
Pintu lift terbuka menampil kan dua orang yang di sayangi Adrian yakni Tuan Sanjaya dan Nyonya Laras.
" anak.kurang ajar mau kemana kau selalu saja menghilang jika sudah di dalam hotel."
" cari kamar lah ma..." jawab tuan Adrian cuek sambil memeluk pinggang ramping Safira.
" ck....kau itu sudah tua...masih saja mesum....."
" memang om gak.....jangkrik bos....." kata Adrian membuat Tuan Parbu Mahesa terdiam sedangkan nyonya Sonya langsung tersenyum malu.
" apa itu jangkrik bos....seperti kasino di warkop aja kamu Adrian" tanya tuan Sanjaya...
" papa tanya saja sama sahabat papa kali kali aja dia bisa memberikan saran untuk menaklukan istri papa yang masih bar bar ini" kata kata Adrian membuat mata nyonya Laras dna sahabat nya Sonya membulat.
" kau...."
" tidak sopan" pekik Nyonya Sonya dan nyonya Laras bersamaan.namun Adrian hanya melangkah kan kaki nya menarik Safira kembali ke dalam balroom yang masih menggema dengan suara lagu lagu yang di nyanyi kan anak anak nya.
Adrian kembali bergabung di pesta setelah usaha nya untuk mencari kesempatan di kamar hotel di gagal kan dua pasang pasutri yang ngerasa masih hot.
" sayanh kau lihat anak anak mu dari mana mereka punya bakat jadi boy band" Adrian hanya mengendik kan bahu nya.
" kalau mereka ingin menjadi penyanyi bagai mana" tanya Safira.
" aku tidak melarang nya sayang hanya saja perusahaan dan hotel serta restoran kita siapa yangurus nanti lagi pula aku takut belum jadi artis saja anak kita sudh buat masalah terutama si kembar" kata Adrian sambil menepuk jidat nya.
" tak ku sangka mereka banyak memiliki bakat terpendam"
__ADS_1
" bakat terpendam....???."Adrian mengangguk kan kepala nya.
" banyak...???"lagi lagi Adrian menganggukan kepala nya menjawab istri nya.
" apa aja....??" kali pertanyaan Safira membuat Adrian tersenyum.
" bakat menyayi...bakat menjadi pengusaha..bakat menjadi play boy......bakat menjadi buaya darat...." kata Adrian terkekeh sedang kan Safira menepuk lengan suami nya.
Mereka duduk berdua tiba tiba ketiga anak kembar mereka ikut bergabung....
Adrian yang melihat anak nya berhenti makan mengikuti arah mata jhiko kemana...lalu Adrian hanya mencebik kan bibir tatkala mengetahui jika sang anak sedang melihat seorang gadis yang hampir sebaya dengan nya duduk bersama orang tua nya.
" dasar......buaya karatan...." kata Adrian melempar serbet makan pada sang anak yang terkejut di lempari serbet makan.
" apa an sich dad...." kata Jhiko....sambil melirik kembali ke arah anak gadis tersebut.
tiba tiba sang penganti datang menghampiri bersama anak mereka lain nya.
__ADS_1
" mommy....aku lelah......" kata Calista sambil duduk di samping Safira dan meletak kan kepala nya di bahu sang mommy.
tiba tiba kepala nya berpindah di bahu sang daddy....siapa lagi yang punya kerja kalau bukan sang daddy.Adrian memang begitu menyayangi putri nya dia akan selalu cemburu jika perhatian sang putri berkurang pada nya.seperti hari ini sang putri sudah dua hari ini tidak bermanja manja dengan nya.Biasa nya Calista akan bermanja manja pada sang daddy meski hanya meminta air putih sekali pun.
Namun itu tak berlangsung lama pasal nya kepala nya lagi berpindah tempat ke bahu sang mommy.Adrian yang melihat siapa yang memindah kan kepala sang putri yang sedang bersandar di bahu nya membuat nya mencebik kan bibir nya.
Giovano tak terima jika sang istri selalu bermanja manja pada sang daddy mertua yang merangkap sebagai kakak sepupu nya.Adrian tak mau kalah ia kembali membawa kepala putri nya ke bahu nya.Giovano kembali memindah kan nya lalu Adrian kembali memindah kan nya begitu seterus nya membuat Calista dan Safira kesal.tiba tiba saja tuan Sanjaya datang meraih tangan sang cucu untuk ikut bersama nya.
" eh...mau di bawa kemana..." pekik tertahan Adrian dan Giovano bersama an ahar tak menggangu para tamu.
" dari pada kepala cucu pusing karena kalian mending aku bawa" kata Tuan Sanjaya.Adrian dan Giovano tidak terima mereka ingin menarik tangan Calista.namun tiba tiba sang nenek nyonya Laras muncul di hadapan mereka sambil berkacak pinggang dan melotot kan mata nya.
" mau apa kalian hah...." kata nya sarkas....Adrian dan Gio langsung terdiam....Nyonya Laras yang melihat anak dan cucu menantu langsung terdiam hanya mencebik kan bibir nya lalu pergi membawa cucu perempuan nya yang sudah di pegang suami nya.
Flas back...on...
Tuan Sanjaya dan nyonya Laras duduk bersama tuan Prabu dan nyonya Sonya di sebuah meja tak.jauh dari meja Safira dan Adrian yang sekarang penuh dengan anak anak mereka.
Nyonya Laras yang sedang bicara dengan nyonya Sonya tiba tiba berhenti dan memalingkan wajah nya setelah mendapat kode dari nyonya Sonya dengan dagu untuk melihat se satu arah yakni meja Adrian.
Nyonya Laras kemudian menyikut lengan sang suami dan memberi kode yang sama dengan Nyonya Sonya ke arah meja Adrian.Tuan Sanjaya hanya menggelengkan kepala nya lalu berdiri di ikuti nyonya Laras mendekati meja Adrian cs.
__ADS_1
flas back off