
Suara alarm berasal dari ponsel Gio dan Calista berbunyi silih berganti.membuat acara pelukan pagi ini sedikit terganggu.dengan mata yang masuh berat Gio mencoba meraih ponsel yang ada di samping tempat tidur.tangan sebelah nya masih menjadi bantal untuk kepala istri kecil nya.pergerakan Gio membuat Calista ikut terbangun.perlahan ia juga membuka mata nya.ia melihat Gio sedang mematikan alarm di ponsel nya.tak lama alarm di ponsel Calista juga berbunyi.
Calista bangkit dari tidur nya ia bersandar di atas kepala tempat tidur nya lalu beralih mengambil posel dan mematikan alarm tersebut.
" assalamualaikum cantik...selamat pagi....eh salah selamat subuh istri ku...!!!" kata Gio sambil tersenyum.Calista hanya tersenyum tanpa membalas ucapan suami nya.
cup...tiba tiba Calista mencium pipi Giovano lalu bergegas turun dari tempat tidur nya menuju kamar mandi.Giovano yang terkejut dengan serangan dari istri nya hanya tersenyum lebar.ia langsung menarik tangan istri nya saat melewati nya.
ssssrrrkkkkk Gio menarik dan menjatuh kan tubuh istri nya di tempat tidur.ia memandangi wajah istri nya yanh masih memakai lingerie.Gio mendekati wajah istri nya ia mencoba untuk mencium bibir Calista.
" jangan mau sholat subuh...tuh sebentar lagi suara orang adzan." kata Calista mencegah perbuatan Gio.Gio terlihat pasrah awal nya ia seperti medapat angin segar karena tiba tiba Calista mencium pipi nya tadi.
" baik lah...kl itu mau mu kita sholat berjamaah di bawah" kata Gio di balas anggukan kepala oleh istri kecil nya.
Giovano bangkit dari atas tubuh istri nya dan turun dr tempat tidur.saat akan melangkah kan kaki nya Calista menahan langkah nya dengan menarik tangan Giovano.Giovano memaling kan wajah nya melihat istri kecil nya.
" maaf....." satu kata terucap dari bibir merah itu.
" untuk...???"
" untuk yang semalam maaf kan aku kl itu membuat mu sakit" Giovano kembali duduk di samping istri kecil nya.
" kau tau arti dari permintaan maaf mu" tanya Giovano.Calista hanya mengangguk kan kepala nya.
" berarti kau siap menjadi istri ku seutuh nya dan memberikan hak ku...???" tanya Giovano kembali.Calista kembali mengangguk kan kepala nya. Gia mengangkat dagu istri nya yang sedang menunduk dan kembali mendekati bibir merah itudan menempelkan bibir nya disana.
" yes...akhir nya dapat morning kiss juga..." Giovano ber yes ria di dalam hati nya sambil terus menyesap manis bibir merah itu.lambat laun ciuman itu semakin menuntut namun tiba tiba lagi lagi Calista menghentikan nya.
" jangan sekarang mau sholat subuh dulu" kata nya.
" berarti habis sholat bisa dong" tanya Gio di balas anggukan dan senyum malu malu dari istri kecil nya.
" yuk...." Giovano mengajak mengulur kan tangan nya pada Calista.
" kemana...?"
__ADS_1
" kamar mandi..!!!" Calista membulat kan mata nya saat Gio mengajak nya ke kamar mandi.
" buat????"
" mandi bareng...!!!"lagi lagi Calista membulat kan mata nya kali ini lebih besar dari sebelum nya hampir saja bola mata nya keluar.
" iiiisssshhhhh......sendiri sendiri aja" kata nya sambil memaling kan wajah nya yang sudah tampak merona.
" lo..kok gitu kata nya tadi sudah nerima sudah minta maaf lagi" kata Gio.
" iya tapi gak gitu juga.masa iya mandi bareng malu lah" kata Calista masih memalingkan wajah nya.
" kenapa harus malu aku sudah pernah melihat hampir semua nya walau belum menikmati lebih dalam" kata Gio vulgar.
" iiiiiiisssshhhhhh....itu mulut bisa gak sich saring dulu kl ngomong" kata Calista kali ini ia memberani kan diri menatap suami nya yang sedang tersenyum menggoda nya.
Giovano hanya tersenyum saat istri mulai mode ngambek nya.Calista berjalan menuju kamar mandi di ikuti Gio dari belakang.saat ia masuk ke kamar mandi ia terkejut saat Giovano mengikuti nya.
" mau ngapain om...."
" isshhh...gak...ntar telat lo subuh nya"
" gak...akan tuh masih orang ngaji..."
" gakk...gak...gak...pokoknya gak..."
" iya....iya..iya...pokoknya iya"
" jangan ngeyel dech om..."
" om..lagi...om..lagi..."
" terus kalau bukan om lalu apa ??? "
" sayang gitu lo..."
" ya udah sayang aku dulu an ya ntr kamu nyusul belakang gantian oke!!!" kata Calista membujuk suami nya sambil menyatukan jempol dan telunjuk nya membentuk angka nol.Giovano hanya menggelengkan kepala nya tmenandakan dia tidak mau.
" ya udah ambilin gih...handuk satu lagi buat kamu" kata Calista.mata Giovano langsung berbinar cerah saat mendapat perintah dari istri kecil nya yang seperti angin segar lagi.Giovano melangkah kan kaki nya menuju lemari ia mencari cari handuk disana namun ia tak menemukan nya.
" sayang handuk nya gak ada..." kata Giovano masih mencari handuk di dalam lemari.lalu ia memalingkan wajah nya ke arah kamar mandi yang sudah tertutup.ia memegang knop pintu alhasil pintu terkunci dari dalam.
Giovano merasa di kerjai oleh istri nya dengan mengalih kan perhatian nya dengan menyuruh nya mencari handuk.Calista yang memang mengerjai suami nya tersenyum di dalam kamar mandi.
__ADS_1
" rasain....masa iya mau ngikut mandi udah tua juga" kata Calista sambil tertawa cekikikan di dalam kamar mandi.
Giovano mengetuk ngetuk pintu kamar mandi meski tidak di respon oleh istri nya.akhir nya pintu kamar mandi terbuka memperlihat kan Calista yang sudah selesai dengan ritual nya sambil tersenyum.Gio yang melihat istri nya sebenar nya sangat gemas ingin sekali ia menarik nya ke tempat tidur menuntas kan malam pertama nya.
Suara Adzan berkumandang memanggil para mahluk bumi untuk bersujud pada sang maha kuasa karena di berikan kesempatan menikmati kembali anugerah ILLAHI untuk hari ini.
seluruh anggota keluarga dan penghuni lain nya yang di rumah Adrian melakukan sholat berjamaah.setelah selesai mereka kembali ke pada tugas mereka masing masing.
" yes...akhir nya malam pertama sebentar lagi akan terwujud.ingat janji mu habis sholat tidak akan aku biar kan kau lolos lagi" Giovano tersenyum ada seringai licik yang tersirat dari senyum nya saat ini.
" yes..yes...yes..." Giovano ber yes ria di dalam hati saat keluar dari masjid.
mereka melangkah kan kaki menuju rumah yang tak jauh dari masjid.keluarga Adrian membangun sebuah masjid di halaman rumah mereka dan setiap waktu sholat pintu gerbang selalu di buka unyuk mereka yang ingin ikut sholat berjamaah untuk penduduk sekitar.
" Gio...dimana istri mu...?" tanya Adrian pada Giovano.
" tadi ada kak....tadi kami sama sama kesini tapi selarang aku tidak tau" kata Giovano.
" tadi tiba tiba ia keluar dari masjid sebelum sholat di mulai" kata nyonya Laras.
" kemana...??" tanya Adrian kembali.
" gak tau..."
" mungkin sudah pulang kak" kata Gio.
" berhentilah memanggil nya kakak.. sekarang ia itu ayah mertua mu" lagi lagi nyonya Laras berkata mengingat kan Gio tentang sapaan nya pada Adrian.
mereka terus melangkah kan kaki memasuki rumah.mereka menberikan salam saat memasuki rumah dan terdengar suara Calista yang membalas salam mereka.
Calista yang melihat keluarga nya baru saja datang langsung mencium tangan para orang tua termasuk suami nya.
" kamu gak sholat...??" tanya Safira
" gak...lagi dapet...????"
" dapet apa??"
" dapet tamu alias datang bulan" kata Safira saat Adrian bertanya.
sedang Giovano langsung membulat kan mata nya saat mendengar istri nya sedang datang bulan.
" OH...NO......
__ADS_1