesaraan itu kembali berubah menjadi canggung.
Giovano membawa Calista yang masih di dalam pelukan nya ke pinggir kolam dimana semua sdh menunggu mereka.nyonya Laras yang sudah siap dengan handuk kimono untuk Calista yang saat ini hanya menggunakan pakaian tidur bertali kecil dan tipis persis lingerie namun bahan nya lebih tebal.
Giovano tau apa yang di kenakan gadis nya.ia meminta handuk kimono itu pada nyonya laras karena disana banyak pengawal yang melihat mereka terutama tubuh mulus Calista.ia mengambil handuk lalu memakai kan nya pada Calista meski masih di dalam kolam.
kimono itu basah namun paling tidak bisa menutupi tubuh nya yang terlihat seperti tidak memakai apa pun.Gio masih menggendong Calista yang masih di dalam gendongan ala bridal style saat sudah berada di atas kolam.sedang kan Calista menyembunyikan wajah nya karena malu dengan pakaian yang sedang di kenakan nya.
Gio mengendong Calista langsung menuju kamar nya yang ada di lantai tiga kamar yang dulu di tempati saat masih menduda dulu.Gio melangkah kan kakinya dengan wajah yang memerah karena saai ini ia sedang menahan amarah.ia melihat mata beberapa pengawal yang masih muda dan sedikit berwajah tampan melihat Calista dengan pakaian seperti itu bahkan saat basah mampu membuat nya membangkit kan gairah nya sebagai laki laki normal saat memeluk nya di dalam air tadi.
Gio masuk tanpa melihat ke arah mereka yang sedang memperhatikan peristiwa tadi.ia terus naik hingga mencapai lantai tiga rumah tersebut.lalu ia membuka pintu kamar dan menutup nya menggunakan kaki nya saat memasuki kamar tersebut.
Gio langsung masuk ke kamar mandi dengan masih menggendong Calista lalu memasuk kan gadis itu ke dalam bak mandi.
__ADS_1
" sekali lagi aku melihat mu memakai pakaian ini maka aku tidak akan segan segan untuk memperkosa mu ingat itu" kata Gio karena emosi tau beberapa mata menyalang melihat tubuh gadis nya.ia lalu melangkah kan kaki nya keluar kamar mandi dan langsung mendekati ruang ganti.ia mengambil beberapa pakain yang pantas di pakai dan sopan.saat membuka lemari tersebut ia banyak melihat rok yang berukuran mini dan beberapa pakaian tidur yang seperti di gunakan Calista tadi.
Giovano mengeluar kan pakaian yang terlihat kekurangan bahan tersebut.lalu ia mengeluarkan satu stel pakaian sopan untuk di pakai gadisnya.lalu ia masuk kembali ke kamar mandi tanpa ia sadari gadis yang di gendong nya sudah setengah telanjang hanya mengenakan dalaman berwarna merah.
Gio masuk tanpa mengetuk terlebih dahulu membuat nya melihat pemandangan yang sangat indah di depan mata nya.Mata Gio terbuka lebar saat melihat pemandangan itu sejurus kemudian memalingkan wajah nya.
" ini pakai" kata Gio lalu keluar kamar mandi tersebut.Calista yang tidak tau Gio masuk tanpa mengetuk pintu terkejut.
" aaaaahhhkkkkk" Calista menjerit histeris saat sadar Gio sudah melihat tubuh indah nya.
" ciciiii" teriak Gio yang memanggil nama salah seorang pembantu di rumah tersebut.sedang kan yang di panggil langsung datang menghadap saat mendengar nama nya di sebut.
" iya tuan ada apa memanggil saya"
" buang semua pakaian ini aku tidak mau melihat nya lagi dan periksa semua pakaian nona jika ada yang seperti ini.buang semua nya" perintah Gio pada pembantu di rumah Adrian.lalu Gio kembali ke dalam kamar nya untuk mandi.
Tuan Sanjaya dan nyonya Laras beserta anak cucu nya yang melihat Giovano membuang semua pakaian Calista yang pendek.nyonya Laras mengacung kan jempol nya pada seluruh anggota keluarga.semua yang ada di sana juga mengacungkan jempol mereka.
__ADS_1
" kayak nya pawang sudah datang nich" kata Ziko.selama ini Calista sering memakai pakaian anak zaman sekarang kata nya gaul.orang tua dan kakek nenek nya sudah menasehati nya namun tidak bisa.dengan dalih sudah ada pengawal yang menjaga nya tidak mungkin ada yang berniat jahat pada nya.
detak jantung Giovano berdebar kencang mengingat insiden tadi.akhir nya menuntaskan nya sediri di kamar mandi dengan bersolo karier karena kalau di tahan akan terasa sakit.lalu ia mandi membersih kan diri untuk segera pergi sarapan.
Giovano turun langsung menuju ruang makan.disana sudah ada seluruh anggota keluarga yang lain nya termasuk Calista yang menundukan kepala nya.
" ssttt...sana pawang sudah datang"Ziko menegur Riko yang saat ini sedang duduk di samping Calista.Riko mengerti maksud saudara kembar nya.ia pindah duduk di samping Rizky dan Fian meski mulut nya sepanjang jalan tol.
" silah kan yang mulia" kata Jhiko memanggil Gio dengan sebutan yang mulia.Gio yang mendengar lalu tersenyum dan duduk di samping Calista yang masih menunduk.
" aku sudah mengambil pakaian untuk mu kenapa tak kau kenakan malah memakai rok kurang bahan ini kata Gio seraya berbisik di telinga Calista.sedang tangan nya meraba raba paha Calista hingga membuat sang pemilik merinding disco.sedang kan Giovano tersenyum penuh misteri.
Pandangan Gio seperti ingin memakan Calista Saat itu juga.Calista yang melihat tatapan Gio dan senyum yang cukup membuat nya terpana namun tak mampu menutupi ketakutan nya dengan senyum aneh tersebut.saat ia merasa ada tangan yang raba paha nya ia melotot kan mata nya.
lalu......
bersambung
di tunggu like dan vote nya yaa jangan lupa kisah cinta nya Safira dan Adrian di TERPAKSA MENIKAH TIGA KALI
__ADS_1